Assalamu'alaikum WW 
Pak dotor Rahyussalim & Buk Arina,
Pengobatan Alternatif ko kalo dipandang dari ilmu kedokteran baa statusnyo??
Wassalam
Nofiardi RM 41
...... 



Murah, Pengobatan Alternatif Kian Diminati  
Minggu, 30 Maret 2008  
Saat teknologi di bidang kedokteran semakin canggih, ternyata sebagian 
masyarakat masih mempercayakan pengobatannya kepada tabib atau lebih dikenal 
dengan pengobatan alternatif. Bukan hanya karena lebih murah, namun obat-obatan 
tradisional yang digunakan dipercaya lebih ampuh mengatasi penyakit apapun. 
Saat Padang Ekspres mencoba mengorek informasi dari sebagian masyarakat, 
yang secara serius mengikuti pengobatan alternatif banyak hal menarik. Sebut 
saja, pasien yang membawa bunga-bungaan, ayam, beras, atau buah jeruk nipis 
yang akan digunakan untuk pengobatan. Heri (34) misalnya, warga Tunggul Hitam 
ini mengaku, ingin berobat alternatif karena tak memiliki biaya cukup untuk 
pergi ke rumah sakit. Lagipula, pengobatan alternatif cukup mujarab dan setelah 
beberapa kali berobat, penyakit diabetesnya mulai menampakkan tanda-tanda 
kesembuhan. "Saya sudah berobat lima kali pada salah seorang tabib di kawasan 
Siteba. Hanya dengan membawa uang alakadarnya, saya diberi ramuan obat untuk 
diminum pada saat-saat tertentu. Hasilnya, kadar gula saya sudah mulai turun," 
ungkapnya. Dalam pengobatan yang diikutinya, Heri dipijit dan diberi sedikit 
doa-doa oleh sang tabib. Heri mengaku percaya, bahwa kesembuhan bisa saja 
terjadi, walapun hanya melalui pengobatan alternatif. "Yang penting kita 
percaya dan punya niat untuk sembuh," ujarnya.

Pasien sedang menjalani terapi di salah satu pengobatan alternatif di Kota 
Padang. 

Sama halnya dengan Efrida (48), wanita yang mengaku mengidap penyakit tekanan 
darah tinggi ini, tak pernah berobat ke rumah sakit. Ia justru rajin mendatangi 
pengobatan alternatif dan penyakitnya akhirnya sembuh. "Dulu saya melihat ayah 
saya tergolek lemah di rumah sakit karena tekanan darah tinggi. Penyembuhan 
secara medis membuat saya merinding. Slang-slang memenuhi tubuhnya, pokoknya 
mengerikan," kisahnya. Pengalaman ini lah yang membuat Efrida emoh berobat ke 
rumah sakit dan memilih pengobatan alternatif. "Sudah beberapa tabib saya 
datangi, dan Alhamdulillah hasilnya memuaskan. Hingga saat ini saya tetap sehat 
tanpa harus diet khusus untuk penderita tekanan darah tinggi," tuturnya.

Obatnya pun cukup mudah, hanya buah-buahan yang mudah didapat, serta ramuan 
tradisional khas tabib yang siap minum. "Sayapun lebih nyaman berkonsultasi 
dengan tabib ketimbang dokter," tambahnya. Sementara itu, seorang tabib yang 
mengaku bisa menyembuhkan segala macam penyakit bernama Ujang Haris atau HR 
Suardi mengaku, keahlian menyembuhkan penyakit ia miliki sejak lahir atau 
berupa "ilham" yang datang seseorang. Menurut Ujang, turunnya "ilham" terjadi 
sekitar tahun 1987, saat ia merantau ke daerah Kalimantan. "Disana saya 
mendapat bisikan agar membantu sesama. Namun saya berani mengaplikasikannya, 
tiga tahun sesudah itu dan saat bermukim di Kota pekanbaru," ujar pria asal 
Pariaman ini.

Ketika pertama kali membuka praktek di Simpang IV Tobo, Kecamatan V Koto 
Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman pasien pun mulai berdatangan. 
Kebanyakan mereka mengeluhkan karena mendapat gangguan dari makhluk halus atau 
diguna-guna. Ia mengobati pasien melalui operasi gaib. "Pasien harus membawa 
seorang anak SD kelas 2 atau kelas 3 dan pandai membaca Alquran. Melalui anak 
itu, inyik saya akan mengobati pasien," bebernya. Konkritnya, sang anak diberi 
kepercayaan untuk melihat penyakit apa yang diderita pasien. Menurut Ujang, 
anak kecil masih polos dan tahu hitam dan putihnya dunia. Selain itu, Ujang 
juga bisa mengobati pasien dengan cara terapi, pijat refleksi dan melalui 
zikir. "Yang penting kita meluruskan niat pasien untuk yakin akan kesembuhan. 
Baru pengobatan bisa berjalan lancar," imbuhnya. 

Ada yang menarik, Ujang ternyata bisa juga mengobati pasien secara jarak jauh. 
Misalnya, sang pasien berada di luar Kota atau luar Negeri sekalipun, Ujang 
tetap bisa mentransfer energi. Asalkan pasien memberikan alamat lengkapnya. 
"Pengobatan kan tidak harus bertatap muka," tandasnya. Soal biaya, Ujang tak 
mematok harga, karena bayaran langsung diberitahu oleh inyik Ujang, melalui 
anak SD yang dibawa pasien. "Nanti anak SD tersebut, memberi tahu biaya 
pengobatan, sekaligus obat yang harus diminum oleh pasien. Serta berapa kali 
sang pasien harus berobat hingga akhirnya dinyatakan sembuh," terangnya.

Lain halnya Emi, salah seorang tabib wanita, yang juga mampu menyembuhkan 
segala penyakit. Caranya, dengan melakukan rontgen manual kepada pasien, 
melalui telapak tangannya. Dilanjutkan dengan menentukan penyakit, dan 
memberikan obat-obatan tradisional yang terdiri dari rempah-rempah alami. "Kita 
coba mengobati siapa saja, karena semua penyakit pasti ada obatnya. Pasien 
saya, ada yang diberi terapi air, untuk menghilangkan penyakit, atau 
rempah-rempah khusus yang sudah saya ramu sendiri," tambahnya.

Eksistensi para tabib, patut diacungi jempol, karena kemampuan mereka ternyata 
bisa memberikan efek positif di bidang kesehatan, walau dalam beberapa hal, ada 
prinsip mendasar yang berbeda antara tabib dan dokter. "Tapi, jika pasien saya 
sudah mendapat obat dokter, saya selalu anjurkan agar mereka menghabiskan 
dahulu obatnya, baru kembali kepada saya untuk pengobatan seterusnya," 
ujarnya.(Rahmi amalia)
 
  

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Wajib mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, mohon dibaca & dipahami! Lihat di 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet.
- Tulis Nama, Umur & Lokasi anda pada setiap posting.
- Hapus footer & bagian tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yg berminat & kirim melalui jalur 
pribadi.
- Posting email besar dari >200KB akan dibanned, sampai yg bersangkutan minta 
maaf & menyampaikan komitmen mengikuti peraturan yang berlaku.
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]

Daftarkan email anda yg terdaftar pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk dpt melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke