Aww. Ddn. AI, Kmd. Taufal, jo Palanta n.a.h. Tarimo kasieh atas informasi dan 
karajonyato untuk Nagori tsb. Semoga basamo kito bisa mambangun baliek Nagori 
dengan basis Balik Banagori, Balik Basurau, Balik Basatu dalam format NKRI, 
Bhineka Tunggal Ika, UUD RI 1945 dan Pancasila nan disabuik juo dengan Ampek 
Pilar Kebangsaan sarato Tau jo nan Ompek.
.Wass.,
Haasma Depok.


Pada Minggu, 17 Agustus 2014 6:09, Abraham Ilyas <[email protected]> 
menulis:
 


Dunsanak di Palanta n.a.h.

Manuruik pandapek ambo, rencana Taufal iko sangat sesuai dengan ide
nan disampaikan oleh Bapak Maturidi Donsan beberpa waktu yl.

Apalagi dalam waktu dokek iko pitih sebesar seribu juta akan segera
ditumpahkan ke desa desa (nagari nagari), sesuai dengan UU 12 tahun
2013.

Untuk SB sebaiknya diinvestasikan ke dalam pembangunan SDM serta
pelestarian lingkungan (penghijauan serta rehabiltasi sumber air)
====================
<[email protected]>    tanggal 10 Februari 2014 07.25
Balas ke: [email protected]

Penarikan SLTP/SLTA/SMK sederajat dan PT/UN  dari KOTA ke
JORONG/NAGARI dengan semboyan "Baliak Ba Nagari, Kembali ba Surau"

Sanak-sanak di RN n.a.h, silahkan beri komentar

Karena mahalnya biaya pendidikan, maka sudah saatnya dipikirkan oleh
pakar pendidikan, pejabat daerah, pemuka msyarakat, KAN dan Bundo
Kanduang di nagari untuk menarik SLTP/SLTA/SMK, Perguruan
Tinggi/Universitas ke Jorong/nagari masing masing.

SLTP
Sekarang ini memang sudah ada di tingkat nagari, tapi kadang kadang
hanya ada satu SMP (pendidikan dasar menurut UU) untuk 3 dan 4 nagari.
Sedangkan nagari biasanya terdiri dari 3 jorong atau lebih yang
terpencar diarea nagari dengan jarak 2- 3 km

SLTA/SMK sederajat
Terdapat hampir sudah ada dikota kecamatan namun ada yang berjarak  10
km dari nagari anak didik. Anak/peserta didik harus kos, kalau tidak
harus menanggung transportasi dengan segala sesikonya.

PERGURUAN TINGGI / UNIVERSITAS
Perguruan Tinggi Negeri hampir semuanya  berada di ibu kota propinsi,
mungkin ada satu dua di ibu kota  kabupaten.

Yang di ibu kota Kabupaten kebanyakan PT/UN Swasta dan yang swasta ini
hampir semuanya bersifat bisnis.

Biaya pendidikan ini, makin lama akan semakin mahal disebabkan
inflasi, kebutuhan sarana belajar (yang harus didatangkan dari luar)
dan sebagainya, hal ini akan menyulitkan bagi anak nagari yang ingin
mendapatkan mendidikan lanjuta.

Bagi anak-anak pegawai / PNS , aparat  dan yang menerima uang / bulan
dengan SK Negara/pemerintah atau pekerja yang golongan menegah ke
atas, mungkin bisa mengikuti irama mahalnya biaya pendidikan ini.

Tapi bagi golongan menengah kebawah, baik petani maupun pekerja /
buruh  akan sulit mengikuti irama tersebut. Mereka inilah yang
terbanyak bermukim di jorong/nagari, akhirnya anak didik harus putus
sekolah, pendidikan yang dicapai stop sampai disitu.

Akibatnya  yang bisa maju hanya anak-anak golongan menengah keatas.
Anak golongan menengah kebawah akan tetap tertinggal dibawah dari
segala segi gerak kehidupan.
Selanjutnya juga, pembagian jabatan dan  kue negeri ini,  sebagian
besar hanya akan dinikmati oleh anak-anak golongan menengah keatas itu
juga !

Untuk bisa penduduk mendapatkan pendidikan yang merata artinya semua
penduduk di jorong/nagari bisa sampai ke PT/UN minimal strata 1, maka,
pemerintah dan masyarakat harus jeput bola yaitu dengan menghadirkan
ruang belajar SLTP, SLTA, PT/UN  di desa dengan memanfaatkan  area
surau dan mesjid untuk ruang belajar.
Pemerintah hanya membantu tenaga Guru dan Laboratorium.

Catatan: Banyak surau dan Rumah Gadang yang menganggur !

Memang sudah ada bea siswa, tapi kalau untuk menembus ke SLTP saja
belum bisa bagaimana akan memanfaatkan beasiswa ini.

Kalau toh ada golongan menengah kebawah ini yang bisa tembus ke SLTP,
SLTA dan PT/UN namun tetap juga banyak isolasi dan sulit untuk
mendapatkan akses ke bea siswa itu; akhirnya yang  banyak dapat bea
siwa itu, golongan menengah keatas juga.

Apalagi untuk mendapatkan bea siswa luar negeri, ini jauh lebih sulit
lagi. Mungkin ada satu dua, tapi perjuanganya kadang sudah diluar
kewajaran yang ditempuh ana-anak golongan menengah keatas.
Untuk renungan kita bersama.
-----------
Tambahan dari ambo: Banyak universitas yang menyelenggarakan kuliah
via online, kenapa masih susah mencari biaya SPP untuk kuliah di kota
kota besar ????

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke