Generasi mudo melihat segala sesuatunya dari tulisan tulisan .
Sebagian tulisan itu sesuai dengan nalar atau jalan pikiran sekarang
atas kejadian 50 tahun lalu.  Banyak hal hal yang kalau dilihat dengan
jalan pikiran sekarang  seperti tidak masuk akal. Berbeda dengan
generasi yang hidup , mengetahui, ikut  menyaksikan bagaimana
peristiwa  berdarah itu terjadi. Menyaksikan bagaimana mayat mayat
Tuparev (tujuh Pahlawan Revolusi ) itu dikeluarkan dari sumur tua di
Lubang Buaya itu.  Semua kejadian sebelum peristiwa itu , adanya rapat
rapat rencana detil   pimpinan PKI menjelang peristiwa G 30 S pKI itu
di ekspost dengan jelas di semua surat kabar saat itu. Itu lah yang
menjadi  pemicu munculnya Angkatan 66, demo mahasiswa terbesar yang
pernah terjadi di Indonesia yang didukung oleh hampir seluruh rakyat
,, tidak hanya di Jakarta tapi hampir di seluruh Indonesia., dengan
Tritura nya.. Atas dasar tuntutan itulah akhirnya  Suharto diberi
mandat oleh MPRS waktu itu.
Saya melihat, semakin jauh gap generasi dari tahun 1965 itu, semakin
mudah terpengaruh dengan tulisan tulisan yang membelokkan sejarah
tentang PKI . Segala hal , apa , mengapa , siapa siapa terlibat,
bagaimana keterlibatan mereka sudah terang benderang di bahas dalam
berbagai surat kabar paska kejadian G30S itu. Sekarang ada usaha
"fight back" dari  pihak pihak yang dulu terkena hukuman sebagai
akibat peristiwa itu untuk memutar balikkan kejadian dan
mempertanyakah segala sesuatu yang dulu sudah dianggap sangat jelas
Mereka yang lahir belakangan, setelah peristiwa itu , dengan
pendidikan , kecerdasan dan sudut pandang HAM saat ini mudah menilai
bahwa pembalasan atas perbuatan G30S PKI itu sebagai melanggar HAM,
tapi mereka lupa bahawa  pembantaian yang  dilakukan terhadap Tuparev
itu  lebih dari pelanggaran HAM. Orang orang yang kritis namun tidak
mengalami era G30S PKI itu mudah terpengaruh dengan analisa abalisa
yang didasarkan pada jalan pikiran 50 tahun setelah kejadian berdarah
itu.
Wass
Dunil Zaid, 72.

2015-10-04 22:39 GMT+07:00 muhammad syahreza <[email protected]>:
> Assalamu'alaikum wr.wb. Pak Anwar Jambak
>
>
> Itu e-book ado nyo di Web Universitas Airlangga. Hasil penelitian manuruik
> kepentingan politik penulis nyo. Dek ambo sekedar pambandiang sajo. Komunis
> tu hanyo ideologi politik suatu negara, sarupo samo negara nan baideologi
> politik Kapitalis, Liberal, dll. Kito samo-samo mancaliak karano patikaian
> politik di berbagai negara banyak darah urang nan indak basalah nan tumpah,
> banyak jiwa yang indak basalah nan hilang, banyak anak-anak nan jadi yatim
> piatu, dst. Sejarah tantu selalu ado 2 sisi, tapi nan balaku tetap sejarah
> dari versi pemenang pertikaian politik/pemegang kekuasaan. Tanpa bahaluan
> komunis pun, banyak negara nan kini sadang parang. Tamasuak negara-negara
> nan manggunokan ideologi agamo.
>
> Kalau dicaliak kini negara-negara komunis alah mulai mahormati agamo nan
> dianut rakyat nyo. September lalu Putin meresmikan Mesjid Agung di Rusia, di
> Chino lai ado musajik nan rami samo jamaah nyo, di Vietnam lai pulo ado
> musajik di kota nyo. Kalau dari tokoh maso lalu PKI banyak latar belakang
> nyo. Tan Malaka digadangkan dalam lingkungan islam, Stalin digadangkan dalam
> lingkungan Katolik, Mao Zedong jo Karl Marx nan Atheis. Tapi kalau mati nyo
> atheis atau baagamo hanyo inyo jo Tuhan nan tahu.
>
> Kalau dek ambo NKRI berideologi Pancasila HARGO MATI.
>
>
> Salam
>
> Reza
>
>
> 2015-10-03 11:16 GMT+07:00 'AnwarDjambak' via RantauNet
> <[email protected]>:
>>
>> Salam
>>
>> Utk info PKI ko alun ka maangok kalua badan bagai lai mah sanak Reza
>>
>> Tanyo selah jo Saksi Hidup nan ado di Palanta ko..
>>
>>
>> Kini nampaknyo neo PKI ka Kudeta sejarah pulo nampaknyo tu..
>>
>>
>> Wassalam
>>
>>
>>
>>
>>
>> AnwarDjambak
>> Alam Takambang Jadikan Guru
>> Sent by Maxis from my BlackBerry® smartphone
>>
>> --
>> .
>> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
>> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
>> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
>> ===========================================================
>> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
>> * DILARANG:
>>   1. Email besar dari 200KB;
>>   2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
>>   3. Email One Liner.
>> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
>> mengirimkan biodata!
>> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
>> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
>> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
>> mengganti subjeknya.
>> ===========================================================
>> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
>> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari
>> Google Grup.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke [email protected].
>> Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
> email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke