aaa) Terima kasih atas kiriman tulisan yang sangat menarik karena telah dapat 
membedakan buruk baik dan terutama bahwa mulai saat ini kito indaklaie bapikie 
golongan, kelompok, suku dst.nya.
  bbb) Semua tokoh-tokoh Minangkabau yang disebutkan itu adalah 
Pahlawan/Pejoang rakyat untuk mengangkat citra dan martabat bangsanya diatas 
bumi ini. 
  ccc) Seyogyanya kaum muda Minangkabau/Sumatera Barat dapat mencontoh atau 
setidak-tidaknya dapat memahami pokok2 pikiran beliau dan masalah terbesar 
adalah HOW Implementation in this new generations yang sudah mulai terimbas 
Negatif Globalisasi seperti Narkoba, morality, etc.?
  Wass.,
  Aspermato,. MA 

kabaMinang OnLine <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
        st1\:*{behavior:url(#default#ieooui) }                         
   
           
      Oleh : Afrizal, Alumnus Islamic of Philosophies Pascasarjana UIN Sunan 
Kalijaga Yogyakarta dan Peneliti Masalah Sosial Budaya dan Politik Serta 
Direktur Jurnal Gurindam Surau Tuo Yogyakarta. Rabu, 19 Maret 2008


  Amat keterlaluan kiranya andaikan ada Gubernur, Bupati, Camat, Wali Nagari, 
mahasiswa dan masyarakat Sumatera Barat yang tidak kenal dengan tokoh tersohor 
Minangkabau, seperti Mohammad Hatta, Mohammad Natsir, Hamka, Sutan Syahrir, Tan 
Malaka, Haji Agus Salim, dan tokoh-tokoh ternama lainnya. Melalui perjuangan 
mereka yang saya beri gelar "revolusioner", tokoh ternama tersebut bisa menjadi 
teman akrab kita yang kurang puas dengan kekuasaan yang diskriminatif, 
ekploitatif, dan otoriter. Hampir semua referensi yang membahas tentang 
pemikiran mereka lebih cocok menempatkan tokoh kelahiran Minang tersebut 
sebagai seorang ilmuwan dari pada memusatkan keseluruhan aktivitas mereka 
terhadap kekuasaan dan konsep lain.
  Kesalahpahaman dalam menempatkan dan memposisikan pemikiran dan perjuangan 
mereka, bisa menyebabkan pemikiran tersebut dianggap sebagai "hantu" yang 
menakutkan semua orang, yang terlebih lagi bagi masyarakat kita yang pernah 
mengalami luka sejarah trauma politik akibat perang Paderi. Sebab sebagai 
sosok, sederetan tokoh intelektual Minang tersebut memiliki alur pemikiran dan 
karakteristik yang khas yang berbeda dengan tokoh-tokoh Indonesia lainnya, 
semisal perbedaan pemikiran Soekarno dengan Hatta, dimana alur pemikiran 
Soekarno cenderung pada kekuasaan sedangkan pemikiran Bung Hatta lebih dekat 
dengan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut terbukti dengan mengundurkan dirinya 
Bung Hatta sebagai Wakil Presiden pertama Indonesia, karena berbeda pandangan 
dengan presiden Soekarno waktu itu.
  Sehingga pada akhirnya Bung Hatta dianggap sebagai bapak bangsa, guru 
ekonomi, pemikir sosial, dan hampir semua pemikiran besar modern, di bidang 
ekonomi dan sosiologi sangat terpengaruh oleh pemikirannya. Sehingga secara 
jujur kita harus bisa belajar pada pemikiran tokoh-tokoh tersebut dan berani 
keluar dari jebakan pemikiran sempit, serta mencoba memberikan kontribusi dalam 
ranah ilmu pengetahuan kepada masyarakat, dimana para Gubernur, Bupati dan 
sederetan pemimpin daerah lainnya, harus banyak konsentrasi pada akuntabilitas 
publik ketimbang rakus akan kekuasaan. Sehingga untuk menata kehidupan 
masyarakat Sumatera Barat ke depan yang akomodatif, adil, kreatif dan 
terhormat, haruslah semua pihak bekerja sama dalam membangun daerah dengan 
menerapkan sistem dari bawah keatas (button-up), yang tidak relevan lagi 
menerapkan sistem dari atas kebawah (top-down), dengan banyak belajar pada alam 
takambang jadikan guru, bukan membiasakan "alam takambang jadikan asbak",
 sebagaimana yang berkembang ditengah masyarakat belakangan ini.
  Artinya dalam pandangan saya, falsafah hidup alam takambang jadi guru 
mengandung pengertian bahwa setiap orang ataupun kelompok kedudukannya sama, 
dimana tidak ada yang lebih tinggi satu dari yang lain, baik sebagai individu, 
kelompok ataupun golongan. Secara historis pandangan hidup semacam itu 
memberikan sprit tersendiri bagi individu untuk mandiri dan tidak tergantung 
pada orang lain, oleh karenanya mereka saling berkompetisi meningkatkan harga 
diri dan martabat mereka masing-masing. Sistem masyarakat yang komunal dan 
kolektif tersebut senantiasa menentang eksistensi personal yang dengan 
sendirinya bisa melahirkan generasi yang sensitif akan kehidupan masyarakat ke 
depan. Karena disatu sisi alam takambang jadi guru mengajarkan bahwa suatu 
keniscayaan bagi seseorang untuk menjunjung dan menempatkan harga diri pada 
posisi yang wajar dan terhormat agar tidak terjadi kesenjangan sosial ditengah 
masyarakat.
  Dari perspektif tersebut dapat digambarkan bahwa satu sisi sejarah berlalu 
adalah sistem nilai, dengan sendirinya sudah mempengaruhi individu dan 
sebaliknya. Disisi lain keberadaan masyarakat Minangkabau saat ini dan masa 
mendatang juga merupakan suatu sistem nilai yang... dan akan mempengaruhi 
setiap lini kehidupan individu. Proses interaksi sistem sejarah berlalu, saat 
ini dan mendatang dalam mempengaruhi individu tanpa dapat dihindari akan 
menimbulkan gesekan atau tarik menarik kepentingan. Hal ini akan terlihat jelas 
bila ketiganya sudah menyentuh pada level sosio-ekonomi, sosial-budaya dan 
sosio-politik. Sehingga bisa di temukan dan di tarik inti sari falsafah alam 
takambang jadi guru bahwa secara historis-filosofis telah melahirkan 
tokoh-tokoh ternama Minangkabau sebagaimana disebutkan dan bisa melegitimasi 
adanya perbedaan dan kompetisi bagi setiap individu yang produktif dan kreatif. 
Sebab melalui logika alam takambang jadi gurulah Sumatera Barat sangat dihargai
 sebelumnya dan melahirkan tokoh-tokoh ternama tersebut.
  Masyarakat Sumatera Barat menjadi terbelakang dan kurang di hormati sekarang, 
disebabkan generasi yang lahir kurang produktif dan kreatif, dimana lebih 
banyak meniru dan menerima, yang bukannya mendidik dan memberi. Sekaligus 
pemerintah acap kali kurang bijaksana dalam mengambil setiap keputusan serta 
komunikasi dengan masyarakat. Sedangkan daerah bisa menjadi maju, terhormat dan 
berkembang, oleh karena penghargaan yang tinggi terhadap kebersamaan dan banyak 
belajar pada alam dimana mereka dilahirkan dan dibesarkan. Sehingga untuk 
membangun kembali kesadaran masyarakat terhadap perlunya belajar pada alam, 
maka semua unsur di dalamnya harus mentransformasikan filosofi alam takambang 
jadi guru - banyak berkonsentrasi dalam berbagai komunikasi dan keadilan - 
terhadap masyarakat yang telah meletakkan dasar-dasar kehormatan daerah 
tersebut. Budaya masyarakat yang akomodatif dan kreatif adalah produk 
kebudayaan yang mengapresiasi masyarakat kebanyakan, toleran terhadap
 sesama, menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan dan kebersamaan.

Karena dari pemikiran budaya lokal yang produktif dan kreatif itulah seringkali 
teks sejarah di"telanjangi" untuk ditemukan makna filosofi sesungguhnya. 
Artinya masyarakat Sumatera Barat, terutama pemerintah harus mampu 
mengembangkan budaya komunikasi, guna melenyapkan kebiasaan mis communication 
antar sesama pejabat, birokrat, perguruan tinggi, dan masyarakat sebagaimana 
yang terjadi belakangan ini. Dan selalu bersikap adil setiap akan mengambil 
keputusan, dengan menanggalkan referensi diri, kelompok, dan golongan, guna 
mencapai penemuan filosofi alam takambang jadi guru dalam pengembangan Sumatera 
Barat ke depan. Semoga! (***)
   
  
http://www.padangekspres.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=953&Itemid=80



  No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.519 / Virus Database: 269.22.0/1341 - Release Date: 24/03/2008 
15:03




       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tuliskan Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian yg tidak perlu, jika melakukan reply. 
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] 

Daftarkan email anda pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Agar dapat melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke