Polisi Australia (AFP) tidak mau repot mengurusi kelompok itu, apalagi karena di negeri mereka tidak berlaku eksekusi mati. Jadi biar polisi Indonesia saja yang repot bekerja, mereka suplai data.
Kalau ditelisik lagi, info dari AFP itu sebenarnya berasal dari ayah Scott Rush juga yang kelihatannya sudah tahu kiprah anaknya. Cuma dia tidak menyangka bahwa info yang dia berikan kepada AFP itu justru diteruskan lembaga itu kepada polisi Indonesia (di Bali) sehingga Rush, Lawrence dkk ditangkap dan mereka menyebut Andrew Chan sebagai "godfather" kelompok yang kelak dikenal sebagai Bali Nine ini. Harian The Age (2005) pernah menulis ihwal ini dengan agak detil. Allahu a'lam, ANB Pada 29 April 2015 17.35, Zorion Anas <[email protected]> menulis: > > Anehhh > > > http://www.cnnindonesia.com/internasional/20150429144954-113-50070/duo-bali-nine-dieksekusi-polisi-australia-disalahkan/ > -- > Zorion Anas > (+62)085811292236 > [email protected], [email protected] > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
