Baik juga kita lihat rencana dan perkembangan jalan-jalan di Agam. -- Makngah
Pemkab Agam Upayakan Jalan Strategis Naik Status padangmedia.com , Kamis, 15 Agustus 2013 22:20 wib AGAM-Pemerintah Kabupaten Agam berupaya menaikan status sejumlah jalan strategis menjadi jalan Propinsi. Berbagai upaya sudah dilakukan, namun sampai saat ini hal tersebut belum dikabulkan pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Setidaknya ada beberapa jalan yang sangat perlu dinaikkan statusnya menjadi jalan provinsi. Sebab, jika hal itu dilakukan tentu akan membantu pergerakan perekonomian masyarakat. Adapun jalan stragis kabupaten yang perlu dinaikkan statusnya menjadi jalan strategis provinsi antara lain, Matur –Sitingkai, Palembayan- Padang Koto Gadang- Matur, Malalak - Hulu Banda. Keberadaan jalan ini sangat ideal apabila berstatus jalan strategis provinsi. Sementara jalan yang berstatus strategis provinsi yang berada di Kabupaten Agam yang masih perlu peningkatan adalah, Baso- Tanah Datar, Koto Baru- Simpang Bukik- Simpang Caduang, Simpang Angge- Pua Gadih- Koto Tinggi Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Panta- Batas kota Bukittingi. Bupati Agam Indra Catri didampingi kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Agam Yunaldi di Lubuk Basung mengatakan, pihaknya sudah mengajukan jalan yang sangat potensial tersebut untuk dinaikkan statusnya menjadi jalan strategis provinsi sejak 2006. Namun hal itu tentunya diputuskan oleh pemerintah tingkat satu. Dikatakannya, panjangnya jalur tersebut lebih kurang 54 kilo meter. Jalur ini sangat statergis. Karena masih bertatus jalan strategis kabupaten tidak semua kendaraan bisa melewatinya. Contohnya, truk dengan tonase tinggi tidak boleh lewat. Apalagi sebagian jalan kondisinya tidak baik. “ Pada jalan status Kabupaten Tonase kendaraan truk maksimal 6 ton, dan lebar jalan paling besar hanya 3,5 meter. Sementara jika jalan bersatus provinsi ketentuannya berbeda, semua kendaraan bisa lewat, kendaraan besar maksimal bermutaan 18 ton. Selain itu jalan juga memiliki lebar 4,5 hingga 6 meter. Yang paling penting jarak Agam menuju Bukittinggi lebih dekat,” katanya. Apabila jalur Palembayan-Padang Koto Gadang-Matur berstatus jalan strategis provinsi truk bermuatan besar. Bus dari Pasaman tidak perlu lagi melewati kelok 44, menuju Kota Bukittingi. Perekonomian akan semakin bergerak. Jalan ini bisa menjadi jalur tarsnportasi perekonomian. Sementara jalan di kelok 44 khusus jalur wisata.(wan) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
