Apokah urang kaduo nagari tu baugamo Islam? Atau cuma isialam...

-------- Original message --------
From: Haswin Darwis <[email protected]> 
Date:08/22/2014  2:44 AM  (GMT-05:00) 
To: RantauNet <[email protected]> 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Aparat Awasi Massa 2 Nagari yang Terlibat Cakak 
Banyak 

rupo rupo nyo di zaman IT canggih dan moden ko masih ado juo manusia  basifat 
sarupo  iko cakak kampuang cakak barami rami sakampuang,,,,,,ambo takana nan 
macam iko labiah kurang 45 tahun lalu waktu ambo dikampuang

ruponyo tradisi ko indak barubah walau zaman beredar dunia samakin maju namun 
kampuang kito kekal jo budaya nan kurang sehat,,,,,ondeh mandeh

wasalam
HD St Barbanso
Kuala Lumpur


2014-08-22 9:33 GMT+08:00 Nofend St. Mudo <[email protected]>:
Jumat, 22 Agustus 2014 02:35

TANAH DATAR, HA­LUAN - Usai bentrok massal, antara ratusan warga Jorong 
Lumbuang Bapereng Kampung Baru, Nagari Rao-Rao, Kecamatan Sungai Tarab dengan 
warga Nagari Koto Baru, Keca­matan Sungai Tarab, Selasa (19/8) malam,  Kamis 
(19/8) kemaren, di sekitar lokasi bentrok terlihat aparat gabungan dari TNI, 
Sat Brimob Polda serta polisi dari Sabhara Polda Sumbar masih berjaga jaga, 
untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrok susulan.

Saat bentrok Selasa (19/8) malam, selain terjadi baku hantam dan saling lempar 
batu, salah seorang warga bahkan sempat jadi korban terkena tembakan senapan 
angin di bagian tangannya.

“Antisipasi kita lakukan utuk memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat 
sekitar, sehingga kondisi bisa normal kembali, dan sekolah pun bisa 
beraktivitas seperti semula,” kata Kapolsek Sungai Tarab AKP Heri Satriawan.

Di badan jalan yang sebelumnya penuh dengan  batang pohon yang ditum­bangkan 
itu, aparat gabu­ngan dan BPBD Tanah Datar serta warga kedua kampung yang 
bertikai, secara bersama-sama tam­pak bergotong royong mem­bersihkan jalan. 
Kini akses jalan tersebut sudah dapat dilalui kembali.

Salah seorang warga Koto Baru menyebutkan, akibat bentrokan tersebut selama dua 
malam ia tak bisa tidur nyenyak. “Kami selalu ketakutan dengan kemungkinan akan 
ada orang yang dating menye­rang. Sampai sekarang kami sekeluarga masih 
merasakan itu. Melihat masyarakat keluar dengan membawa berbagai macam sejata 
tajam, sangat ngeri kami menyaksikannya,” sebutnya.

Guna mengembalikan kondisi, Kapolres Tanahdatar AKBP Nina Febrilinda dan Dandim 
0307 Letkol Kav Sutrisno Wibowo beserta anggota, mengunjungi warga di dua 
daerah tersebut. Keduanya  juga melakukan penyuluhan terhadap ma­syarakat demi 
terciptanya situasi kondusif.

Peristiwa cakak banyak antar dua kampung tersebut sudah berlangsung berulang 
kali. Berawal sejak tahun 1975 lalu. Terakhir terjadi tahun 2007. Saat itu  
per­soalannya juga diselesaikan di Polres Tanah Datar.

Kejadian cakak banyak terakhir yang terjadi  Selasa (19/8) malam, terpicu saat 
tiga orang pemuda Nagari Koto Baru, yaitu Wahyu, Tomy dan Obi, malam itu 
melewati simpang Kampung Baru, Nagari Rao-Rao de­ngan meng­gunakan dua sepeda 
motor sekitar pukul 18.00 WIB.

Sesaat sebelum kejadian, Wahyu menengok temannya Obi yang tertinggal di 
belakang sambil mengen­darai motornya.

Karena salah paham, Doni, salah seorang pemuda Kampung Baru yang berada di 
sekitar lokasi, marah pada Wahyu. Doni lalu me­ne­gurnya dan mendorong kepala 
Wahyu dengan ta­ngannya. Usai kejadian itu, Wahyu langsung kembali kampung­nya 
di Koto Baru, mem­beritahukan peristiwa tersebut ke sejumlah pemuda.

Sejumlah pemuda dari kampung Wahyu lalu da­tang ke Kampung Baru mencari Doni, 
namun Doni tidak ditemukan. Para pemuda tersebut lalu kem­bali lagi ke Koto 
Baru.

Tidak berapa lama sete­lah itu, sekitar pukul 21.30 Wib, datang massa dari Koto 
Baru menyerang ke Kam­pung Baru dengan melem­pari rumah penduduk. Hal itu 
memancing kema­rahan warga setempat. Bahkan, salah seorang warga ber­nama 
Hendra (21), sempat mengalami luka tembak senapan angin di bagian tangannya.

Hendra sempat dilarikan ke RSUD Hanafiah Batu­sangkar untuk perawatan. Satu 
peluru bersarang di pangkal lengan kanannya. Malam itu juga, sejumlah aparat 
langsung datang ke lokasi kejadian untuk me­ne­nang­kan massa. (h/fma)

http://harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/33621-pemko-padang-mulai-buka-pendaftaran-cpns

--

Wassalam

Nofend St. Mudo
37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok Selatan
Tweet: @nofend | YM: rankmarola 
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke