Sanak dipalanta n.a.h Io kasabodoh nan tagambar di Haluan to bana, Gub kito ?
Eloklah awak simak sajo dulu.. Bola tu alah ditangan pak Gubenur. Talapeh dari babagai kepentingan, salamo ko itu nan ayah. Usul dari anggota masyarakat ( bawah), ditarimo urang no 1 di Sumbar tu. Mudah-mudahanlah, setidaknyo sebagai tonggak sejarah bagi urang minang. Desember 2014, suaro pembentukan Daerah Istimewa Minangkabau diterima Gubenur Sumbar. Berhasil tidaknyo tergantung pado pribumi Sumbar. Kita jangan berharap ini akan sekali jadi,tidak, prosesnya akan panjang, tapi harus dimulai dari sekarang. Selamat kepado samonyo kito pendukung, pengamat dan pemberi masukan, mudah-mudahan 2025 anak cucu kito di Sumbar alah hiduik di alam Daerah Istimewa Minangkabau. amin Wass, Maturidi (L/76) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau Pada 22 Desember 2014 20.12, Sjamsir Sjarif <[email protected]> menulis: > Kalau Angku Yulfian mambayangkan mambawo Carano Kosong tu ka Jakarta > marupokan suatu Kebodohan, kito baco pulo tulisan urang di Haluan: Suatu > Lelucon. Dipostisng baliak mungkin talangkawi minggu nan lalu: > > Dari Haluan kita baca sedikit: > Menggelitik, memang. SoalÂnya, gagasan DIM itu baru berupa selembar surat > ........ > > Kalau sekedar dibawa ke Jakarta, mungkin tak jadi soal karena, toh, surat > terbuka Mochtar beredar di dunia maya dan dapat dibaca di mana-mana. > > Padahal kalau dilihat dari proses dan prosedur pengusulan pemekaran daerah > selama ini, tentulah membawa surat terbuka Mochtar Naim ke pemerintah pusat > itu menjadi sebuah lelucon. ... > > Selanjutnya baca satu komentar it di Haluan, > > http://www.harianhaluan.com/index.php/refleksi/36591-dim-dan-rpjmd-sumbar > > -- Nyit Sungut > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari > Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
