Berarti berita yg ambo porwaik indak akurat jadinyo, minta maaf ambo kalau
baitu.

Sajak BreadTalk ado di Jakarta ditambah berita simpang siua ttg
kehalalannyo, ambo putuskan untuk indak akan pernah mambali dan mamakannyo,
untuak manjago, sasuai jo parintah agamo. Apo - apo yg maragukan,
ditinggalkan.

Wassalam
Ronald - Depok
On Feb 7, 2015 12:30 PM, "tasrilmoeis" <[email protected]> wrote:

> Dapek konfirmasi dari Ustadz Luthfi Hakim MA. SH  wakil sekretaris MUI
> bahwa berita itu indak batua, tahun 2015 Pak Din Syamsudin sebagai ketua
>  MUI dan pejabat di lppom mui yang disebutkan lah lamo indak bertugas lagi
> di lppom mui.
>
> Dan dari penelusuran nan ambo lakukan berita ko ternyata dituka tanggal
> dan tahun no. Aslino tanggal 8 Maret 2005 ado dibawah ko.
>
> http://tempo.co.id/hg/nasional/2005/03/08/brk,20050308-44,id.html
>
> Wassalam
> Tan Ameh
>
>
>
>
> Sent from my Samsung device
>
>
> -------- Original message --------
> From: Akmal Nasery Basral <[email protected]>
> Date: 02/07/2015 7:28 AM (GMT+07:00)
> To: [email protected]
> Subject: Re: [R@ntau-Net] BreadTalk, HokBen, dan...
>
> Ada baiknya dikonfirmasi dulu ke MUI (mungkin uda Aslim bisa bantu melalui
> uni Fahira Idris, yang kalau tidak salah di salah satu komisi MUI juga).
>
> Pepperoni secara etimologi berasal dari kata "pepper". Bahwa di AS daging
> pepperoni pizza adalah campuran babi dan sapi, belum tentu juga pepperoni
> di Indonesia seperti itu.
>
> Untuk menghindari syubhat, bagi keluarga besar RN khususnya apalagi
> penyuka pizza, memang lebih baik menghindari dulu. Tetapi menyebarluaskan
> info bahwa Pepperoni pizza di Papa Ron's PASTI mengandung babi, bisa
> berbahaya pula, nanti jatuhnya bisa menyebarkan fitnah jika tanpa bukti
> yang bisa diverifikasi.
>
> Allahu a'lam.
>
> ANB
>
>
> Pada 7 Februari 2015 02.02, Sjamsir Sjarif <[email protected]>
> menulis:
>
>> Melihat redaksi kalimat dalam pengumuman MUI itu yang diberi Sertifikat
>> adalah Nama "Perusahaannya" seperti antara lain-lain kedua perusahaan
>> witalaba piza itu, bukan nama Makanannya yang bervariasi itu. Kalau mereka
>> menjual Pepperoni Piza yang Haram itu sudah terlingkup terselimut saja
>> dalam Kehalalan Nama Persahaan itu.
>>
>> MUI harus mempertanggung jawabkan dosa fatwanya kepada Allah
>> Subhanahuata'ala..
>>
>> -- Sjamsir Sjarif.
>>
>> "Dalam jumpa pers tersebut, diumumkan juga tujuh waralaba yang telah
>> memperoleh sertifikat halal, yaitu Paparon’s Pizza, Pizza Hut, Wendy’s,
>> Texas Fried Chicken, Kentucky Fried Chicken, Dunkin Donut’s, dan Mc Donald."
>>
>>
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
>> lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>>   1. Email besar dari 200KB;
>>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>   3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Google Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke