Terima kasih Angku Idris, kesedihan terbayang di wajah Dato Siti Norhaliza 
melihat kampong halamannya ditimpa banjir malapetaka. Tampaknya kesayangannya 
ke Negeri Pahang tumpah darahnya bukan hanya diabadikan dalam suara merdu dan 
wajah manis peberian ilahi dan isi-isi pantunnya di berbagai lagu yang banyak 
mengandung arti. Saya tahu Dato Mahattir adalah pengagum ketilang sayang ini.

Kita ikut berdoa semoga banjir Kuala Lipid cepat reda dan tidak minta korban 
jiwa.

http://instagram.com/rozisangdewi

Salam,
-- Sjamsir Sjarif
Santa Cruz, California, USA

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke