> Banyak orang yang ditakutkannya tidak mendapat kesenangan dalam dunia ini.

> Ditukarnyalah hukum Allah, tidak berani menyampaikan yang benar.
> Kita mesti istiqamah, kalau kita baca sejarah di zaman Umar bin 'Abdul
> 'Aziz.

 Assalamu'alaikum.w.w.

... kita lanjutkan yang kemaren agak sedikit...

 Kita mesti istiqamah, kalau kita baca sejarah di zaman Umar bin 'abdul
 'Aziz. Dua puluh orang kena tangkap dalam peperangan antara Islam dan
Kristian. Dua puluh orang Islam kena tangkap, maka raja Rum (Romawi)
memanggil seorang demi seorang.
 "Saya hendak menawarkan pada anda untuk menjadi Gubernur pada sebuah
wilayah  yang makmur dan subur dengan tumbuh-tumbuhan, kalau anda mau
menjadi Gubernur, saya akan melantik anda dengan syarat anda masuk Kristian,
kalau
 anda menolak, saya akan memancung leher anda"
  Apa jawab orang yang pertama
 "Saya tidak akan menjual agama saya dengan harga yang sangat murah"
Marahlah raja Rum, dipancung leher kawan itu. Putus.., bergolek-golek
kepala.
"Yaa ayyatuhan nafsul muthma-innah, irji'ii ila rabbiki radhiyatam
 mardhiyyah, fadkhulii fi 'ibaadi fadkulii jannati"
Membaca Qur-an kepala yang tergolek tadi. Bertambah panas hati raja Rum.
Seorang lagi pula.
 "Anda gimana ?, anda nampak kepala putus ?"
"Nampak"
"Anda mau menjadi Gubernur atau putus kepala ?"
 "Saya tidak akan menjual agama saya dengan harga yang sangat murah"
 Dipancung lagi leher kawan tu. Eh....membaca Qur-an juga.
 "fahuwa fi'is satir radhiyah, kuutu fuha daaniyah"
 Disambungnya ayat yang tadi, dan elok pula kedua kepala itu tergolek
sebelah menyebelah.
 Yang ketiga pula.
 "Anda gimana ?"
 "Saya....saya mau tuan"
...aaa.. yang ketiga sudah mau menjadi Gubernur. Dia nampak menjadi
Gubernur, bos nomor satu dalam sebuah wilayah, kaya raya.
 "Setuju ?"
 "Setuju"
 "Mau masuk kristian, masuklah, kalau anda setuju, tanda tangani kontrak".
 Diapun mau menanda tangani, tapi datang seorang menteri Rum.
 "Tuanku nanti dulu" teriaknya, kemudian
 "Tuanku, sebelum kita tanda tangani kontrak, kita test dia dulu, apakah
 betul dia berada di pihak kita atau tidak. Kalau betul, suruh dia memancung
 leher kawan dia sendiri ...aaa.... barulah betul dia berada di pihak kita".
 "Betul juga" kata raja.
 "Apakah dia berada di pihak kita atau hanya berpura-pura"
 Oleh orang yang ketiga ini dipancungnya leher kawan dia sendiri, berharap
 menjadi Gubernur tadi. Tapi kata mentri itu kemudian.
 "Tuanku lihat...,  leher kawan dia sendiri dipancungnya, ...kita apa lagi"
 Akhirnya dipancung juga leher orang yang ketiga itu, dunia tidak dapat
 akhiratpun tidak dapat. Karena mengharapkan dunia, sibuk dengan dunia, satu
 rupiahpun tidak dapat, akhirat apalagi. Karena sudah ingin murtad hukumnya
 murtad. Kalau kita ingin mencuri, tidak jadi mencuri, tidak berdosa kita,
 tetapi kalau ingin murtad, tidak jadi murtad, hukumnya murtad . Karena
 redha dengan kekufuran, hukumnya kufur.
 "Ar-ridhaa bil kufri kufrun"
 Redha dengan kekafiran hukumnya kafir.
 Itu sebabnya kita tidak boleh bercampur-campur.
 Dalam Islam ada undang-undangnya.
 "Tsalasatun jidduhunna jiddun walaa jidduhunna jiddun".
 Tiga perkara bersungguh-sungguhpun sungguh, tidak bersungguh-sungguhpun
 sungguh.

 ... aaa lah panjang pula...... beresok pula kita sambung..

 Wabillahil hidayah wat taufiq

 Wassalam

Padang, Maret 2008
Lab. Perancangan dan Konstruksi Mesin
Fak. Teknik Universitas Andalas
Kampus Limau manih
Dr. Eng. Khairi Yusuf   St. Sinaro.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke