Sabtu, 27 September 2014

15 Tempat Do'a Mustajab

Naik Haji dan Umrah di tanah suci jangan lewatkan berdoa di tempat-tempat
mustajab, di mana doa tidak akan ditolak Allah SWT. Insyaallah. Jama'ah
disarankan hendaknya bersungguh-sungguh berdoa di tempat-tempat ini.

Inilah tempat-tempat paling mustajab itu:

1. Saat Thawaf, tidak ada bacaan wajib dalam melaksanakan thawaf, tidak ada
juga doa khusus yang harus dihafalkan. Jemaah juga bisa menggunakan bahasa
ibu demi meraih kebahagian dunia dan akhirat.

2. Multazam, tempat atau jarak antara sudut Hajar Aswad dan pintu Ka'bah.
Multazam merupakan tempat paling utama. Merengeklah di sana kepada Allah
SWT. Jika memungkinkan, pegang pintu Ka'bah, cucurkanlah air mata sambil
memohon apapun yang kita inginkan, baik kebahagiaan duniawi maupun ukhrawi.

3. Di bawah Mizab (pancuran Ka'bah). Talang air ini terletak di arah Hijir
Ismail. Pancuran ini belum ada di zaman Nabi Ibrahim as. Talang ini dibuat
suku Quraisy bersamaan dengan dibuatnya atap Ka'bah.  Di bagian depannya
tertulis lafal Bismillahi ar-Rahman ar-Rahim, sedangkan pada sisi kirinya
tertulis kalimat dalam bahasa Arab yang artinya, 'talang ini diperbaharui
pelayan dua tanah suci, Fahd bin Abdul aziz Al Sa'ud, Raja Arab Saudi'.
Usai berthawaf, jemaah haji atau umrah biasanya menyempatkan diri
berlama-lama memanjatkan doa di sini.

4. Di dalam Ka'bah, tentu sulit masuk ke dalam Ka'bah. Namun Rasullah SAW
pernah membawa Aisyah ra ke Hijir Ismail saat Aisyah meminta izin salat di
dalam Ka'bah. Saat itu, Rasullah SAW bersabda, "salatlah di sini kalau
ingin salat di dalam Ka'bah, karena ini termasuk bagian dari Ka'bah".
Karena itu tidak dibenarkan seseorang berthawaf dalam area Hijir Ismail,
karena Hijir Ismail merupakan bagian dari Ka'bah. Saat haji dan umrah,
jemaah harus antre masuk ke dalam Hijir Ismail yang tidak terlalu luas.
Usai salat sunah mutlak, mereka biasanya memuaskan diri berdoa di sini.
(Catatan: Alhamdulillah penulis sudah masuk ke dalam Ka'bah ketika acara
mencuci Ka'bah tahun 1970 atas undangan Raja Faisal).

5. Sumur Zamzam. Sumur ini terletak 21 meter dari lokasi Ka'bah. Dari
penelitian, sumur ini menghasilkan 11-18,5 liter setiap detik. Kedalamannya
mencapai 30 meter dan terbagi dalam tiga bagian, dari arah bukit Shafa,
dari arah Ka'bah dan dari arah bukit. Minumlah air zamzam sambil berdoa.
Ulama mengajarkan agar zamzam diminum dalam tiga kali tegukan. Tegukan
pertama hendaknya berdoa agar dimantapkan iman, tegukan kedua agar
dianugerahi ilmu pengetahuan, dan tegukan ketiga agar memperoleh rezeki
halal yang memuaskan.

6. Di bukit Shafa. Shafa merupakan bukit yang masuk bagian Masjidil Haram.
Shafa merupakan titik awal dilaksanakannya sa'i.

7. Di bukit Marwah. Marwah bagian bukit yang masuk Masjidil Haram. Marwah
merupakan titik akhir dilaksanakannya sa'i.

8. Saat melakukan sa'i. Sa'i adalah berjalan sebanyak 7 kali putaran antara
bukit Shafa dan Marwah.  Prosesnya dilakukan setelah thawaf, dimulai dari
bukit Shafa dan diakhiri di bukit Marwah. Tidak ada bacaan wajib. Namun
disarankan berdoa sesuai kemampuan, dan beristigfar.

9. Di belakang Maqam Ibrahim. Jika berhaji atau umrah, sesudah melaksanakan
thawaf tujuh putaran dan berdoa sejenak di Multazam, umat Islam disunatkan
salat di belakang maqam Ibrahim. Maqam Ibrahim sendiri lokasinya masih di
dekat Ka'bah, tidak jauh dari Multazam.

Secara harafiah maqam berarti tempat berdiri yang bermakna kedudukan.
Riwayat-riwayat menyatakan maqam Ibrahim awalnya adalah batu yang digunakan
oleh Nabi Ibrahim as untuk berdiri ketika kembali membangun Ka'bah. Di batu
itu tampak jelas bekas pijakan kaki yang dipercaya sebagai jejak kaki Nabi
Ibrahim as.

10. Arafah (saat wukuf), berlangsung dari dzuhur sampai terbenamnya
matahari.

11. Muzdalifah, kawasan antara Mina dan Arafah. Lokasinya sekitar 10 km
dari Mekah. Muzdalifah panjangnya kurang dari 4 km, berada pada satu
wilayah sempit antara dua gunung yang berdekatan setelah Arafah.

12. Mina, kawasan berbukit panjangnya 3-5 km, letaknya antara Mekah dan
Muzdalifah. Jaraknya dari Mekah sekitar 7 km. Di Mina terdapat jamarat.

13. Di tempat setelah melontar Jumrah Ula atau Sughra
14. Di tempat setelah melontar Jumrah Wustha
15. Di tempat setelah selesai melontar Jumrah Aqabah.

Dari Perjalanan Haji HZS 1969r

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke