Iko jawaban Pak Reza terkait poin 1 tuh :

REALISTIS, MULYADI PILIH MUNDUR
<http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/41995-realistis-mulyadi-pilih-mundur->[image:
PDF]
<http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/41995-realistis-mulyadi-pilih-mundur-?format=pdf>[image:
Cetak]
<http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/41995-realistis-mulyadi-pilih-mundur-?tmpl=component&print=1&layout=default&page=>[image:
Surel]
<http://www.harianhaluan.com/index.php/component/mailto/?tmpl=component&link=9b1fe2356fb435fbc938d9a3ddb533d3d0c79ecb>Sabtu,
25 Juli 2015 02:44

*POROS SINGAPURA BUBAR DI JAKARTA*

Konstalasi politik pada Pilgub Sumbar 2015 ini makin panas. Calon-calon
yang belum mendapatkan rekomendasi dari DPP partai pengusung, memilih
bertahan di Jakarta. Namun yang paling hot adalah kabar buyarnya langkah
Mulyadi-Fauzi Bahar untuk berpasangan pada Pilgub ini.

*PADANG, HALUAN — *Pu­saran politik jelang Pilkada serentak 9 Desember 2015
ini makin kencang, seiring masa pendaftaran calon yang semakin dekat.
Tarik-me­narik kandidat, akhirnya makin mengarah ke tiga pasang calon.
Siapa ter­singkir? Kabarnya nama anggota DPR RI, Ir Mulyadi memilih untuk
tidak melan­jutkan langkah, jika Pilgub nanti diikuti lebih dari dua pasang
calon.

“Saya coba realistis. Jika pertarungan pada Pilkada gubernur nanti lebih
dari dua pasang, saya pikir sulit untuk menghentikan domi­nasi pe­ta­hana.
Tapi kalo perkem­bangan memung­kinkan dua pasang dan saya ada disitu, saya
siap untuk berta­rung, ”kata Mulyadi saat dihubungi Haluan mela­lui
phonsell-nya, tadi malam.

Dengan demikian, kom­posisi poros Singapura yang sebelumnya menyandingkan
Mulyadi-Fauzi Bahar layu sebelum berkembang. Ka­bar­nya, deal baru
terbentuk antara Fauzi Bahar-Syamsu Rahim yang diperkirakan akan menjadi
kuda hitam dalam pertarungan merebut simpati rakyat ini.

“Belum ada kesepakatan antara Mulyadi dan Fauzi. Jadi, sangat naïf jika
disebut pasangan ini bubar karena memang belum bersatu. Karenanya, jika ada
kese­pakatan antara Fauzi Bahar-Syamsu Rahim, saya kira itu wajar dan tidak
ada istilah cerai dengan Mulyadi,”kata Ketua DPW PKB Sumbar, Febby Dt
Bangso yang dihu­bungi Haluan, tadi malam.

Febby sendiri meru­pa­kan salah satu pentolan partai di Sumbar yang ikut
hadir dalam pertemuan di Singapura untuk menjajaki penyatuan calon
Mul­yadi-Fauzi. Selain Febby, pada pertemuan itu ada Ketua PDIP Sumbar,
Alex Indra Lukman, Ketua Hanura, Marlis, Ketua Demokrat Sumbar Josrizal
Zain serta senator Jeffry Geovanni.

Alex sendiri yang dimintai tanggapannya soal pasangan Mul­yadi-Fauzi juga
berkilah sudah ada ketetapan dukungan partainya pada pasangan itu.
Menurutnya, sesuai dengan komitmen awal, PDIP komit untuk mendukung calon
yang siap bertarung secara head to head dengan petahana.

“Kami belum menentukan calon (gubernur) dan surat reko­mendasi juga belum
ditanda­tangani Ibu Mega. Intinya, kami ingin menang dan jalannya mela­lui
pertarungan dua pasang calon, ”kata Alex pula.

Kemungkinan Mulyadi tak bertarung ini juga diperkuat oleh statemen singkat
Shadiq yang menolak ketika namanya digan­dingkan dengan Mulyadi. “Ah,
belum-belum,”kata Bupati Tanah Datar itu yang mengaku tengah berada di
Jakarta untuk mema­tangkan pencalonannya.

Besar kemungkinan, pasangan Muslim Kasim-Shadiq Pasadigue (MK-SP) akan jadi
bertarung. Hal ini diperkuat pernyataan Ketua DPD Golkar Sumbar versi Agung
Laksono, Yan Hiksas yang menye­but nama Muslim Kasim akan diusung partainya.

Sayang, ketika hal ini dikon­firmasi kepada Muslim Kasim, yang bersangkutan
belum bisa dihubungi karena masih menga­dakan pertemuan.

Soal duet baru Fauzi Bahar-Syamsu Rahim, kedua tokoh ini mengaku siap untuk
maju ke Pilkada. Bupati Solok Syamsu Rahim mengaku tak ingin ter­buru-buru
sebelumnya untuk menentukan sikap soal pasa­ngan.”Nah, ini muntahan atas
pertarungan elit dan saya me­nyam­butnya,”sebut mantan Ketua DPRD
Sawahlunto itu.

Hanya saja, apa kendaraan yang akan ditunggangi para calon, belum satupun
partai membuat ketetapan. Kabarnya, koalisi Sumbar Bangkit yang terdiri
dari PDIP-PKB, Hanura dan PBB mulai condong ke pasangan MK-SP dan
PAN-NasDem mem­berikan dukungan untuk FB-SR.

Hingga berita ini diturunkan, pentolan partai pengusung serta kandidat
tengah berada di Jakarta karena harus mematangkan pro­ses legal dukungan
dari DPP.

Sumber Haluan di salah satu partai menyebutkan, Ketua DPP-nya sampai harus
menan­data­ngani 5 rim kertas dukungan dan rekomendasi karena malam tadi,
berkas pencalonan harus segera dirampungkan. “Putusannya se­mua­nya ada di
tangan Ketum dan saya pikir hal serupa juga berlaku di partai lainnya,”kata
sumber Haluan itu.

Soal komposisi dua pasang atau tiga pasang calon gubernur dan wakil
gubernur yang akan bertarung, semua berlangsung dinamis. Tokoh-tokoh di
rantau agaknya memahami soal strategi menghadapi incumbent.

Calon Wakil Gubernur dari koalisi PKS-Gerindra, Nasrul Abit enggan
mengomentari soal  langkah pesaingnya yang akan mengambil sikap menjadikan
pasangan calon yang akan berta­rung menjadi dua pasang saja.

“Saya tak komentar soal itu,” katanya.

Hanya saja, Nasrul menginfor­masikan, rencananya ia bersama calon gubernur
Irwan Prayitno akan mendaftar ke KPU pada Minggu (26/7) besok, hari
taha­pan pendaftaran calon.

*Dua Pasang*

Berbeda dengan tingkat Sumbar, di Pasaman, Pilkada kali ini diprediksi
hanya diikuti oleh dua orang pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Dua petahana, Benny Utama berpasangan dengan Daniel, se­dangkan Yusuf Lubis
berpasangan dengan Atos Pratama. Pasangan Benny Utama- Daniel diusung oleh
Partai Golkar (7 kursi), PAN (4 kursi), Gerindra (3 kursi), PDI-P (2
kursi). Sementara pasangan calon Yusuf Lubis- Atos Pratama diusung oleh
partai nasdem (4 kursi) dan demokrat (4 kursi).

Sekretaris Partai NasDem Kabupaten Pasaman Syarifuddin kepada Haluan
menyebutkan, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Yusuf Lubis-Atos
Pratama telah melakukan dekla­rasi sekaligus silaturahmi pada Minggu, 19
Juli 2015 lalu di Hotel Arumnas Sari Rasa Lubuk Sikaping.

“Sampai saat ini, baru dua partai yang menyatakan dukungan kepada pasangan
calon Yusuf Lubis- Atos Pratama, mungkin sebelum pendaftaran ke KPU nanti,
ada partai-partai yang bergabung, kami selalu terbuka untuk koalisi
tersebut,” ujar Syarifuddin.

Pernyataan ini diperkuat oleh anggota DPRD Pasaman Partai Demokrat
Suharjono, bahwa partai NasDem mengusung Yu­suf Lubis sebagai balon bupati
sedangkan Partai Demokrat me­ngusung Atos Pratama sebagai balon wakil
bupati. “Selain dua partai ini, kemungkinan PKS memilih berkoalisi dengan
kami. Kemudian ada partai PPP dan PKB yang juga belum menya­takan sikap,”
jelas Jono.

Namun hal itu tidak dijawab tegas oleh Ketua DPD PKS Kabu­paten Pasaman
Heri Supriadi. “PKS memang mengusulkan ke DPP bahwa Benny Utama dan Atos
Pratama sebagai balon Bupati Pasaman. Hasilnya belum keluar dari DPP PKS.
Kita tung­gu sajalah, dalam waktu dekat kemana mengalirnya dukungan PKS
maka pilihan itulah yang kami dukung,” sahutnya.

Di sisi lain, pasangan Bakal Calon Bupati Benny Utama dan Balon Wabup
Daniel merupakan incumbent pasangan lama, yaitu pasangan Pilkada tahun 2010
lalu yang memilih kembali berpa­sangan.

Ketua Deklarasi Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati, Benny Utama-
Daniel, M. Oyong Mardinal menyebutkan, pasangan calon ini akan deklarasi
pada hari selasa (28/7) menda­tang sekaligus menghantarkan bersama-sama
untuk mendaftar ke KPU Kabupaten Pasaman pada hari yang sama.

Selain partai politik yang telah menyatakan sikap mendu­kung salah satu
pasangan calon, ada tiga partai lagi yang masih belum menyatakan sikap.
Yaitu, PKS (2 kursi), PPP (5 kursi) dan PKB (4 kursi) yang mencukupi untuk
mengusung satu pasangan calon lagi. Karena, untuk mengu­sung pasangan
calon, koalisi partai harus mencapai suara 7 kursi di perlemen setempat.
Mungkinkah pasangan Parto­muan Tanjung- Muzli M. Nur atau Amri Rachman-
Muzli M. Nur.

*Tiga Pasang Calon*

Sementara di Limapuluh Kota, komposisi calon bupati/wakil bupati setempat
diper­kirakan mencapai tiga pasang saja. Satu dari Independen
(Rifa­yendi-Zulhikmi), satu pasangan dari Koalisi Gerindra-PAN (As­yir­wan
Yunus-Ilson Chong) dan satu pasangan lagi dari Koalisi Karya Bermartabat
(Azwar Ces­putra -Yunirwan Khatib ).

Berdasarkan situasi politik di Limapuluh Kota yang sudah terbentuk 2
koalisi partai politik dalam pengusungan nama pasangan calon. Yakni Koalisi
Gerindra-PAN  dan Koalisi Karya Bermartabat.

Koalisi dengan 6 partai politik baru saja terbentuk. Siapa yang diusung
untuk didaftarkan ke KPU nanti juga sudah kita putuskan. Yakni Azwar
Cesputra dengan Yunirwan Khatib,”ujar Safaruddin Koordinator dari Koalisi
Karya Bermartabat, koalisi dari Golkar, PPP, PKS dan Demokrat serta Hanura
dan PBB.* (h/col/ddg/mat)*



*http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/41995-realistis-mulyadi-pilih-mundur-
<http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/haluan-padang/41995-realistis-mulyadi-pilih-mundur->*

Pada 31 Juli 2015 07.11, muhammad syahreza <[email protected]>
menulis:

> Assalamu'alaikum wr.wb.
>
>
> Baa kok lah barubah sajo format pasangan calon BA 1 tu?
> Waktu hari rayo patang nan ambo baco di koran ado 3 calon.
> 1. Mulyadi samo Fauzi Bahar
> 2. Irwan Prayitno samo Nasrul Abit
> 3. Muslim Kasim samo Shadiq Pasadiqu
>
> Politik tu hanyo kepentingan, partai hanyo kendaraan.. jadi rakyat di
> daerah nan acok takicuah samo kepentingan partai.
> Tujuan politik tu kekuasaan, kekuasaan untuak menguasai perekonomian..
>
>
> Salam
>
> Reza
>
>
>
-- 



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo38th+/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

*https://www.facebook.com/nofend <https://www.facebook.com/nofend>*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke