Engku Abraham Ilyas n a h

Ass ww

Ambo 4 tahun di Manado dan Bitung dan 4 tahun pulo di Gorontalo.
Sacaro ilmiah ambo indak punyo data untuk manjawab partanyaan Engku
Abraham, tapi kalau secara pengamatan dan pengalaman bergaul dengan
masyarakat di kedua daerah itu kiro kiro seperti berikut inilah
gambarannya;.

1.Masyarakat Manado dan sekitarnya (Minahasa) sangat toleran dengan
orang keturunan China. Ketrurunan China di Minahasa itu sebagian besar
juga meragama kristen (GMIM- Gereja Masehi Injili Minahasa)  walaupun
mereka dalam tradisi tetap mengikuti tradisi nenek moyang, termasuk
dalam perayaan tahun baru china dan sebagainya. Dan mereka yang
turunan China itu walaupun secara etnis mereka sadar mereka turunan
china, namun sehari hari mereka tidak pernah menonjolkan diri sebagai
orang china. Bahkan sebagian besar mereka merasa bahwa mereka itu
orang Manado (Minahasa).

Ketika perbankan mengintrodusir pemberian KIK dan KMKP kepada
primbumi. Maka pemerintah setempat mengeluarkan aturan bahwa yang
disebut pribumi adalah orang pribumi (suku Minahasa ) serta orang
Minahasa keturunan Baoak China dan Ibu Pribumi dengan catatan nahwa
mereka adalah anak diluar nikah. Karena anak diluar nikah dari bapak
China dan ibu pribumi, anak itu digolongkan sebagai pribumi dan berhak
mengajukan kredit KIK dan KMPK. Hukum Tua (Kepala Kampung) mudah saja
mengeluarkan surat keterangan yang menyatakan bahwa seorang china
adalah pribumi karena dia adalah anak diluar nikah dari seorang ibu
(minahasa/pribumi) dengan ayah seorang china. Berdasarkan pengamatan
saya sama sekali tidak ada sentimen ras antara suku Minahasa dengan
warga keturunan china disana. Dari hal ini saya berkesimpulan apa yang
disinyalir bahwa orang manado itu merupakan campuran .pribumi dengan
china, .kemungkinan besar demikian.

Di Gorontalo hampir sama keadaannya. Orang keturunan Arab yang
bermukim di Gorontalo itu sudah menyatu dengan masyarakat setempat.
Kawin campur antara etnis Arab dengan asli Gorontalo sudah suatu
kejadian biasa. Anak anak keturunan mereka juga tidak ada beda nya
dengan anak anak Gorontalo asli. Dimasyarakat Gorontalo, banyak
keturunan arab yang menjadi pemuka masyarakat. Fadel Muhammad adalah
contohnya. Masyarakat menganggap Fadel adalah orang Gorontalo.
Keturunan Arab disana sehari hari berbahasa gorontalo dan sudah tidak
beda dengan masyarakat asli , kecuali profil wajah , sekilas tentu
kita dapat menerka bahwa dia turunan arab. Sebaliknya di Manado  kita
tidak bisa membedakan seorang itu turunan china atau manado asli,
karena mereka sebagian besar profil wajah mereka hampir sama dan
bahkan sudah menggunakan fam dari suku Minahasa.

Begitulah Engku Abraham, sekedar penjelasan berdasarkan pengamatan
ambo selama bersosialisasi dengan masyarakat di kedua daerah itu.

Wass
Dunil Zaid, 72. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia, Pdg. Tingga di Jkt.



2015-08-10 21:51 GMT+07:00 Abraham Ilyas <[email protected]>:
> Engku Zaid Dunil n.a.h
>
> Apakah benar etnis Gorontalo itu merupakan campuran antara pribumi dgn
> Arab,..... sedangkan Minahasa campuran antara Cina dengan pribumi !
>
> Mohon info
>
> Salam
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
> email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke