[image: BPTU-A]

Sumatera Barat mempunyai perternakan sapi atau yang disebut dengan Balai 
Pembibitan Ternak Unggul Sapi Potong yang setara dengan peternakan sapi Di 
Australia dan Brazil.

Tetapi, tidak banyak masyarakat Sumatera Barat yang tahu akan peternakan 
itu. Peternakan tersebut sudah berdiri semenjak 1916 yang terletak di 
daerah Padang Mengatas Kabupaten Lima Puluh Kota dengan luas 280 hektar.

Dengan padang rumput yang luas terdapat 600 ekor sapi yang dilepas disana, 
Sugiono, selaku Kepala Balai peternakan menjelaskan, Balai tersebut 
merupakan UPT dari Kementerian yang mana di balai ini dilakukan pembibitan 
serta pengembangan sapi potong jenis Simental, Lima Sin serta sapi Pesiri. 
Dalam satu bulan hasil produksi mencapai 20 ekor dan hasil produksi 
tersebut nantinya disebar kepada para peternak di seluruh Indonesia, 
jelasnya. Ketika dikunjungi oleh Kasi Sarana Pemasaran dan Pelayanan 
Informasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Barat, Nuzirwan 
Rusli dan Bidang Pengembangan, Asril, yang akan berencana untuk 
mengembangkan Padang Mengatas menjadi Agrowisata.

Sugiono melanjutkan, Padang Mengatas memiliki potensi agrowisata yang luar 
biasa apa lagi untuk para peneliti ternak sapi dan para Kelompok Ternak di 
seluruh Indonesia. Jika ingin belajar soal peternakan sapi unggul tak perlu 
jauh-jauh ke luar negeri. Tetapi, sayangnya tidak banyak yang mengetahuinya 
dan kurang terekspos, katanya.

Untuk saat sekarang ini, Padang Mengatas sering dikunjungi oleh Para 
Peneliti dari seluruh Indonesia dan bahkan juga ada dari mancanegara, 
seperti Australia, Malaysia dan Thailand. Para Wisatawan yang berkunjung 
kesini datang untuk mendalami ilmu peternakan. Bahkan pada 22 Desember 
besok ada sekitar 50 orang dari Malaysia yang akan berkunjung keperternakan 
ini untuk berwisata sekaligus mendalami ilmu peternakan, ucapnya.(jpnn)

link : 
http://beritasumbar.com/2013/12/bptu-padang-mangateh-agrobisnin-yang-tersembunyi/561/

wassalam,


st. eF Zainal Sikumbang

KL

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke