Sedih.

Betapa prinsip tabayun  hanya subur di bibir kaum muslimin, tanpa
diterapkan sama sekali.

Wassalam,

ANB


Rasulullah Saw bersabda:
إن العبد ليتكلم بالكلمة ما يتبين فيها يزل بها في النار أبعد مما بين المشرق
والمغرب
*“Sungguh seorang hamba, berbicara dengan sepatah kata tanpa peduli dengan
apa yang dia ucapkan, maka dia akan tergelincir ke dalam neraka lebih jauh
dari apa-apa diantara timur dan barat.”* (HR. Bukhory Muslim dari Abu
Hurairoh *r.a.)*

كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ
*“Cukup seorang lelaki dikatakan berdusta apabila dia menyampaikan setiap
yang dia dengar.” *(HR Muslim dari Abu Hurairoh *r.a.*)

Pada 24 Desember 2014 11.07, Aprinal Saldi <[email protected]> menulis:

> Klarifikasi dari Programernyo... https://www.facebook.com/irfan.amalee?
>
>
> Miskinnya Tradisi Tabayun, Jangan Heran Kalau Kita Mudah dipecah belah.
> 16 Agustus 2013 pukul 9:43
> <https://www.facebook.com/notes/irfan-amalee-full/miskinnya-tradisi-tabayun-jangan-heran-kalau-kita-mudah-dipecah-belah/10151608589044422>
> <https://www.facebook.com/notes/irfan-amalee-full/miskinnya-tradisi-tabayun-jangan-heran-kalau-kita-mudah-dipecah-belah/10151608589044422#>
>
> Masih suasana Idul Fitri, yang katanya hari membersihkan hati. Hari
> pertama masuk kerja tiba-tiba SMS masuk berisi:
>
>
> (*) INFO Buat teman2 seakidah agar tidak salah beli Quran tablet .....
> Karena Mizan saat ini mengeluarkan produk Qur'an Tablet namanya LOVE yang
> kemungkinan isinya ajaran2
> Syiah
> Di produksi oleh Mizan dengan menggandeng TELKOMSEL ....
> Aplikasi Hadad Alwi itu berisi senandung pujian buat imam Syiah....
> padahal judulnya Senandung...
>
> Bukan hanya dari seorang. Sejumlah teman, rekan kerja, saudara meneruskan
> SMS ini karena mengetahui bahwa saya adalah orang di balik lahirnya produk
> Love Quran Tab. Mereka mengkonfiramsi kebenaran SMS tersebut. SMS itu
> ternyata sudah tersebar, via facebook, twitter dan BBM.
>
>
> Setelah dilacak, salah satu sumber SMS itu adalah sebuah postingan di
> account facebook Status Nasehat yang memiliki hampir 7 ribu fans. Status
> tersebut diposting pada jam 6 pagi, dalam waktu kurang dari 8 jam sudah
> di-like oleh 378 orang dan dishare oleh 348 orang. Artinya hampir 90% orang
> yang membaca dan me-like, ikut menyebarkan status ini.
>
>
> Meskipun ini bukan yang pertama, tapi saya tetap dan selalu sedih melihat
> perilaku saudara seiman dan seislam dalam menerima dan mengolah informasi.
>
>
> Mari kita perhatikan isi informasi dalam status di atas. Di status itu
> sama sekali tidak memberikan informasi yang dituduhkan. Status itu hanya
> kalimat singkat, bahkan menyebut nama produknya saja tidak lengkap (hanya
> LOVE). Menyebut aplikasi hadad Alwi mengandung pujian bagi imam ... tanpa
> menyebutkan secara spesifik bagian mana yang mengandung indikasi sesuai
> tuduhan tsb. Mengenai dari mana informasi itu berasal, sudah jelas tak ada
> penjelasannya.
>
>
> Namun, hanya dengan info tak lengkap status itu, kurang dari delapan jam,
> 300an saudara Muslim melike dan menshare! Artinya 300 orang itu hanya
> membaca informasi singkat dalam hitungan menit mereka menyetujui inforamsi
> itu dan ikut menyebarkannya. Dan saya duga (semoga dugaan saya salah) tidak
> ada yang mencoba berfikir kritis, mengecek, mengonfirmasi kebenaran berita
> tersebut. Pada postingan tersebut, saya memberikan komentar berikut ini:
>
>
> "Salam semua, semoga Allah merahmati kita semua di suasana idul fitri ini.
> Perkenalkan saya Irfan Amalee. Saya (bersama programmer muda di Bandung)
> yang membuat LoveQuranTab. Kami membuat produk ini dengan Niat tulus
> membantu anak2 Islam Indonesia mempelajari quran, dengan pendekatan kreatif
> melalui games dan aplikasi. Begitu kaget Dan sedih melihat status ini Dan
> dilikes Oleh 300 Muslim lainnya Bahkan dishare lagi. LoveQuranTab sama
> sekali tidak mengandung unsur syiah. Saya Dan semua anggota tim tidak ada
> yang syiah (ayah sy persis, ibu sy NU, sy mesantren di muhammadiyah).
> Apakah di antara bapak dan ibu sekalian ada yg Sudah meneliti semua isi tab
> ini? Mohon infokan kepada saya bagian spesifik yang dianggap syiah.
> Bukankan kita sbg Muslim diwajibkan tabayyun (cek ricek) jika mendapat
> sebuah info?"
>
>
> Tetapi hingga hari ini (setelah 16 jam saya buat comment tsb) tak ada
> jawaban. Kesimpulan sementara saya, baik yang membuat satus atau orang yang
> ikut menyebarkan informasi tersebut tak ada yang sudah meneliti
> LoveQuranTab.
>
>
> Saya sedih bukan karena khawatir orang tidak membeli produk ini. Sama
> sekali tidak. Rezeki Allah telah atur. (Bahkan karena kampanye negatif
> terhadap produk ini telah meningkatkan awareness publik terhadap produk ini
> dan membuat produk ini habis di sejumlah Hypermart dan Carefour)
>
>
> Saya sedih karena bbrp hal berikut:
>
>
> 1. Ternyata kita ini, umat Islam begitu mudah menerima mencerna dan
> menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Kita tidak memiliki
> kebiasaan mengkritisi sebuah informasi. Padahal sudah jelas, Allah mewanti
> wanti "Idzaa jaa faasiqun binabain fatabayyanuu" Jika datang sebuah
> informasi, maka konfirmasi dan recek.
>
>
> 2. Kita begitu bersemangat untuk menshare, menyebarkan sebuah berita yang
> sebetulnya mengandung informasi yang bisa memecah belah umat. Kurang dari
> 24 jam informasi sudah tersebar luas. Ironisnya informasi tersebut tersebar
> justru pada suasana idul fitri.
>
>
> 3. Kita masih belum punya tradisi mengapresiasi sebuah karya hasil kerja
> keras sesama muslim. Ketahuilah, LoveQuran Tab ini adalah feature tablet
> Quran Pertama di Indonesia, hasil karya anak-anak muda Muslim Indonesia.
> Selama enam bulan, siang malam saya bersama tim merancang 9 games dan
> aplikasi yagn kami bayangkan dapat membantu anak-anak muslim mempelajari
> Quran dengan lebih mengasyikkan. Inilah kerja nyata anak-anak muda yang
> tidak mau mengutuk keadaan, dengan mengatakan, "anak-anak sekarang lebih
> suka main game daripada mempelajari Quran!". Kami lebih memilih aksi nyata,
> menginvestasikan waktu dan pikiran untuk membuat karya nyata. Betapa
> sedihnya saya melihat rekan-rekan kerja saya yang shok, melihat postingan
> yang "menghujat" karya mereka. Beginikah cara umat Islam mengapresiasi
> anak-anak muda yang mencoba berkarya nyata?
>
>
> Di hari jumat yang mulia ini marilah kita renungkan riwayat di bawah ini:
>
>
> Suatu kali Rasulullah Saw bertawaf. Ibnu Umar mendengar Rasul berbicara
> pada Ka'bah, "Betapa indahnya engkau, dan betapa harum baumu. Betapa
> besarnya kehormatanmu. Tetapi demi yang diriku ada di tanganNya,
> sesungguhnya kehormatan ornag Islam lebih besar di sisiNya daripada
> kehormatanmu. Harta dan darahnya harus dihormati. Dan tidak boleh
> berprasangka apapun kepada sesama muslim kecuali yagn baik saja. (Adurr
> almantsur 7:565)
>
>
> Kepada pemilik account Status Nasehat, kepada saudara-saudaraku yang
> membuat, me-like, menshare, menyebarkan informasi tersebut saya katakan,
> Saya menyayangi dan memaafkan Anda semua.
>
>
> Semoga Allah mempersatukan hati kaum muslimin dan menghilangkan rasa hasud
> di hati kita. Jika anda perlu informasi saya terbuka untuk dihubungi.
>
>
> Wassalamualaikum
>
>
> Irfan Amalee
>
> CEO Mizan Apps Publisher,
>
> Co-Founder PeaceGeneration Indonesia
>
>
> inforasi lengkap ttg LoveQurantab: http://mizan.com/lovequrantab
>
> 2014-12-24 6:16 GMT+07:00 Akmal Nasery Basral <[email protected]>:
>
>> Ustadz Zulharbi n.a.h,
>> Link http://mizan.com/lovequrantab.html seperti diinformasikan, tak bisa
>> dibuka. Apa isinya?
>>
>> 1. Bisakah diberikan contoh bagian yang disebut ajaran Syi'ah dari Qur'an
>> tab terbitan Mizan?
>> 2. Bagaimana memastikan pesan itu memang berasal dari Ust. Ihsan Tanjung
>> sementara di bawah pesan tidak tertulis nama pengirim yang bisa
>> diverifikasi?
>>
>> Salam,
>>
>> ANB
>>
>> Pada 24 Desember 2014 05.31, Zulharbi Salim <[email protected]> menulis:
>>
>> Utk perhatian bersama
>>>
>>> --
>>> .
>>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>>> ===========================================================
>>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>>> * DILARANG:
>>> 1. Email besar dari 200KB;
>>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>> 3. Email One Liner.
>>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>>> mengirimkan biodata!
>>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>>> mengganti subjeknya.
>>> ===========================================================
>>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
>>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>>> Grup.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke [email protected].
>>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>>
>>
>>  --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>> 1. Email besar dari 200KB;
>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>> 3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
>> Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke