Posted on March 25, 2015
<http://swa.co.id/business-strategy/yulnofrin-napilus-berambisi-jadikan-sumatera-barat-menjadi-magnet-wisata>
 by Fardil Khalidi <http://swa.co.id/author/fardil>

Ada yang menarik dari upaya Yulnofrins Napilus dalam memajukan wisata
Sumatera Barat. Yakni dengan mengemasnya seelegan mungkin melalui karya
fotografinya, yang dihimpun dalam sebuah website bernama
www.west-sumatera.com. Ia berharap melalui jepretan yang menggambarkan
eksotisme panorama alam Sumatera Barat (Sum-Bar), baik itu landscape,
bukit, gunung, lembah, ngarai, danau, sungai, pantai, pulau, ombak dan
hutan tropis, mampu menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun asing
untuk berkunjung ke Tanah Minang tersebut.
[image: Nofrins dg background Danau Maninjau-2000px]
<http://swa.co.id/wp-content/uploads/2015/03/Nofrins-dg-background-Danau-Maninjau-2000px.jpg>

Yulnofrins Napilus, Penggagas www.west-sumatera.com

Tidak hanya objek wisata fisik saja, Nofrins, begitu ia biasa disapa, juga
menyajikan kemolekan budaya lokal yang begitu kental, yang dibalut dalam
kerajian, tradisi, dan kesenian daerah.

Noffrins mengaku, awalnya karena ‘gatel’ melihat potensi objek – objek
wisata luar biasa di Sumatera Barat, namun belum sampai pada titik
ekspektasi dimana belum banyak objek wisata sekaliber Danau Singkarak, dan
Lembah Anai jika dibandingkan Bali dan Raja Ampat masih sangat tertinggal
dari segi daya tarik wisatanya.

“Potensi pariwisata Sumatera Barat sebenarnya sangat menjanjikan, tapi
sayang semua itu belum tergarap dan terfasilitasi dengan baik sehingga
belum bisa sepopuler tempat wisata tersebut,” tutur Noffrin kepada SWA
Online.

Oleh karena itu, Noffrins berinisiatif memanfaatkan keahliannya dalam
bidang fotografi guna mendongkrak image Sumatera Barat sebagai destinasi
pariwisata yang sangat menjanjikan untuk dikunjungi. Dengan membentuk
www.west-sumatera.com pada tahun 2005, Noffrins tidak hanya ingin
membuktikan bahwa wisata Sumatera Barat itu kaya dan bervariasi, namun juga
sebagai wadah untuk mengembangkan kemampuan fotografi anak – anak lokal
Sumatera Barat. Bahkan saran positif sudah diterimanya dari para perantau
agar terus dikembangkan.
[image: Yulnofrins Napilus, Penggagas www.west-sumatera.com]
<http://swa.co.id/wp-content/uploads/2015/03/Nofrins-dg-background-Danau-Diatas-Alahan-Panjang-2000px.jpg>

Yulnofrins Napilus, Penggagas www.west-sumatera.com

“Awalnya asal bikin aja sekadar buat dokumentasi. Tapi dalm waktu 6 bulan
sudah kena wanti – wanti oleh para perantau agar situs ini jangan sampai
mati. Menurut mereka situs ini bisa jadi obat pelepas *taragak* kami di
rantau terhadap kampung halaman,” ujar Noffrins sembari memberi tahu arti
taragak yang artinya kangen.

Tidak hanya menampilkan foto panorama Sumatera Barat saja, Nofrins melalui
websitenya juga mengajak warga setempat untuk mensukseskan kampanya *’4
Rancak 5 Lamak Bana – 4R5LB*” sebagai bentuk keseriusan warga lokal unutk
menyambut para tamu. Adapun ajakan yang terkandung dalam kampanye
mengandung 5 aspek, yaitu *welcoming people* dimana warga setempat mesti
membiasakan diri menyambut tamu dengan ramah, *appreciation *yakni sebagai
bentuk menghargai atas tindakan temu walau sekecil apapun, *apologize *yang
bermakna membiasakan menyampaikan maaf atas suatu kesalahan sekecil apapun,
*calculating *yaitu mesti mempertimbangkan aspek jangka panjang atas suatu
perbuatan sehingga bisa lebih berhati – hati, dan *keep smiling face* yaitu
murah senyum agar pelancong semakin betah dan nyaman berkunjung ke Sumatera
Barat.

Selain itu, upaya Nofrins dalam melakukan hal -hal yang berhubungan dengan
kemajuan pariwisata Sumatera Barat juga dilewatinya dengan penuh totalitas.
Alumnus ITB ini kerap terlibat dalam berbagai kegiatan kepariwisataan
seperti menjadi kordinator lomba foto Tour de Singkarak, kemajuan kota
Bukittinggi melalui Bukittinggi The City of Dahlia, ekspedisi geologi untuk
promosi pariwisata Danau Dua Muka Tarusan Kamang serta mengekspos objek
wisata dengan pendekatan kesenian dan budaya tradisional seperti pencak
silat, karapan sapi, dan rumah makan padang.

Dari situ Nofrins berharap banyak agar muncul setidaknya satu wisata dari
Sumatera Barat yang juga bisa mencirikhaskan Indonesia sebagai daya tarik
utama. Adapun beberapa tempat wisata potensial di Sumatera Barat antara
lain Kepulauan Mentawai, Air Terjun Tansi Tampek, Kawasan Wisata Mendeh,
Danau Maninjau, Pulau Sikuai, dan Istana Pagaruyung di Tanah Datar. Di
samping yang disebutkan, masih ada lagi sejumlah wisata yang masih dalam
tahap pengembangan.
http://swa.co.id/business-strategy/yulnofrin-napilus-berambisi-jadikan-sumatera-barat-menjadi-magnet-wisata
-- -- -- --



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo38th+/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

*https://www.facebook.com/nofend <https://www.facebook.com/nofend>*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke