Pak Azmi Dt Bagindo dkk,      Dalam Pertemuan di rumah ambo hari Sabtu tgl 18 
April yl memang telah disepakati mambaokan konsep DIM ko ka sebuah Kongres 
Minangkabau di Padang satalah konsep nan ado kini dibaokan dulu ka kawan2 sanak 
awak nan kini jadi anggota DPR dan DPD RI dalam waktu singkek ko, untuk 
dipakayo dan disempurnakan. Sdr Fadli Zon dan Irman Gusman lah maambiak 
inisiatif untuak maadokan pertemuan tu di rumah salah satu dari mereka, nan 
kabatulan basubalahan pulo. Konsep nan lah diperkaya oleh kawan2 dari DPR/DPD 
ko lah nanti nan ka dibaokan ka Kongres Minangkabau di Padang tu nan diharokkan 
akan dihadiri oleh wakil2 dari berbagai ormas/orsospol dan lembaga2 tradisional 
nan ado di Ranah dan di rantau.     Jadi bana kecek Pak Dt tu. Dari kini 
marilah kito saliang karajo-samo untuk tujuan mulia tu, yaitu terwujudnyo DIM 
tu sebagai sarana khusus bagi terwujudnyo filosofi dan nilai budaya ABS-SBK tu 
di ranah dan di rantau bagi masyarakat Minang.     Ambo bisuak salamo 10 hari 
ka jalan2 sabanta dulu ka Eropah, khususnya Spanyol, Bulando dan Parancih. 
Tolong jo doa yo. Salam, MN, 20/04/15 


     On Monday, April 20, 2015 8:09 PM, 'azmi abu kasim azmi abu kasim' via 
RantauNet <[email protected]> wrote:
   

 Angku2/Bapak2/Ibu2 Dunsanak di PalantaNanambo hormati Assalamualaikumw.w. 
Kelihatannyapara pemerkasa DIM sangat yakin sekali bahwa niat lai kata capai, 
sehingga permohonanDIM ini sudah akan diajukan kepada pemerintahan pusat tanpa 
melalui musyawarahterlebih dahulu dg masyarakat Minangkabau, sesuai dengan 
aturan adat yangberlaku di Minangkabau.  Padahal  pangalaman sebelumnya dapek 
kita jadikan guru,maliek tuah kenan manang, maliek, cilako ken nan kalah, Alm. 
Wisran Hadi  pernah mangatokan jangan manjado-jagokanHarimau lalok. 
Menurutaturan adat Minangkabau yang asli, membuek aturan yang menyangkut 
masyarakatadat Minangkabau harus  membosek daribawah bukan titiak dari ateh, 
apa lagi melebur, Minangkabau sebagai wilayahadat yang seluruh masyarakatnya 
ber agama Islam, dilebur menjadi Provinsi SumateraBarat yang masyarakatnya 
adalah lintas agama, budaya, dan etnis.   dalamaturan adat disebutkan;Kemanakan 
barajo ka mamak,mamak barajo ka pangulu, pangulu barajo kamungfakat, mungpakat 
menurut aluapatuik, alua patuik barajo ka nan bana, nan bana barajo ka hukum 
syara’, hukumsyara’ barajo ka kitab Al Quran dan Hadis, dan dalam Al Quran 
disebutkan, “ Yangbenar datang dari Allah ( Q.S. 2 ayat 147) Jikabicara 
Minangkabau, berarti kita bicara tentang Luak dan Rantau. bicara Luakdan 
Rantau, Luak ba Pangulu, Rantau ba Rajo, nan warihnyo  jawek-bajawek dan 
sakonyo turun temurun,sampai sekarang kini nangko. Pertanyaannyo,apakah 
pendapat pangulu di Luak dan rajo di rantau sudah dimintak, bagaimanapendapat 
mereka?Amboberkeyakinan bahwa pandapek nan ado sekarang hanylah baru, 
pandapekpribadi-pribadi dari para penggagas, belumlah mewakili pendapek 
dariinstitusi-institusi yang ada di Sumatera Barat atau di Minangkabau. 
Jadisebaiknyo hal ini di pertimbangkanlah terlebih dahulu sebelum di ajukan, 
jangansampai nanti minyak abih samba tak lamak, pitih abih utang tak lansai. 
Sekarangdiajukan, jangan-jangan nanti ada pula  yang mengajukan 
penolakan.Sakitusajo dulu dari ambo, mohon maaf bila ado nan kurang berkenan, 
dan terima kasihatas segala perhatian. Wassalam, AzmiDt.BagindoSekumLAKM Jkt  
-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
 1. Email besar dari 200KB;
 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
 3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.


  

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke