Ooi Rang Kampuang, Sanak Sudaro di Ranah, Niniak Mamak nan baduluan salangkah, batinggian satingkek nan ado di LKAAM..., barantilah mambari "gala kehormatan" ka sia sajo nan indak ado "ujuang pangkanyo" jo suku bangsa Minangkabau. Kalau gala nan dibarikan bake urang lua (sarupo SBY deksari :) hanyo untuak maagak lantun, atau untuak maangkek talua, labiah rancak gala kahormatan tu dibarikan ka siamang di Kabun Binatang Bukiktinggi, nan pasti satalah dibari gala Datuak wanyo indak kamangecek macam-macam bagai doh ka urang lain. Latiah den (*capek deh*).....!
Salam......................., *mm**** Lk-2; 60 th; Bks asa : Agam suku : Koto Datuak Tumangguang gala : Rangkayo Kaciak *.LAMPIRAN PARTAMO:* HBA Anggap Gelar Adat Minang Tidak Terlalu Berguna *Fadlan Maarif : * Fadlan Maarifon Selasa, 07 April 2015 04:36 WIB [image: Google] <https://plus.google.com/share?url=http://berita3jambi.com/baca/9987/HBA-Anggap-Gelar-Adat-Minang-Tidak-Terlalu-Berguna.html> [image: HBA Anggap Gelar Adat Minang Tidak Terlalu Berguna] JAMBI - Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, setelah menerima pemberian gelar adat Minangkabau oleh Kerajaan Pagaruyung di Istana Silinduang Bulan, Sumbar, Sabtu (21/03/2015) lalu, ia mengucapkan akan menggunakan gelar adat tersebut dengan sebaik - baiknya. HBA mengetahui banyaknya pertentangan atas pemberian gelar adat Minangkabau tersebut, terutama dari sesepuh atau niniak mamak Minang yang ada di Provinsi Jambi. "Saya akui pemberian gelar itu memang ada yang berbeda pendapat di Jambi. Yang jelas saya tidak mau mengomentari hal itu. Kalau memang mereka mau mengambil gelar itu ya silahkan saja," kata HBA dihadapan awak media, usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa di DPRD Provinsi Jambi, Senin (6/4/2015) siang. Ketika ditanya apakah betul ia tidak berani menggunakan gelar itu ? HBA selanjutnya berujar, *"Saya menggunakan gelar itu untuk apa, tidak ada guna juga gelar adat Minang itu. Itukan hanya suatu penghargaan bagi saya*, setau saya semua itu sudah melalui prosedur. Namun di Jambi banyak yang protes, ya silahkan sajalah, saya tidak mau berkomentar," tutupnya seraya menyelesaikan sesi wawancara. *.LAMPIRAN KADUO:* HBA Diberi Gelar Adat, Tokoh Minang di Jambi: Soal Pilihan Gubernur Terserah Saja 3 hours ago 29 Viewed @masurai <http://masurai.com/author/masurai/> 0 respond <http://masurai.com/hba-diberi-gelar-adat-tokoh-minang-di-jambi-soal-pilihan-gubernur-terserah-saja/#respond> [image: Gubernur Jambi Hasan Basri Agus dan Istri Yusniana saat menerima penganugerahan gelar adat dari Istana Pagaruyung, Minangkabau, Sumatera Barat/net] Gubernur Jambi Hasan Basri Agus dan Istri Yusniana saat menerima penganugerahan gelar adat dari Istana Pagaruyung, Minangkabau, Sumatera Barat/net *Masurai.com, Berita Jambi* – Meski Gubernur Jambi Hasan Basri Agus menerima anugerah gelar adat dari pewaris Pagaruyung, Minangkabau, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu, namun warga Minang di Rantau (Jambi) diharapkan tidak terpengaruh dengan pemberian gelar itu dalam suksesi Pemilihan Gubernur Jambi, Desember mendatang. *Baca: Gubernur HBA Akan Bergelar Sangsako dari Pagaruyung* <http://masurai.com/gubernur-hba-akan-bergelar-sangsako-dari-pagaruyung/> Menurut salah seorang tokoh Minang di Jambi, DR Filius Chandra, pemberian gelar adat Minangkabau dari pewaris Pagaruyung kepada Hasan Basri Agus (HBA) semata-mata hanya gelar biasa. Dan tidak ada muatan apa pun di dalamnya. *Klik: Ini Alasan HBA Dianugerahi Gelar Adat oleh Pewaris Pagaruyung* <http://masurai.com/ini-alasan-hba-dianugerahi-gelar-adat-oleh-pewaris-pagaruyung/> Gelar tersebut, kata dia, diberikan berdasarkan pada beberapa pertimbangan dari beberapa tokoh adat Minangkabau yang berada di Provinsi Jambi. “Gelar adat tersebut sah dan berdasarkan pertimbangan yang sah pula. Jadi gelar adat yang diberikan tersebut bukan hanya sekedar diberikan secara asal saja,” sebut Filius, Jumat 10 April 2015, melalui ponsel. *Baca: Wuis, HBA Dapat Gelar Adat Lagi dari Masyarakat Kerinci* <http://masurai.com/hba-dapat-gelar-adat-lagi-dari-masyarakat-kerinci/> Filius menegaskan kepada seluruh masyarakat Minang yang berada di Provinsi Jambi, agar lebih objektif dalam menilai sesuatu dan jangan mengkait-kaitkan persoalan itu dengan suasana politik yang tengah hangat di Jambi. “Masyarakat Minang harus bisa berpikir positif dan jangan termakan oleh isu yang berkembang. Masyarakat Minang harus tetap bersatu. Terserah mereka mau memilih siapa nantinya,” ujarnya lagi. Dalam percakapan warga sehari-hari saat ini, khususnya dalam masyarakat Minang, masih hangat topik soal pemberian gelar adat dari pewaris Pagaruyung kepada Hasan Basri Agus. Menurut sebagian mereka, pemberian adat kepada HBA sarat bermuatan politik oleh berbagai pihak yang ada di Jambi. Bahkan ada yang mengkait-kaitkan pemberian gelar adat itu sebagai upaya Hasan Basri Agus merangkul masyarakat Minang di Jambi yang jumlah mata pilihnya cukup banyak. *Klik: HBA Diberi Gelar Adat, Pemprov Jambi Rogoh Kocek Miliaran* <http://masurai.com/waw-hba-dapat-gelar-adat-pemprov-rogoh-kocek-miliaran/> Dikatakan, Filius, yang juga seorang dosen, munculnya percakapan kontroversi di beberapa kalangan terhadap soal-soal tertentu itu adalah hal yang wajar. Apalagi saat ini tengah menuju suasana pemilihan gubernur. “Pemberian gelar tersebut sama sekali tidak mengada-ngada. Gelar yang diberikan kepada HBA (Gubernur Jambi, red) itu sah dan tidak mengada-ngada. Terserah media kalau mau beranggapan apa,” cetusnya.*(Raf)* -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
