Senin, 25 Agustus 2014 02:33
RUAS JALAN PANGKALAN-GALUGUA

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Nasib proyek peningkatan struktur jalan strategsi
nasional ruas Pangkalan-Galugua, tahap I tahun 2013 cukup memprihatinkan.

Pasalnya, baru beberapa bulan rampung dikerjakan sepanjang 6 km oleh PT.
Anugrah Tripa Raya (PT.ATR) badan jalan beraspal hotmix itu mulai retak
disejumlah titik, pada bagian  lain badan jalan mulai tidak rata.
Koordinator LSM Ampera Sumbar, Syawaludin Ayyub, yang melakukan pemantauan
ke lokasi proyek dari Pangkalan hingga ke Lubuak Ameh, beberapa hari yang
lalu, mengaku kecewa dengan pekerjaan PT.ATR. Karena proyek yang
menghabiskan dana cukup besar itu, dikhawatirkan tidak akan bertahan lama
dan terancam hancur, jika tidak segera ditanggulangi pada jalan yang retak
itu.

Berat dugaan retaknya beberapa titik badan jalan, sepertinya pekerjaan
tidak mengacu pada spesifikasi teknis. Artinya, pekerjaan lapisan bawah
kepadatannya tidak sempurna atau belum begitu padat. Akibat tidak padatnya
lapisan bawah badan jalan tersebut, maka terjadi reflective cracking.

Anggota DPRD Limapuluh Kota, Syamsul Mikar, ketika dijumpai yang kebetulan
bertemu di lokasi, juga menyampaikan kekecewaannya terhadap mutu pekerjaan
PT. ATR. Proyek jalan ini baru selesai dikerjakan akhir Desember 2013,
namun sudah ada yang rusak. Pihak berkopeten perlu melakukan peninjauan ke
lokasi proyek.”Kita tidak ingin proyek yang dibiayai dengan dana negara
yang bersumber dari rakyat sekitar Rp 22 Milliar  itu, tidak beumur
panjang. Sepengetahuan dirinya umur proyek jalan, apalagi jika proyek jalan
itu dikerjakan dengan hotmix seharusnya mampu bertahan minimal 5 tahun.
“Sungguh ironis, proyek jalan ini ditenggarai lemahnya pengawasan dari
pihak terkait” ujarnya.

Sementara itu, PPK 07 Peningkatan Jalan Nasional Wilayah Payakumbuh dan
Kabupaten Limapuluh Kota, H.Isman, yang dibubungi untuk konfirmasi, belum
berhasil ditemui. Namun melalui pesan singkat yang dikirimkannya lewat SMS,
H. Isman, mengungkapkan, jalan trategis nasional Pangkalan-Galugua,
utamanya pekerjaan tahap I selesai dikerjakan rampung akhir Desember 2013.
Pemeli­haraannya masih tanggung jawab pihak perusahaan kontraktor PT.ATR,
karena masih ada waktu hingga tahun 2015 mendatang, ujarnya. (h/zkf)

http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/33664-baru-selesai-sudah-retak-
-- 



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke