Kmda. Desni Silvia Iko satu lagi kisah seorang perempuan MinangKabau yang ikut berperan langsung (dari nagari Manggopoh kab. Agam). Informasi di bawah ini dicopas dari http://nagari.or.id/?moda=palanta&no=114
Almarhumah semasa hidupnya menjadi komandan REGU militer (organisasi paling rendah/langsung berhadapan dengan musuh,..... di dalam hirargi militer bersenjata) yang membawahi anggota sebanyak 10 orang laki laki. Tidak peduli laki perempuan Semua penduduk ingin berkorban Karena terpanggil oleh keyakinan Rasa senagari dalam persatuan Patut dicatat dalam sejarah Ibu muda bernama SAWIYAH Ikut bertempur tanpa diupah Menyandang bedil terlihat gagah Mekipun penduduk desa terpencil Sawiyah berperang menggunakan bedil Meninggalkan bayi yang masih kecil Karena nagari telah memanggil Nb. Kmda. Desni Silvia dapat membaca kisahnya dalam buku syair yang berjudul: "Kalah di Ujung Bedil, menang dengan Silat" . Buku tsb. bersama dengan buku "45 Kisah PRRI di Ranah Bunda, Tuah Sekata, Celaka Bersilang edisi ke 2" dalam jumlah terbatas juga tersedia di Pusat Studi Kebudayaan dan Ekonomi Universitas Negeri Padang atau dipesan langsung kepada admin www.nagari.or.id (untuk dicetakkan sesuai dengan jumlah yang dipesan !) Salamat L'histoire se repete, kata orang Prancis Historia vero testis temporum = sejarah adalah saksi zaman Lux veritatis = sinar kebenaran Vita memoriae = kenangan hidup Magistra vitae = guru kehidupan Nuntia vetustatis = pesan dari masa silam Marcus Tullius Cicero (106 – 43 SM) Pada tanggal 14/02/15, Abraham Ilyas <[email protected]> menulis: > Pertanyaan: > Apakah ada keterlibatan Organisasi dalam masa pergolakan, terutama > organisasai perempuan islam Aisyiyah, seperti apa bentuk dari gerakan > organisasi, dalam menghadapi kehidupan perempuan yang memprihatinkan > pada masa itu, > > Jawab: > > Kalau peranan perempuan saat bergolak di pihak PRRI sangat > besar,...ini contohnya ! > dari nagari : Tanjuang Sungayang (nagari Tanah Data) dicopas > http://nagari.or.id/?moda=palanta&no=117 > > Ini bukan cerita bohong > Perang dibiayai bergotong royong > Setiap orang ikut menyokong > Walau sumbangan ubi sepotong > > GMW atau Gerakan Massa Wanita > Organisasi PEREMPUAN ikut serta > Meminta masyarakat berinfak harta > Demi perjuangan membela negara > > Upiak Sayang dan ande Mokah > Tiada jemu, tanpa lelah > Menyuruh petugas ke rumah rumah > Mengumpulkan iuran ataupun sedekah > > Iuran perang anak nagari > Sebagai bukti kesadaran diri > Ketika menjaga ibu pertiwi > Saat negara mengalami revolusi > > --------------------- > > di nagari Kinari (kab. Solok) http://nagari.or.id/?moda=palanta&no=125 > > Dapur Umum > > Hasil musyawarah dengan kesepakatan > Tiada seorang yang berkeberatan > Setiap rumah menyumbang makanan > Waktunya diatur secara giliran > > Bukan pengemis peminta-minta > Tegak menunggu di depan tangga > Para PEREMPUAN tenaga sukarela > Mereka bertugas lillahi ta-ala > > Ibarat bunga kembang sekuntum > Para perempuan di DAPUR UMUM > Ikhlas bekerja dengan senyum > Mengatur jatah pembagian ransum > > Nasi bungkus pagi dan sore > Untuk pasukan anggota T.P. > Berisi lauk seiris tempe > Terkadang disertai sepotong kue > > Walau menu selalu berganti > Tempe goreng sangat disenangi > Sumbernya mudah bisa dicari > Banyak dijual di pasar Kinari > > ..... silakan nanda tanyakan pada orang tua tua usia > 70 tahun dari > nagari lainnya pasti banyak yang bisa ditulis untuk bahan skripsi ! > > Salam > > Abraham Ilyas < 70 tahun > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
