Walaikuma salam, wah pengajian pak DR. Eng St.Sinaro memang kontemporer, sanang ambo mambaco nyo, batanyo ambo ciek baa tu, Apa salah nya kalau ado sanak awak muslim nan ingin jadi kaya (raya)? Kalau kaya sesorang bisa sumbangkan kekayaan yo ke orang miskin, bencana, kasih beasiswa ets. bikin foundation , ingin dapat kekuasaan (biaya kompanye), mendirikan mesjid, sekolah gratisetc. Menurut ambo, ngak salah punyo harto banyak, yang penting ada dua prinsip dipegang nya dgn kuat dan ketat : Dengan niat baik,
1. Bgmn mendapatkan harta tsb (kekayaan ), yi harus halal, ado raso pareso, follow the rule of the game yg lamak dek awak katuju dek urang, bayar pajak yg berkeadilan.etc. 2. Bgmn mengunakan harta tsb, juga harus halal caranya, yg di sah kan peraturan, menurut alur jo patut etc. Krn umur awak indak bisa di takok, gunakan kekayaan tsb seolah2 awak akan berpulang besok, dan hidup lah dgn kekayaan tsb seolah-olah utk selama-lamanya. Ada sebuah hadist (shahih?, tanyo Buya Mas'ud) Sorang manusia kalau sdh punya emas satu lurah(ngarai) maka dia ingin lagi emas sebanyak itu. Ada lagi hadist, Kekayaan tsb bukan apa yg kita miliki, tp apa dan bgmn kita meng "perceive", merasakan/memikirkan nya di pikiran kita (saya akan buka lagi buku hadist saya, wording nya yg cocok/baik). Kalau seseorang bahagia dgn bbrp lembar pakaian, makan cukup dan sehat,tidur di mesjid, dan pikiran nya sdh merasa kaya, saya hargai mereka sbg orang kaya juga. Sebaliknya kurang sependapat kalau ada yg berpendapat : "ah ngak paralu jadi urang kayo??"implikasi nya adalah seseorang tsb. bisa atau mungkin akan tidak/kurang termotivasi utk mengarungi kehidupan ini, krn ado sbhgn oknum masysrakat kalau awak indak bapunyo, dianggap nyo "not fit in", kulik awak indak tacilak, baju awak lusuah, awak bajalan kaki... bisa2 awak di cuek kannyo sajo. Baa kir02 tu dek pak DR.St.Sinaro. Wass. Muzirman. ----- Original Message ---- From: Sutan Sinaro <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, March 24, 2008 3:20:32 AM Subject: [EMAIL PROTECTED] Umur dan Harta (2) > Maka orang kaya, sebenarnya kaya itupun tidak tahu sebenarya. Karena uang > dalam bank itu angka saja yang dilihat. Yang punya bukanlah dia. > Suatu hari 2 orang musafir singgah di sebuah istana raja hendak menumpang > bermalam. Assalamu'alaikum.w.w. ... kita sambung yang kemaren agak sedikit ... Suatu hari 2 orang musafir singgah di sebuah istana raja hendak menumpang bermalam. "Boleh saya menumpang tidur di sini ?" Kata securitynya, penjaganya, "Tidak boleh, ini istana sultan, istana raja, bukan tempat tidur" "Mau menumpang tidur saja tidak boleh ?" "Tidak boleh, ini rumah raja" "Boleh saya berjumpa dengan raja ?" "Mau jumpa raja ?,. aaa.. boleh lah" Berjumpalah mereka dengan raja. "Tuanku, boleh kami menumpang tidur di sini ?" "Tidak boleh, ini beta punya rumah", kata raja. "Iyalah tuanku, tidur sebentar saja tidak boleh ?, kan musafir ni" "Tidak boleh" kata raja. Berpikirlah mereka sejenak.... "Baiklah, ini rumah siapa tuanku ?", tanya mereka. "Ini rumah beta" "Ooo rumah tuanku" "Yaa, istana beta" "Ooo, dulu ?" "Dulu bapak saya punya" "Dulu dulu lagi ?" "Kakek saya punya" "Dulu lagi ?" "Moyang saya punya" "Kalau tuanku mati, siapa punya tuanku ?" "Anak saya punya" "Kalau anak tuanku mati, siapa punya tuanku ?" "Cucu saya punya". "Siapa sebenarnya punya rumah ini tuanku ?" Baru terasa bukan punya dia. Nanti akan tinggal harta itu, siapa yang punya, anak dia punya, anak.. anak ..anak akhirnya, tiada siapapun yang punya. Punya itu sementara saja, baru terasa olehnya. "Aaa.... kalian tidurlah" kata raja. Baru terasa olehnya istana yang dia punya itu bukan dia yang punya sebenarnya. Maka orang kaya hendaklah menganggap harta yang dipunyainya itu sementara saja. Paling banyak orang kaya makan berapa pinggan agak agak?. Ada dia makan 18 pinggan ?. Setengah pingganpun belum tentu lagi. Dokter tidak mengizinkan dia makan. "Boleh saya makan nasi tuan dokter ?" "Jangan anda kencing manis" "Udang ?" "Jangan anda menderita asam urat" "Kambing ?" "Mau mampus ?" Semua tidak boleh dimakan. "akhirnya saya boleh makan apa tuan dokter ?" "Anda makan kulit roti saja lah" ..Aaa kan ... Semua tidak boleh dimakan meskipun kaya. Dengan demikian uang yang kita simpan belum tentu lagi kita yang punya. Yang kita sedekahkan, itulah yang kita punya. Yang kedua. "Maa daamal 'ulama ya'maluuna bima 'aalimu" Selama mana ulama-ulama mengamalkan apa yang mereka tahu. Ulama, waktu dulu sebelum mengaji dia jahil. Kemudian ia mengaji maka hilanglah kejahilannya. Selanjutnya setelah dia berilmu hendaklah dia beramal, kemudian menyampaikan kepada orang lain. Itulah tujuan menuntut ilmu. Yang pertama menghilangkan kejahilan, yang kedua beramal dengan ilmu itu, yang ketiga menyampaikan pada orang lain. Jangan disurukkan ilmu. Menyurukkan ini ada dua. Yang pertama sengaja tidak mau mengajar, yang kedua menyembunyikan kebenaran. Tidak berani menyampaikan yang haq. Khawatir., kalau orang bertanya hukum, apakah hukumnya tuan ?, halalkah haramkah ?. "Susah mau dibilang" "Haramkah ?" "Susah juga.." "Halal ?" "Lebih susah lagi" "Jadi apa hukumnya tuan ?" "Halam ." Halal tidak harampun tidak,.. jadi halam. Tidak berani. Ulama mesti menyampaikan yang sebenar-benarnya. "Laa yakhaafuuna lau mata la im" Tidak takut cercaan orang yang mencerca. "Innama yakhsyallahu min 'abdihil 'ulama" Bahwasanya yang paling takut kepada Allah itu ialah ulama. (Qur-an Suci). Kalau ada ulama yang tidak takut kepada Allah gimana ?. Yang ditakutkannya manusia. Kita takut kepada Allah maka manusia takut kepada kita. Takut kepada manusia, manusia tidak takut kepada kita. Banyak orang yang ditakutkannya tidak mendapat kesenangan dalam dunia ini. Ditukarnyalah hukum Allah, tidak berani menyampaikan yang benar. Kita mesti istiqamah, kalau kita baca sejarah di zaman Umar bin 'Abdul 'Aziz. ... aaa lah panjang pula...... beresok kita sambung.. Wabillahil hidayah wat taufiq Wassalam Padang, Maret 2008 Lab. Perancangan dan Konstruksi Mesin Fakultas Teknik Universitas Andalas Dr. Eng. Khairi Yusuf St. Sinaro. ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet. - Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting. - Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur pribadi. - Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Daftarkan email anda pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
