Sdr Darwin Darwis yth, Dengan DIM yang selalu perlu kita ingat ialah bahwa
DIM adalah tetap bahagian yang integral dari NKRI. Kekhasan dan keistimewaannya
adalah bahwa di samping ketentuan undang2 yang ada yang berlaku di NKRI juga
dimasukkan pertimbangan ABS-SBK ke dalamnya, sehingga tidak ada di DIM yang
bertentangan dengan adat dan syarak.Untuk hal2 yang berkaitan dengan non-muslim
yang berdomisili di DIM, seperti orang Cina, Mentawai, Batak, dsb, yang
non-muslim, yang dipakaikan kepada mereka adalah ketentuan per-uandang2an yang
berlaku di NKRI. Jadi mereka tetap adalah warga Negara NKRI yang berdomisili di
DIM. Itu pandapek ambo. MN.
On Monday, June 8, 2015 11:27 PM, Facebook
<[email protected]> wrote:
Facebook@media and (max-width:480px){#yiv8949006782 * .filtered99999
.yiv8949006782ib_t{min-width:100% !important;}#yiv8949006782 * .filtered99999
.yiv8949006782ib_row{display:block;}#yiv8949006782 * .filtered99999
.yiv8949006782ib_ext{display:block;padding:10px 0 5px 0;vertical-align:top
!important;width:100% !important;}#yiv8949006782 * .filtered99999
.yiv8949006782ib_img, #yiv8949006782 * .filtered99999
.yiv8949006782ib_mid{vertical-align:top !important;}#yiv8949006782 *
.filtered99999
.yiv8949006782mb_blk{display:block;padding-bottom:10px;width:100%
!important;}#yiv8949006782 * .filtered99999
.yiv8949006782mb_hide{display:none;}#yiv8949006782 * .filtered99999
.yiv8949006782mb_inl{display:inline;}}
|
| |
| Kiriman Darwin Darwis di DAERAH ISTIMEWA MINANGKABAU memerlukan
persetujuan: "Babincang bincang,,...". Darwin Darwis 8 Juni pukul 23:27
Babincang bincang,, HUKUM DIM,,? Khusus hukum bagi non islam Perlu dibawa dalam
seminar,,? Pemerintahan DIM nanti perlu pikirkan dari kini hukum yg akan
diberlakukan, apakah mutlak sesuai Syareah termasuk HPT dan Tanah Hulayat,?
Agar tidak terjadi gejolak dirikan DIM yang lebih penting lagi Hukum yg akan
diberlakukan kepada non Islam, pendapat saya sesuaikan saja dengan agama
mereka, Saya rasa perlu dibawa dalam seminar DIM untuk dibahas lalu
disosialisasikan, agar mereka Nyaman, maaf sekedar bapandapek, |
| |
| |
| | | Facebook |
| |
| |
| |
| |
| Kiriman Darwin Darwis di DAERAH ISTIMEWA MINANGKABAU memerlukan persetujuan:
"Babincang bincang,,...". |
| |
|
|
| | |
| Darwin Darwis |
| 8 Juni pukul 23:27 |
|
| |
| Babincang bincang,,
HUKUM DIM,,?
Khusus hukum bagi non islam
Perlu dibawa dalam seminar,,?
Pemerintahan DIM nanti perlu pikirkan dari kini hukum yg akan diberlakukan,
apakah mutlak sesuai Syareah termasuk HPT dan Tanah Hulayat,?
Agar tidak terjadi gejolak dirikan DIM yang lebih penting lagi Hukum yg akan
diberlakukan kepada non Islam, pendapat saya sesuaikan saja dengan agama
mereka,
Saya rasa perlu dibawa dalam seminar DIM untuk dibahas lalu disosialisasikan,
agar mereka Nyaman, maaf sekedar bapandapek, |
|
|
| |
| |
| |
| |
|
| Lihat Kiriman |
| |
| |
| |
| |
| |
| Pesan ini dikirim ke [email protected]. Jika Anda tidak ingin menerima
email ini lagi dari Facebook, berhenti berlangganan.
Facebook, Inc., Attention: Department 415, PO Box 10005, Palo Alto, CA 94303 |
| |
| |
|
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.