Menarik juo wak tunggu pandapek dusanak2 awak para Jokowi lover mengenai manuver2 politik nan tajadi akhia2 ko :)
Wassalam Hanif / BKS Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network -----Original Message----- From: Zorion Anas <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 24 Jan 2015 17:43:45 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] Barita Sanginiang Tantang Calon (Kuaik)? Gubernur DIM 2015-2020 Seberapa kuatnya kezaliman, tetap kebenaran yg akan menang. Pada 2015 1 24 17:35, "Akmal Nasery Basral" <[email protected]> menulis: > Ini informasi berharga yang ditulis wartawan senior Hanibal Wijayanta di > FB-nya (kini HW bekerja di ANTV, sebelumnya pernah bersama ambo dan Johan > Budi di majalah Tempo). > > Hanibal sejak dulu sering dipanggil ustadz. Info dari dia biasanya shahih. > Tidak ada yang dhaif apalagi maudhu'. > > Wassalam, > > ANB > > * * * > > > > Hanibal Wijayanta <https://www.facebook.com/hanibal.wijayanta?fref=nf> > 5 hrs <https://www.facebook.com/hanibal.wijayanta/posts/10205818522804317> > · > > Sik sik sik... Setelah mendengar info terpercaya tentang peristiwa yang > terjadi kemarin sore di Istana Bogor dan semalam di Mabes Polri, saya > akhirnya menyimpulkan, bahwa mafia para perwira dengan rekening gendut di > Mabes Polri sungguh luar biasa jejaringnya. > > === > > Di Istana, lewat jejaring politik yang mereka bangun dengan gelontoran > duit milyaran rupiah, mereka mencoba mengepung Presiden lewat partai-partai > pendukung Jokowi dalam pemilu presiden lalu untuk menggolkan Budi Gunawan > menjadi calon Kapolri. Partai-partai itu menyetir dan menjebak Jokowi > dengan usul ganjil serta rekomendasi yang berlawanan dengan rasa keadilan > dan opini publik. Ketika Presiden bereaksi, partai-partai itu mengancam > akan menarik dukungan. > > Ketika Presiden meminta Budi Gunawan mengundurkan diri dari pencalonan > karena sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Kepala Lemdiklat Polri > itu bersikukuh untuk bertahan. Ia kemudian bahkan menggerakkan > orang-orangnya untuk bermanuver. Mereka lalu mencoba mengkriminalisasi > lembaga dan orang-orang yang dianggap menghalangi jalan kawannya itu. > > Di internal Polri, mereka "memaksa" Kapolri demisioner Sutarman untuk > memutasikan Komjen Suhardi Alius ke Lemhannas. Sebab, Suhardi dianggap > berkhianat karena memberikan data-data rekening gendut ke KPK. Padahal, > Suhardi dikenal cukup dekat dengan Sutarman. "Tak hanya sekadar > memutasikan, "pembuangan" Suhardi juga akan mengurangi persaingan calon > Kapolri," kata seorang kawan yang dekat dengan Sutarman. > > Pembongkaran lobby Abraham Samad oleh petinggi PDI Perjuangan dan > penangkapan Bambang Wdijojanto oleh Bareskrim Mabes Polri adalah dua > manuver yang juga mereka rancang. "Yang lain menunggu giliran," kata > seorang kawan. Maka untuk menjaga keamanan mereka, Presiden memerintahkan > Panglima TNI untuk mengerahkan pasukan Kopassus untuk menjaga mereka. > "Mereka sudah siap," kata kawan tadi. > > Manuver para ronin yang menangkap Bambang Wijojanto itu ternyata di luar > sepengetahuan Wakapolri. "Semua dirancang dan diperintahkan oleh > Kabareskrim Budi Waseso. Dia calon besan Budi," kata sumber saya di kubu > Jokowi. Maka ketika Presiden Jokowi menyemprot Wakil Kepala Polri Badrodin > Haiti di Istana Bogor, ia berjanji akan segera memerintahkan Bareskrim > untuk melepaskan Bambang Widjojanto. > > Sore hari sepulang dari Istana Bogor sebenarnya Badrodin sudah > memerintahkan Kabareskrim agar segera melepaskan Bambang Widjojanto. "Tapi > Budi Waseso menolak perintah," kata kawan saya. Dengan alasan kekompakan > dan esprit d'corps, beberapa perwira tinggi maupun para jenderal pensiunan > pendukung Komjen Budi Gunawan mencoba menahan upaya pelepasan Bambang > Widjojanto. > > Posisi Badrodin memang terjepit. Tak lama lagi dia pensiun, dan dia juga > belum punya klik pendukung yang cukup kuat. Selain itu, Badrodin pun > dikenal sebagai salah satu jenderal berekening gendut. Namun penolakan > Kabareskrim membuat dirinya murka. "Anda tinggal pilih, melaksanakan > perintah Presiden atau dicopot dan dianggap melawan perintah atasan...!" > Akhirnya, calon besan Budi Gunawan itu pun bersedia melepaskan Bambang > Widjojanto. > > Diduga ketegangan masih akan berlanjut, karena jejaring mafia di kubu > politisi masih alot dan terus mencoba mengepung Jokowi. > > Apa komentar anda? > > #mafiarekeninggendut > <https://www.facebook.com/hashtag/mafiarekeninggendut?source=feed_text&story_id=10205818522804317> > > Pada 24 Januari 2015 13.46, Elthaf <[email protected]> menulis: > >> Iyo kanda Tan Ameh, urang2 bitau, tapi maleh manyabuik, antahlah, smg >> kebenaran terungkap, aamiin >> >> Sent from my iPhone >> >> On 21 Jan 2015, at 18.44, tasrilmoeis <[email protected]> wrote: >> >> Nampak no dari Kamis sore sampai Jumaik tu banyak tuyul nan gentayangan >> di mabes polri. Serba indak jaleh sia nan mambarantikan Suhardi dan bilo >> pulo BW ko dipiliah nan harus pakai wanjakti untuak pangganti no. >> Dan pangganti Suhardi ko lah nampak no nan akan di plot jadi kapolri baru. >> >> Tan Ameh >> >> >> Sent from my Samsung device >> >> >> -------- Original message -------- >> From: "Fashridjal M. Noor" <[email protected]> >> Date: 01/21/2015 6:33 PM (GMT+07:00) >> To: [email protected] >> Subject: Re: [R@ntau-Net] Barita Sanginiang Tantang Calon (Kuaik)? >> Gubernur DIM 2015-2020 >> >> RABU, 21 JANUARI 2015 | 11:48 WIB >> >> Sutarman Bantah Copot Jabatan Suhardi Alius >> >> TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Kepolisian RI Jenderal Sutarman >> membantah telah mencopot Komisaris Jenderal Suhardi Alius dari jabatan >> Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Saat ini Suhardi menjabat Sekretaris >> Utama Lembaga Ketahanan Nasional. (Baca: Polisi Serang Balik KPK Picu Cicak >> Vs Buaya Bab 2.) >> >> "Pergeseran itu terjadi setelah (pencopotan) saya, jadi sudah bukan >> wewenang saya lagi," kata Sutarman kepada wartawan di Markas Besar Polri di >> Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2015. (Baca: KPK Jawab >> 'Serangan' Istana Soal Budi Gunawan.) >> >> Menurut Sutarman, dirinya telah menyerahkan jabatan dan wewenangnya >> sebagai Kapolri kepada Pelaksana Tugas Kapolri Komisaris Jenderal Badrodin >> Haiti pada Jumat, 16 Januari lalu. Walhasil, Sutarman menyebut pencopotan >> Suhardi adalah wewenang Badrodin Haiti. "Jadi, pergeseran setelah itu >> wewenang Badrodin," ujarnya. (Baca: Perwira Setor ke Budi, Polisi 'Jeruk >> Makan Jeruk'.) >> >> Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie >> mengatakan mutasi itu dilakukan untuk penyegaran di internal Polri. Ia >> membantah kabar bahwa Suhardi dicopot terkait dengan kasus yang menjerat >> Komisaris Jenderal Budi Gunawan. >> >> Sebelumnya, sejumlah sumber menyebutkan Suhardi merupakan orang yang >> membocorkan informasi kecurangan yang dilakukan Budi kepada Komisi >> Pemberantasan Korupsi. Pada Selasa, 13 Januari 2015, KPK menetapkan Budi >> sebagai tersangka kasus dugaan kepemilikan rekening tidak wajar. >> >> Penetapan Budi sebagai tersangka hanya sehari sebelum Kepala Lembaga >> Pendidikan Polri itu mengikuti tes kelayakan dan kepatutan di depan Komisi >> Hukum Dewan Perwakilan Rakyat. Dewan akhirnya menyetujui Budi sebagai >> Kapolri terpilih menggantikan Sutarman melalui sidang paripurna pada Kamis, >> 15 Januari 2015. >> >> INDRA WIJAYA >> On Jan 21, 2015 6:12 PM, "Muchwardi Muchtar" <[email protected]> >> wrote: >> >>> Pencopotan Suhardi Itu Perintah Terakhir Sutarman >>> >>> [image: Gambar sisip 1] >>> >>> Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri Komjen Pol. Suhardi Alius. >>> >>> *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* – >>> Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Komisaris Jenderal >>> Suhardi Alius akhirnya buka mulut soal alasan mutasi dirinya ke Lembaga >>> Ketahanan Nasional. Titipkan kisah, Suhardi meminta Kepala Divisi Hubungan >>> Masyarakat Inspektur Jenderal Ronnie Sompie mengklarifikasi seluruh isu >>> yang beredar tentang upaya pembersihan di lingkungan Polri. >>> >>> “Sutarman menghubungi Suhardi satu hari sebelum pemberhentiannya sebagai >>> Kapolri,” kata Ronnie saat dihubungi, Ahad, 18 Januari 2015. >>> >>> Dalam pertemuan tersebut, Sutarman menyatakan Suhardi akan digantikan >>> oleh Kepala Sekolah dan Staf Pimpinan Irjen Budi Waseso. Sutarman juga >>> meminta Suhardi untuk mempersiapkan seluruh proses pergantian jabatan >>> sehingga tugas Bareskrim Polri dapat berjalan lancar. >>> >>> Perintah Sutarman tersebut langsung ditanggapi Suhardi keesokan paginya, >>> 16 Januari 2015. Ia mengumpulkan semua petinggi dan anggota Bareskrim di >>> kantornya. >>> >>> Dalam kesempatan tersebut, Suhardi sudah menyampaikan informasi ihwal >>> dirinya yang akan digantikan oleh Budi Waseso. Suhardi juga menyempatkan >>> diri untuk berpamitan dan mengambil seluruh dokumen serta barang pribadi >>> dari kantor Bareskrim. >>> >>> “Jadi tak ada itu pembersihan dan pencopotan,” ujar Ronnie. >>> >>> Ronnie juga membantah adanya pengkubuan antara orang-orang kepercayaan >>> Sutarman dan calon Kapolri Komjen Budi Gunawan. Ia menilai semua anggota >>> kepolisian sama. Promosi dan mutasi semata-mata untuk kepentingan >>> organisasi dan regenerasi. >>> >>> Sebelumnya, ramai diberitakan bahwa mutasi terhadap Suhardi merupakan >>> efek dari penetapan Budi Gunawan sebagai tersangka dalam kasus rekening >>> mencurigakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. >>> >>> Suhardi dituding sebagai pengkhianat dengan dugaan membocorkan data baru >>> soal laporan keuangan Budi Gunawan, mantan ajudan Megawati Soekarnoputri. >>> Suhardi dikenal sebagai sosok yang dekat dengan KPK serta Pusat Pelaporan >>> dan Analisis Transaksi Keuangan. >>> >>> Budi Waseso sendiri, meski belum dilantik, sudah mengumbar janji dan >>> ancaman akan melakukan pembersihan di internal Polri dari pengkhianat. Ia >>> juga berjanji akan berjuang hingga tetes darah penghabisan untuk menjaga >>> wibaba kepolisian. >>> *** >>> >>> Di sampiang Komisaris Jenderal Suhardi Alius (Akpol 1985) ado surang >>> lai (junior baliau : *Boy Rafli Amar* gelar *Datuak Rangkayo Basa*, >>> Akpol 1988) nan kini babintang duo jadi Kapolda di provinsi Banten, >>> tamasuak urang awak di jajaran kapolisan tu nan sabana boneh dalam skala >>> nasional. >>> >>> Jadi, kalau ado *issue* nan mangatokan angku Suhardi Alius sabana cocok >>> mamimpin DIM (d/h provinsi Sumatra Barat) periode pasca Irwan "PKS" >>> Prayitno 2015-2020, ambo raso rang rantau basarato rang ranah tantu satuju >>> sajo. >>> >>> Kalau ("DI) Bali sukses dipimpin Irjen Pol (purn) I Made Mangku Pastika >>> sampai duo periode (2008-2013 & 2013-2018) >>> >>> Ba a gakti, MakNgah? >>> >>> E eh, mukasuik ambo, ba a gakti Pak MN? >>> >>> >>> Salam......................................., >>> >>> *mm**** >>> >>> (alah baliak ka Bekasi) >>> >>> -- >>> . >>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >>> =========================================================== >>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >>> * DILARANG: >>> 1. Email besar dari 200KB; >>> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >>> 3. Email One Liner. >>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >>> mengirimkan biodata! >>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >>> mengganti subjeknya. >>> =========================================================== >>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan >>> di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ >>> --- >>> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >>> Grup. >>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >>> kirim email ke [email protected]. >>> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >>> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> >> -- >> . >> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat >> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ >> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. >> =========================================================== >> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: >> * DILARANG: >> 1. Email besar dari 200KB; >> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; >> 3. Email One Liner. >> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta >> mengirimkan biodata! >> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting >> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply >> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & >> mengganti subjeknya. >> =========================================================== >> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: >> http://groups.google.com/group/RantauNet/ >> --- >> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google >> Grup. >> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, >> kirim email ke [email protected]. >> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. >> > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
