Jika sekiranya apa yang Prof sampaikan dalam kata sambutan ini bisa diterapkan kembali di Ranah, saya rasa marwah Minang akan bisa ditegakkan kembali. Tapi yang menjadi prihatin bagi kita semua, terkadang orang yang berada diranah sendiri yg tampaknya enggan atau tak paham untuk "baliak banagari, kambali basurau" tsb. Apakah karena memang sdh terlalu lama berada dibawah sistem "desa"? ataukah karena faktor lainnya.
Saya sebagai anak nagari, sangat setuju dengan apa yang Pak Prof MN sampaikan, dan sy akan juga mencoba berangsur2 untuk memulai usaha untuk ke arah cita2 tsb, setidaknya di nagari tempat kelahiran saya. Mudah2an para pemangku kepentingan di ranah benar2 sadar dan mau kembali mewujudkan semboyan "Baliak banagri, kambali basurau" tsb. Bukan hanya sebagai semboyan pemanis kata dibibir saja. Salam, Afrinaldi Sumpur, 25, malayu kampai, rantau tanjung pinang. (Rang Makkah Darek) Pada Rabu, 19 November 2014 9:12, 'Mochtar Naim' via RantauNet <[email protected]> menulis: Kawan2 di RN, Silahkan baca tulisan terlampir, dan kasi tanggapan. Salam, MN, 28 tabaliak -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
