Sanak Rhida. Hal ini indentik dengan orang gila bilang orang lain gila dan tidak terima dibilang gila. Orang yang meyebar fitnah begitu juga. tidak akan menerima dibilang penyebar fitnah dan juga memberikan verifikasi. Tidak ada jaminan yang memverifikasi tidak akan menyebar fitnah pula.Tinggal kita sendiri menyikapi siapa sebenarnya yang menyebar fitnah dan yang difitnah.
Terus terang saya pembaca situs2 yang disebut sebagai penyebar fitnah dan sikap saya sesuai ajaran tidak begitu saja mempercayainya. Saya kurang sependapat kalau kita tidak boleh membaca situs2 tersebut. Sebagai ilustrasi saja. Muhamad jibril pimpinan Arrahmah.com telah ditangkap sebagai penyandang dana terorisme dan beberapa peralatan yang digunakan disita pihak berwajib namun kenapa sampai sekarang masih akses. Kesimpulan saya arrahmah.com tidak dinyatakan sebagai situs teroris hingga saya masih sering menbacanya kecuali bila membaca situs tersebut saya juga akan dianggap teroris oleh pihak berwajib baru saya akan berfikir panjang. Salam, Zulidamel jkt 51 On Friday, July 25, 2014 6:26:50 AM UTC+7, Ahmad Ridha wrote: > > Pak Zulidamel, di satu sisi Bapak ingin menyampaikan situs yang > memverifikasi fitnah, tetapi sayangnya di sisi lain Bapak menyampaikan > situs yang menyebar fitnah. > > Wassalaam, > --- > Ahmad Ridha > On Jul 25, 2014 4:41 AM, "Zulidamel" <[email protected] <javascript:>> > wrote: > >> Iko ado blog nan melakukan Verifikasi terhadap fitnah seputar pilpres. >> http://antifaker.wordpress.com/. >> >> Paralu juo dibaco informasi tantang salafi http://www.infosalafi.com/ >> >> mudah2an urang awak ndak muda terprofiokasi oleh berita2 yang >> mengatasnamakan Islam >> >> Salam >> Zulidamel Jkt 51 >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected] <javascript:>. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
