MASALAH KERETA API Kita bersyukur Mak Ngah mudah-mudahan pengaktifan jalan kereta api ini bisa segera direalisasikan.
Indonesia tak ada pilihan lain, transportasi darat hanya kereta api. Hanya angkutan ini yang bisa membawa orang dan barang secara massal. Didaerah industri perkebunan, jaringan keretra api ini sangat vital. Sayangnya setelah tergeletak dengan bahan bakar untuk roda karet baru kita sadar bahwa kereta api adalah yang paling tepat untuk angkutan darat Indonesia. Mungkin teknokrat Barklay kita dibawah pak Niti tahun 80-an itu tak berhasil meyakinkan pak Harto untuk mengaktifkan jalur kereta api di Nusantara ini, kalah lobi oleh para taipan yang ingin memasukkan banyak roda karet ke negeri ini, sampai-sampai ada seorang Menteri dikerahkan untuk memamer-iklankan sekitar 30-an parade TOYOTA dari Menado sampai ke Aceh. Kalau Jalur kereta mulai tahun 80-an itu di garap, sekarang mungkin kita tak akan begitu payah dengan bahan bakar ini. Dengan perkiraan total 5000 km jalan kereta api Sumatera yang harus dibangun baru dan mengaktifkan yang lama dengan biaya 40 M /km, menelan biaya 200 T. Uang 200 T, disetrakana dengan nilia uang 80-an untuk hasil migas Riau, dengan 1 juta barel/hari, 10 tahun operasi migas di Riau , jalan kereta api ini terbiayai. Tapi kenapa tidak dilaksananakan, kalah lobi, mungkin Seiring dengan itu banyak juga yang menganjurkan agar kilang diperbanyak, itupun kalah lobi juga ke RI 1. Syukurlah era reformasi ini RI 1 dan orang sekelilingnya tersentak mau ke kereta api. Kalau kereta api ada Riau- Sumbar, perantau Minang tak perlu beli roda empat untuk ke Sumbar dari Riau. begitu juga dari Jawa ke Sumbar. Hanya mungkin rezki para taipan dan kroninya pribumi dan oknum pemerintahan mungkin kurang, karena import roda 4 otomatis turun. Kita sokong pembangunan jalur kereta api, tadak Tol. Wass, Maturidi (L/76) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
