Itulah pentingnya konteks kejadian, Ajo Duta.
Kalau lah pilot AirAsia kini tu urang Minang, dan haji pulo, mungkin Ajo
akan bapakia ulang 1000  kali sabalun manambahkan carito fiksi Hollywood
tu. Bahkan sangat mungkin tidak akan menuliskan sama sekali.

Taruih tarang kadang-kadang ambo heran maliek caro diskusi di palanta ko.
Sikap tawassau bilhaq untuk meluruskan sesuatu pado tampeknyo tampaknyo
selalu dilihat sebagai kritikan pribadi.

Termasuk pendapat sanak Arif yang disebut lebih arif oleh Ajo Duta, meski
pandapeknyo di bawah ko jaleh hiperbolis (atau "lebai" kecek anak sekarang):

"Ini pulalah jika sumangat sedang  terbudur ber balas balas email, semua
orang kena solang.. "

Bacolah frasa "semua orang kena solang". SEMUA orang? Kalau ndak salah Arif
ko wartawan ndak?
Lai masih ingek arti kata SEMUA, sanak? Apolai dengan jumlah anggota
palanta nan 2000-an urang?

*Hampun deh sayah* *mangutip caro Arif, buliah yo? [?]*

Baliak ka konteks kajadian tentang Arif yang "lebih arif mambaco nan
tatulih", tentu Ajo Duta dan sanak Arif masih ingek kejadian di Grup
WhatsApp beberapa hari jelang tahun baru lalu ndak? Kutiko sanak Arif
bacarito tentang program di kampung dan ado komentar pendek dari Ajo
Suryadi di Leiden, nan kiro-kiro, "Selamat untuk programnya. Oh ya,
bagaimana dengan program Jawi Simmental di kampung?"

Apo reaksi sanak Arif satalah itu? Marabo, mahariak bajelo-jelo dengan
huruf capital pulo. Bahkan Renny nan bausaho menenangkan bahwa Ajo Sur
indak bamukasuik seperti nan dimukasuik Arif pun kanai hariak  pulo, sampai
akhianyo Renny pun berang pulo.

Dan komentar para senior lain nan ingin mambuek Arif supayo tanang dianggap
angin lalu se. Taruih sajo Arif marabo salamo beberapa saat. Indak ado samo
sakali gaya "Asli tergelak saya membaca balasan Ajo Sur yang hebat ini"
seperti caro sanak Arif mamulai mangomentari ambo.

Atau barangkali itu tamasuak sikap "lebih arif mambaco nan tatulih" nan
dimukasuik Ajo Duta, yo?

Wassalam,

ANB









Pada 6 Januari 2015 01.02, ajoduta <[email protected]> menulis:

> Manolah  sanak  ambo,
> Nampak  e, Akmal memang  keliru  mambaco  carito  ambo  ttg film  nan
>  ambo  caritokan. Maksud  hati  cuma  ingin  menggambarkan betapa  bareknyo
> tugas dan  tanggungjawab pilot. Namun  dek  sadang tabudur  soal  Airasia,
> bisa  tabaco lain. Maohkan  ambo kalau bisa mambuek salah penafsiran.
> Tarimokasih ka  Arif nan  memang lebih arif mambaco nan tatulih.
>
>
>
>
> -------- Original message --------
> From: ARIEF <[email protected]>
> Date:01/04/2015 10:49 PM (GMT-05:00)
> To: Milis RantauNet <[email protected]>
> Cc:
> Subject: Re: Bls: Cockpit View ... Re: [R@ntau-Net] Awan Cumulonimbus
> (CB-) yang menghasilkan Petir dan Es.
>
> Asli..
> Tergelak saya membaca balasan Uda ANB nan hebat ini terhadap carito Ajo
> Duta yang sekadar bercerita.
> Ini pulalah jika sumangat sedang  terbudur ber balas balas email, semua
> orang kena solang..
>
> Pengamatan saya...
> Ajo Duta cuma bercerita dan membayangkan betapa heroiknya seorang pilot
> dan beliau baru saja menonton Pilem.
> Yang saya tangkap Ajo duta juga ingin mengatakan Pilot Air Asia itu
> sebenarnya Heroik juga terhadap apa yang dilakukan oleh PILOT AIR ASIA,
> hanya beliau sedikit menceritakan hal berbeda yang dialami dalam cerita.
>
> Rasanya Ajo Duta tidak membanding2 kan FAKTA dan FIKSI di sini...
> Pun rasanya Ajo  Duta pun sedang bersensitif pula dengan bencana hilangnya
> Air Asia itu.
>
> Halaaagghh....
> Jangan semua pendapat orang disanggah dalam arti berbeda kanda ANB
> Tak baik juga ber Suudzon pd masalah yang kanda sendiri tak tau apa yang
> dirasakan Ajo Dut...
>
> Hampuuun deh sayaaah
>
> Pada 5 Januari 2015 10.40, Akmal Nasery Basral <[email protected]>
> menulis:
>
>> Ondeh Ajo Duta, manga fakta dicampua jo fiksi?
>> Sedang KNKT sajo nan karajo kareh di lapangan menyatakan baru akan
>> mengumumkan hasil temuan setelah 30 hari karajo.
>>
>>
>> http://nasional.news.viva.co.id/news/read/574506-setelah-30-hari--knkt-umumkan-laporan-fakta-airasia
>>
>> Mohon agak sensitif lah saketek dalam suasana duka, apalagi menggunakan
>> referensi film Hollywood yang berpotensi menggiring opini pembaca terhadap
>> pilot secara keliru.
>>
>> Bukankah dalam pandangan Islam seorang yang mati karena tenggelam adalah
>> syahid? (HR Muslim 1915)
>> Apalagi Pilot Irianto yang mambawo AirAsia QZ8501 adalah seorang muslim
>> dan sedang bekerja untuk nafkah keluarganya ketika ajal datang.
>> Sikap *husnuzon* lebih baik digunakan dalam melihat hal ini *KECUALI*
>> jika nanti investigasi KNKT menemukan bukti-bukti sebaliknya.
>>
>>
>> http://nasional.news.viva.co.id/news/read/574776-ayahnya-disalahkan--ini-curahan-hati-putri-pilot-airasia
>>
>> Wassalam,
>>
>> ANB
>>
>> Pada 5 Januari 2015 02.14, ajoduta <[email protected]> menulis:
>>
>> Ambo  baru  mwnonton  film  Flight bintangnyo  Denzel  Washington  nan
>>>  jadi  pilot. Baa  inyo  bisa  mengendalikan  peswat  menmbus  awan ganas
>>>  tu. Namun  tapaso  mendarat  darurat  juo  dilapangan. Peswat  patah.
>>> Penumpang  cedera berat  ringan, 6  urang  maningga. Inyo  dianggap  hero
>>>  dek  sebagian besar penumpang  selamat. Tapi  keadaan  bwrbalik  sebab
>>>  dari  investigasi  pilot  dalam  kondisi  terpengaruh  alkohol.
>>> Dipengadilan  pilot mengakui  pesta  miras  pada  malam  hari  sebelum
>>> berangakat keesokannya. Akhirnya  bukan  dapat tanda jasa, malah  masuak
>>> situmbin....
>>>
>>>
>>> -------- Original message --------
>>> From: 'Lies Suryadi' via RantauNet <[email protected]>
>>> Date:01/04/2015 7:27 AM (GMT-05:00)
>>> To: [email protected]
>>> Cc:
>>> Subject: Bls: Cockpit View ... Re: [R@ntau-Net] Awan Cumulonimbus (CB-)
>>> yang menghasilkan Petir dan Es.
>>>
>>> Memang berat sekali. Ngari2 sodap saya menonton video ini.
>>> Semoga Allah melindungi kita semua saat harus terbang demi menghidupi
>>> keluarga.
>>>
>>> Salam,
>>> Suryadi
>>>
>>>
>>>   Pada Minggu, 4 Januari 2015 8:07, tasrilmoeis <
>>> [email protected]> menulis:
>>>
>>>
>>> Itu nan paralu didalami bana dek Jonan.
>>>
>>> Tan Ameh
>>>
>>>
>>> Sent from my Samsung device
>>>
>>>
>
> --
>
>
>
> *Arief Rangkayo MuliaHP : 0813 1600 7756**Melangkah bersama.... untuk
> berbagi bersama...*
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke