*Hubungkan 5 Provinsi di Sumatera *

Pembangunan jalur kereta api (KA) lintas Sumatera dikebut dalam lima tahun 
ini. Pembangunan jalur angkutan massal itu akan menghubungkan Sumatera 
Utara sampai Lampung. Panjang jalur kereta api yang bakal diaktifkan 
sepanjang 1.400 kilometer.

....

Khusus untuk lintas Sumatera nantinya untuk tahap awal akan menghubungkan 
Sumut, Sumbar dan Sumsel. Tiga daerah itu mulai dari Rantau Prapat, Sumut, 
kemudian ke Dumai, Pekanbaru, Jambi sampai ke Kertapati Palembang yang 
umumnya melintasi daerah Sumatera Bagian Timur.

Sedangkan untuk bagian barat, ada dua simpul nantinya, yakni mulai dari 
Padang ke Indarung-Solok hingga ke Muaro Sijunjung dan bertemu dengan jalur 
utama yang mana jalurnya sudah ada. Kemudian mengaktifkan jalur dari 
Padang-Padangpanjang-Bukittinggi hingga ke Payakumbuh.

Kemudian dari Payakumbuh dan juga dari Muaro Sijunjung sampai ke perbatasan 
Riau untuk masuk jalur utama akan dibangun baru. Itu pun jika daerahnya 
sudah selesai pembebasan lahannya lebih dulu.

.. dst baco di Padang Ekspres...
On Friday, January 23, 2015 at 2:15:19 PM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote:
>
>
> Pemilik Ruko di Rel KA Payakumbuh Bungkam 
> <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/37512-pemilik-ruko-di-rel-ka-payakumbuh-bungkam>
>  [image: 
> PDF] 
> <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/37512-pemilik-ruko-di-rel-ka-payakumbuh-bungkam?format=pdf>
>  [image: 
> Cetak] 
> <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/37512-pemilik-ruko-di-rel-ka-payakumbuh-bungkam?tmpl=component&print=1&layout=default&page=>
>  [image: 
> Surel] 
> <http://www.harianhaluan.com/index.php/component/mailto/?tmpl=component&link=9a2d19f11a414830fc2db81ad3b92db5a03d853d>
>   Sabtu, 
> 24 Januari 2015 03:03   
>
> *PEMERINTAH AKAN PENGAKTIFAN JALUR KA*
>
> *PAYAKUMBUH, HALUAN — *Pemerintah pusat menawarkan pengaktifan kembali 
> jalur KA (Kereta Api) di Sumbar untuk diintegrasikan dalam rangkaian jalur 
> KA Trans Sumatera. Sumbar menyambut baik tawaran tersebut. Sayangnya, di 
> beberapa tempat, jalur kereta peninggalan kolonial itu sudah berdiri 
> bangunan permanen hingga sekelas Ruko dan menjamur di Payakumbuh.
>
> Saat disampaikan informasi terkait rencana pemerintah yang mengaktifkan 
> kembali jalur tersebut, sebagian besar pemilik toko memilih bungkam dan tak 
> mau menanggapinya. Bahkan bangunan stasiun yang menjadi 0 km Kota 
> Payakum­buh, sudah dijadikan sebagai toko cat. 
>
> Jalur ke arah Bukittinggi, pun demikian. Sebagian besar juga sudah beralih 
> fungsi. Tidak ketinggalan rute menuju kawasan mudiak, juga tidak terlihat 
> lagi. “Kami hanya menyewa, dan tidak tau persis rencana pemerintah yang 
> akan mengaktifkan kembali rel kereta api ini, “kata Dt Pergaulan, salah 
> satu penyewa bangunan yang berdiri diatas rel kereta api itu.
>
> ... dst di Haluan
>
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke