Surau jadi musala, kalau didaerah minang  surau masih dipanggilkan surau,
entah kalau sekarang sesudah era reformasi, atau mak Ngah ado data yang
valid

Kalau dikampuang ambo, surau yo tatap surau.

Iko istilah musala ko lah bapasokan mamakainyo,  tabao-bao gara-gara Mendag
Orba ingin ma-seragamkan sagalonyo sasuai jo di Jawa, kalualah istilah
Pontren sagalo macam.

Awak dulu tampek mangaji ko, umum dinamokan surau sarupu " Surau Nyiek
Jambek" terken kamano-mano indak sajo disaantero Minangkabau tapi lapeh
kalua Sumatra.

Mamak jo ninik ko barubah sabanta barangkali, katu nan dirantau nan ka
rantau-rantauan pulang kampuang. Sasudah nan iko baliak  karantau, opa jo
oma tu biasonyo nyo  gungguang  karantau, lai indak nyo tinggaan do, antah
kok taicia ciek cek.

Lah takah tu kampuang awak, baa nan kaelok manuruik Mak Ngah tu, atau ka
bapabiakan sajo sarupo aie ilia sampai basuo jo lawitan.

Tatumpang  salam Hari rayo Idul Adha Mak Ngah,  semoga ibadah kito diterimo
Allah swt dan ikut mendoakan semoga para  syuhada kito yang  meningal di
Mekah baik karena musibah maupun meninggal biasa, hendaknya  mendapat
tempat yang sebaik-baiknya disisi Allah swt. amin

Wass,

Maturidi



Pada 26 September 2015 11.58, Sjamsir Sjarif <[email protected]>
menulis:

> "Kembali ke Surau" mungkin hanya tinggal impian. Apa yang dahulu kita
> namakan Surau sudah diubah nama menjadi Musala walaupun tanah bangunannya
> masih di tempat Suau lama.
>
> Musalah sekarang walaupun di tanah Surau dahulu, bentuk bangunannya sudah
> berubah dari  bentuk Surau, sudah diberi gonjong seperti Merjid Kecil,
> suatu ketika sudah menjadi "mode" pakai penerad suara. Musala saya kira
> bangunan Tempat Shalat, namun orang yang Shalat pun sudah jarang hanya
> dikunjungi beberapa orang "gahat-gahat".
>
> Kalau dahulu Surau merupakan senter aktivitas anak-muda, sekarang hanya
> dikunjungi beberapa orang tua merenung-renung masa remaja dan mintak ampun
> kepada yang Maha Esa.
>
> Sementara itu funksi Ninik Mamak juga mulai kabur karena Mamak sudah
> menjadi Om dan Ninik sudah menjadi Opa; jadi Ninik-Mamak sudah tukar bulu
> menjadi Opa-Om  dan tentunya kehilangan fungsi Ninik-Mamak.
>
> Belum lagi peranan Kaum Ibu, apa yang sementara waktu di zaman Orde Baru
> didengungkan oleh seorang pemborong Penulis Proyek Budaya Daerah dengan
> istilah Bundo Kandung, sekarang barangkali sudah berubah menjadi
> Kaum-Tante-tante.
>
> Sekian sebagai selingan impian kecewa entah kemana...
>
> --MakNgah
> Sjamsir Sjarif
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
>   1. Email besar dari 200KB;
>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
> Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke