Dari HarianHalauan kito baco: Gempa Bukittinggi dari Pergerakan Segmen Sianok <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/42026-gempa-bukittinggi-dari-pergerakan-segmen-sianok> [image: PDF] <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/42026-gempa-bukittinggi-dari-pergerakan-segmen-sianok?format=pdf> [image: Cetak] <http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/42026-gempa-bukittinggi-dari-pergerakan-segmen-sianok?tmpl=component&print=1&layout=default&page=> [image: Surel] <http://www.harianhaluan.com/index.php/component/mailto/?tmpl=component&link=cdd88ea0ef71bb796bdc8569bc848a4c699cb24b> Senin, 27 Juli 2015 02:17
*BUKITTINGGI, HALUAN —* Ketua Ahli Geologi Indonesia Provinsi Sumbar, Ade Edward menyebutkan gempa yang mengguncang Kota Bukittinggi dan sekitarnya, Sabtu malam itu merupakan gempa yang dipicu oleh bergeraknya segmen Sianok. Gempa tersebut berkekuatan 4.0 *Skala Richter* (SR) berlokasi di 0.35 LS - 100.43 BT dengan kedalaman 10 kilometer (km) dan berpusat di delapan km sebelah tenggara Bukittinggi. Tak lama berselang, gempa susulan dengan kekuatan 3.0 SR kembali mengguncang daerah Padang Panjang dan sekitarnya. Gempa tersebut berlokasi di 0.38 LS - 100.44 BT dengan kedalaman 10 km dan berpusat 10 km sebelah Timur Laut Padang Panjang. Dijelaskan Ade Edward, gempa yang berturut-turut tersebut merupakan zona patahan besar yang menyambung. Dikatakannya, karena menyambung itulah sehingga dapat diperkirakan ke mana arah gempa tersebut berjalan. Hanya saja, para peneliti tidak bisa memprediksi kapan waktu terjadinya gempa selanjutnya. Ade mengatakan, kedua gempa yang baru saja terjadi berada pada satu jalur dengan gempa yang pernah terjadi pada Maret 2007, yang dikenal dengan gempa Solok. Gempa delapan tahun silam, terjadi akibat dua segmen sekaligus, yaitu segmen sianok dan segmen sumani. Sehingga, gempa berkekuatan 6,4 SR tersebut mengguncang sepanjang, Solok - Padang Panjang - Bukittinggi - Palupuh (Agam) dan mengakibatkan kerusakan yang sangat besar. Menurut Ade, kawasan segmen sianok dan segmen sumani mempunyai keunikan, yaitu *overlapping* artinya ada bagian yang tumpang tindih. Segmen sianok sampai ke segmen sumani dimulai dari Palupuh - Bukittinggi - Padang Panjang - Batipuh (Tanah Datar) - Sumanik. Kemudian, ke selatannya, segmen sumani, dimulai dari Batipuh - Sumanik - Solok - Alahan Panjang - Gunung Talang. "Sehingga ada yang overlapping antara Batipuh dan Sumanik, ada dua patahan Sumatra. Satu di bagian barat Danau Singkarak, satu lagi bagian timur Danau Singkarak. Itu lah yang membentuk Danau Singkarak, ada overlapping," tutur Ade. Dikatakannya, Batipuh dan Sumanik merupakan daerah yang berisiko tinggi mengalami gempa. Periode ulang gempa merusaknya, yaitu lima hingga 10 tahun. "(Periodenya) singkat, karena banyak dilalui patahan-patahan," ujar dia. Sehingga, lanjut Ade, pemerintah daerah setempat harus lebih mengenali karakteristik daerahnya, mana yang beresiko tinggi bencana dan mana yang lebih aman. Selain itu, kata dia, bangunan-bangunan di daerah-daerah tersebut harus siap menghadapi gempa. *(h/rep)* -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
