Para tetua dan Sanak dipalanta n.a.h Mungkin perlu dijadikan bahan bagi pemuka masyarakat Minang apakah langkah DPRD Jember ini perlu jadi pemikiran.
Alasan utama bagi DPRD Jember, di Jember sudah mewabah dikalangan apelajar dan mahasiwa HIV/AID Mungkin perlu ahli penyakit kulit dan kelamin, Ahli sexology, Ahli perkawinan , yang beragama islam dari Minang Nampaknya orang DPRD Jember lebih progresiv dari DPRD Ranah. Lihat lampiran Wass, Maturidi (L/76), Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
