Kalau ndak lah samo2 memahami awak jo namo urang awak ko mak, mungkin akan takajuik pulo awak jo namo uda urang (solok-bkt) ko *Philips J. Vermonte * http://id.wikipedia.org/wiki/Philips_J._Vermonte tapi bukankan juo pak gub awak banamo dr subarang juo? hehee..
iko sebagai tambahan info lanjutan nan ambo lewakanan kapatang mak Upaya Damai Cakak Banyak Buntu <http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/37269-upaya-damai-cakak-banyak-buntu>[image: PDF] <http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/37269-upaya-damai-cakak-banyak-buntu?format=pdf>[image: Cetak] <http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/37269-upaya-damai-cakak-banyak-buntu?tmpl=component&print=1&layout=default&page=>[image: Surel] <http://harianhaluan.com/index.php/component/mailto/?tmpl=component&link=b0a1fbf436066ab978c54c8242d71495617828bf>Jumat, 16 Januari 2015 02:07 Situasi pada dua nagari di Solok yang terlibat aksi cakak banyak, Selasa (13/1) malam lalu belum pulih 100 persen. Upaya damai yang tengah diupayakan pihak terkait belum membuahkan hasil karena salah satu pihak tak hadir dalam pertemuan di Polsek Lembang Jaya *SOLOK, HALUAN — *Penyelesaian Kasus “Cakak Banyak” antar warga yang melibatkan warga dua nagari yaitu Nagari Koto Laweh dan Nagari Selayo Tanang Bukit Sileh Selasa, (13/1) malam lalu masih menemui jalan buntu. Faktanya, perdamaian antar dua Nagari yang berada di Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok yang dijadwalkan berunding kemarin, (15/1), kembali “mentah” tanpa adanya kesepakatan perdamaian antara kedua belah pihak yang membuat upaya damai ini kembali diundur sampai waktu yang belum dijadwalkan. Sebagai mana diberitakan *Haluan* edisi Kamis (15) kemaren, untuk menyelesaikan konflik antara kedua nagari bertetangga ini, pihak Polres Arosuka dan pemerintah daerah melalui camat Lembang Jaya bersama pemerintah nagari dan tokoh masyarakat di kedua nagari, menyepakati untuk melaksanakan perundingan damai di Mapolsek Lembang Jaya pada Kamis, (15/1). Namun hal itu batal dilaksanakan lantaran ketidak hadiran salah satu pihak yaitu tidak lengkapnya kehadiran dari kedua belak pihak. Karena dari pertemuan kemaren hanya pihak dari warga Nagari Salayo Tanang yang datang ke Mapolsek Lembang Jaya dengan membawa Wali Nagari, tokoh masyarakat dari BMN, KAN, dan beberapa warga yang terlibat “cakak banyak” itu. sementara dari pihak Nagari Koto Laweh hanya datang dengan perwakilan Wali Nagari saja. Sehingga, pertemuan yang dihadiri Camat Lembang Jaya, pihak Mapolsek dan Mapolres Arosuka Solok terpaksa dihentikan. Terkait ketidakhadiran pihak warga dari nagari Koto Laweh ini menurut Camat Lembang Jaya Syahrial, diduga karena pihak warga Koto Laweh belum bisa menerima untuk berdamai, karena ada warga mereka yang menjadi korban dalam insiden itu. Menurutnya, peradamaian baru bisa diselesaikan jika warga mereka yang terluka telah diobati. “Mereka juga menginginkan orang yang melukai warganya di proses secara hukum,” kata Camat Lembang Jaya, Syahrial menjawab Haluan melalui *handphone*nya. Syahrial menyebutkan, upaya untuk mendamaikan warga dikedua Nagari ini telah dilakukan sekitar pukul 11.00 Wib. Namun hingga sore sekitar pukul 15.00 Wib, pemuka masyarakat, dan warga yang terlibat dari Nagari Koto Laweh belum juga muncul, akhirnya pertemuan kembali dibubarkan tanpa kata sepakat. Namun kendati demikian Syahrial memastikan, pasca kerusuhan malam itu, suasana di kedua nagari sudah kembali kondusif seperti semula. “ masyarakat sudah kembali beraktifitas seperti biasa,” katanya. Hal senada diungkapkan Kapolres Solok Arosuka AKBP Tommy Bambang Irawan melalui Kasat Intel Polres Solok Arosuka Iptu Sosmedya, SH. Menurutnya pertemuan kedua Nagari tadi siang (red_) memang belum menemui titik temu antara kedua belah pihak. Selain itu, kedua belah pihak ini juga belum mengagendakan pertemuan berikutnya. “Belum ada kejelasan kapan pertemuan selanjutnya, kita harap besok (hari ini Jum’at) sudah ada kejelasan,” papar Sosmedya via *handphone*nya . Kendati demikian, untuk menjaga Kamtibmas di daerah itu, beberapa personil dari mapolres Arosuka dan polsek Lembang Jaya tetap disiagakan untuk mewaspadai agar tidak terjadi lagi keributan.” Karena besok hari bala (pasar nagari) di Bukit Sileh, kita tetap mewaspadai adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Makanya kita tetap mensiagakan personil di daerah itu,” jelasnya. Semetara terkait penyelesaian kasus ini secara hukum, pihaknya menyebutkan akan tetap melakukan infestigasi lebih lanjut terkait adanya unsur pidana dalam kasus ini. “ Kalau memang ada unsur pidananya tetap akan kita tindak sesuai hukum yang berlaku. Namun saat ini kita fokus untuk menjaga Kamtibmas di daerah itu,” kata Sosmedia menyudahi. *(h/ndi)* *http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/37269-upaya-damai-cakak-banyak-buntu <http://harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/37269-upaya-damai-cakak-banyak-buntu>* Pada 15 Januari 2015 21.24, Maturidi Donsan <[email protected]> menulis: > Io mungkin batua St Mudo, ambo nan palupo, sasudah St Mudi ingekan, > takana, baru babarapo hari ko ambo sudah mambaco dokumen di Fb wawancara > wartawan jo Gusti Asanam guru besar Sejarah Unand tu, beliau mangatokan > sasudah PRRI banyak urang minang batuka namo dengan berbagai alasan, Yon > Marta jo Robert ko mungkin alah generasi kaduo lo barangkali. > > Kiniko io lah payah mambedakan pandatang jo tempatan nampaknyo, > > Wass, > > Maturidi (L76) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau > > -- > -- *Wassalam* *Nofend St. Mudo38th/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola * *https://www.facebook.com/nofend <https://www.facebook.com/nofend>* -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
