Selasa, 02 September 2014 , 01:39:00

*SOLSEL - *Ratusan prajurit TNI latihan perang di Kabupaten Solok Selatan
(Solsel), Sumbar. Ini dilakukan untuk pemantapan strategi berperang dan
peningkatan keamanan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebelum
dikirim ke Jayapura.

Dipilihnya Solsel sebagai lokasi latihan karena wilayahnya dinilai mirip
dengan kondisi geografis di Kabupaten Jayapura. Wilayahnya berbukit-bukit,
berlereng, dan bergunung serta memiliki aliran sungai yang besar dan deras.

Angkatan darat yang tiba pada Sabtu (30/8) lalu itu, berposko sementara di
GOR Rimbotangah, Kecamatan Sangir.

"Latihan perang kami laksanakan selama seminggu di Solok Selatan. Titik
lokasi perang mencakup di kawasan pertambangan emas liar (illegal mining)
di Solsel. Diharapkan agar warga Solsel tak terkejut, karena seluruh
personel yang diturunkan bersenjata lengkap," ungkap Komandan Korem 032
Wirabraja, Brigjen TNI Widagdo Hendro Sukoco usai memimpin apel pagi PNS di
halaman kantor Bupati Solsel, Padangaro, Senin (1/9).

Personel TNI Angkatan Darat yang dilatih merupakan personil gabungan dari
Payakumbuh, Padang, Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Solsel berjumlah
sekitar 460 orang.

Usai pra-pelatihan perang di Solsel, prajurit berbaju loreng itu dikirim ke
Jayapura untuk mengikuti latihan perang. Widagdo meminta agar alat berat
seperti ekskavator yang berada di kawasan tambang emas liar segera ke luar,
karena aksi kontak tembak itu bakal berlangsung selama seminggu.

Permintaan tersebut disampaikannya agar terhindar dari peluru nyasar. "Kami
harap seluruh alat berat dan aktivitas illegal mining dihentikan, karena
prajurit TNI akan mengadakan latihan perang di kawasan Solsel," terangnya.

Bupati Solsel Muzni Zakaria mendukung latihan perang TNI AD di Solsel.
Pemkab akan memfasilitasi kebutuhan personel dalam masa pra-latihan perang
ini. Bupati merasa bahagia Solsel dipilih sebagai lokasi latihan perang.
Apalagi 65 persen adalah kawasan hutan.

Wakil Bupati Solsel Abdul Rahman mengatakan daerahnya memang cocok
dijadikan lokasi perang, karena kondisi daerah memiliki banyak perbukitan,
lereng dan sungai yang luas."Jadi, kami sangat mendukung adanya latihan
ini," tegas Abdul Rahman.* (at)*
<http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=255227#>
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=255227#
-- 



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo37th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke