Nampak no dari Kamis sore sampai Jumaik tu banyak tuyul nan gentayangan di 
mabes polri. Serba indak jaleh sia nan mambarantikan Suhardi dan bilo pulo BW 
ko dipiliah nan harus pakai wanjakti untuak pangganti no.
Dan pangganti Suhardi ko lah nampak no nan akan di plot jadi kapolri baru.

Tan Ameh


Sent from my Samsung device


-------- Original message --------
From: "Fashridjal M. Noor" <[email protected]> 
Date: 01/21/2015  6:33 PM  (GMT+07:00) 
To: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] Barita Sanginiang Tantang Calon (Kuaik)? Gubernur DIM 
2015-2020 

RABU, 21 JANUARI 2015 | 11:48 WIB

Sutarman Bantah Copot Jabatan Suhardi Alius

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutarman membantah 
telah mencopot Komisaris Jenderal Suhardi Alius dari jabatan Kepala Badan 
Reserse Kriminal Polri. Saat ini Suhardi menjabat Sekretaris Utama Lembaga 
Ketahanan Nasional. (Baca: Polisi Serang Balik KPK Picu Cicak Vs Buaya Bab 2.)

"Pergeseran itu terjadi setelah (pencopotan) saya, jadi sudah bukan wewenang 
saya lagi," kata Sutarman kepada wartawan di Markas Besar Polri di Jalan 
Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2015. (Baca: KPK Jawab 'Serangan' 
Istana Soal Budi Gunawan.)

Menurut Sutarman, dirinya telah menyerahkan jabatan dan wewenangnya sebagai 
Kapolri kepada Pelaksana Tugas Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti pada 
Jumat, 16 Januari lalu. Walhasil, Sutarman menyebut pencopotan Suhardi adalah 
wewenang Badrodin Haiti. "Jadi, pergeseran setelah itu wewenang Badrodin," 
ujarnya. (Baca: Perwira Setor ke Budi, Polisi 'Jeruk Makan Jeruk'.)

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie 
mengatakan mutasi itu dilakukan untuk penyegaran di internal Polri. Ia 
membantah kabar bahwa Suhardi dicopot terkait dengan kasus yang menjerat 
Komisaris Jenderal Budi Gunawan.

Sebelumnya, sejumlah sumber menyebutkan Suhardi merupakan orang yang 
membocorkan informasi kecurangan yang dilakukan Budi kepada Komisi 
Pemberantasan Korupsi. Pada Selasa, 13 Januari 2015, KPK menetapkan Budi 
sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan rekening tidak wajar.

Penetapan Budi sebagai tersangka hanya sehari sebelum Kepala Lembaga Pendidikan 
Polri itu mengikuti tes kelayakan dan kepatutan di depan Komisi Hukum Dewan 
Perwakilan Rakyat. Dewan akhirnya menyetujui Budi sebagai Kapolri terpilih 
menggantikan Sutarman melalui sidang paripurna pada Kamis, 15 Januari 2015.

INDRA WIJAYA

On Jan 21, 2015 6:12 PM, "Muchwardi Muchtar" <[email protected]> wrote:

Pencopotan Suhardi Itu Perintah Terakhir Sutarman  




Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komjen Pol. Suhardi Alius.

TEMPO.CO, Jakarta –

Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Komisaris Jenderal 
Suhardi Alius akhirnya buka mulut soal alasan mutasi dirinya ke Lembaga 
Ketahanan Nasional. Titipkan kisah, Suhardi meminta Kepala Divisi Hubungan 
Masyarakat Inspektur Jenderal Ronnie Sompie mengklarifikasi seluruh isu yang 
beredar tentang upaya pembersihan di lingkungan Polri.

“Sutarman menghubungi Suhardi satu hari sebelum pemberhentiannya sebagai 
Kapolri,” kata Ronnie saat dihubungi, Ahad, 18 Januari 2015.

Dalam pertemuan tersebut, Sutarman menyatakan Suhardi akan digantikan oleh 
Kepala Sekolah dan Staf Pimpinan Irjen Budi Waseso. Sutarman juga meminta 
Suhardi untuk mempersiapkan seluruh proses pergantian jabatan sehingga tugas 
Bareskrim Polri dapat berjalan lancar.

Perintah Sutarman tersebut langsung ditanggapi Suhardi keesokan paginya, 16 
Januari 2015. Ia mengumpulkan semua petinggi dan anggota Bareskrim di kantornya.

Dalam kesempatan tersebut, Suhardi sudah menyampaikan informasi ihwal dirinya 
yang akan digantikan oleh Budi Waseso. Suhardi juga menyempatkan diri untuk 
berpamitan dan mengambil seluruh dokumen serta barang pribadi dari kantor 
Bareskrim.

“Jadi tak ada itu pembersihan dan pencopotan,” ujar Ronnie.

Ronnie juga membantah adanya pengkubuan antara orang-orang kepercayaan Sutarman 
dan calon Kapolri Komjen Budi Gunawan. Ia menilai semua anggota kepolisian 
sama. Promosi dan mutasi semata-mata untuk kepentingan organisasi dan 
regenerasi.

Sebelumnya, ramai diberitakan bahwa mutasi terhadap Suhardi merupakan efek dari 
penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka dalam kasus rekening mencurigakan oleh 
Komisi Pemberantasan Korupsi.

Suhardi dituding sebagai pengkhianat dengan dugaan membocorkan data baru soal 
laporan keuangan Budi Gunawan, mantan ajudan Megawati Soekarnoputri. Suhardi 
dikenal sebagai sosok yang dekat dengan KPK serta Pusat Pelaporan dan Analisis 
Transaksi Keuangan.

Budi Waseso sendiri, meski belum dilantik, sudah mengumbar janji dan ancaman 
akan melakukan pembersihan di internal Polri dari pengkhianat. Ia juga berjanji 
akan berjuang hingga tetes darah penghabisan untuk menjaga wibaba kepolisian.
***

Di sampiang Komisaris Jenderal Suhardi Alius (Akpol 1985) ado surang lai 
(junior baliau : Boy Rafli Amar gelar Datuak Rangkayo Basa, Akpol 1988) nan 
kini babintang duo jadi Kapolda di provinsi Banten, tamasuak urang awak di 
jajaran kapolisan tu nan sabana boneh dalam skala nasional.

Jadi, kalau ado issue nan mangatokan angku Suhardi Alius sabana cocok mamimpin 
DIM (d/h provinsi Sumatra Barat) periode pasca Irwan "PKS" Prayitno 2015-2020, 
ambo raso rang rantau basarato rang ranah tantu satuju sajo.

Kalau ("DI) Bali sukses dipimpin Irjen Pol (purn) I Made Mangku Pastika sampai 
duo periode (2008-2013 & 2013-2018)

Ba a gakti, MakNgah?

E eh, mukasuik ambo, ba a gakti Pak MN?



Salam.......................................,

mm***

(alah baliak ka Bekasi)

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke