Email itu saya terima dari milis alumni SMA 2 Padang, Pak Mesra Eza.
Melihat gaya tulisannya, sepertinya yang mengemail tulisan adalah
pengarangnya sendiri.
Yakni, Bp Ahmad Yadi, alumni UI, Penyehatan Lingkungan...
Sila ybs di email langsung jika tertarik untuk berkoresponden...
Saya forward juga email ini ke milis alumni tsb agar diketahui oleh ybs...

Sesungguhnya syurga Adam itu ada disini, di bumi ini...
Sila diperhatikan hewan-hewan yang tidak kekurangan makanan dan berkembang
biak,tanpa perlu bersusah payah di habitatnya.
Namun kemudian, orang-orang yang kurang akal dan masih jahiliyah, mengubah
syurga itu jadi neraka.
Bahkan jadi neraka bagi mereka sendiri dan anak-cucunya...

Jika tertarik untuk mencari tahu jalan ke syurga itu, sila mempelajari Al
Qur'an lebih lanjut...
Berikut ambo kirimkan nukilan ayat-ayat Al Qur'an tentang proses masuk dan
eluarnya Adam serta Iblis dan syetan ke dan dari syurga itu.


Al Baqarah (Sapi Betina) [2]:29

Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia
berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha
Mengetahui segala sesuatu.



Al Baqarah (Sapi Betina) [2]:35

Dan Kami berfirman: "Hai Adam diamilah oleh kamu dan isterimu syurga ini,
dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang
kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu
termasuk orang-orang yang zalim.



Al Baqarah (Sapi Betina) [2]:36

Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari syurga itu dan dikeluarkan
dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu
menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi,
dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan."



Al Baqarah (Sapi Betina) [2]:38

Kami berfirman: "Turunlah kamu semua dari syurga itu! Kemudian jika datang
petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya
tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati."





Al A’raaf (Tempat Tertinggi) [7]:10

Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami
adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu
bersyukur.



Al A’raaf (Tempat Tertinggi) [7]:13

Allah berfirman: "Turunlah kamu dari syurga itu; karena kamu tidak
sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka ke luarlah, sesungguhnya
kamu termasuk orang-orang yang hina."



Al A’raaf (Tempat Tertinggi) [7]:18

Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari syurga itu sebagai orang terhina lagi
terusir. Sesungguhnya barangsiapa di antara mereka mengikuti kamu,
benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahannam dengan kamu semuanya."



Al A’raaf (Tempat Tertinggi) [7]:19

(Dan Allah berfirman): "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di
syurga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu
sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu
berdua termasuk orang-orang yang zalim."



Al A’raaf (Tempat Tertinggi) [7]:24

Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh
bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan
kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah
ditentukan."



Al A’raaf (Tempat Tertinggi) [7]:25

Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan
dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.



Al Israa’ (Memperjalankan Di Malam Hari) [17]:63

Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti
kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai
suatu pembalasan yang cukup.



Thaahaa (Ta Ha) [20]:117-119

Maka kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu
dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu
berdua dari syurga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka.

Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang.

dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan
ditimpa panas matahari di dalamnya."



Thaahaa (Ta Ha) [20]:123

Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari syurga bersama-sama, sebagian
kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu
petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak
akan sesat dan tidak akan celaka.

Semoga berguna!

Salam Z


2015-10-08 18:20 GMT+07:00 Mesra Eza [email protected] [MINANGBANDUNG] <
[email protected]>:

>
>
> Udda Con,
>  ambo tertarik sekali dengantulisan tentang "hutan beton dan kitab suci"
> di email di bawah ini.
>
> Bisa mohon info, siapa yang pertama menulis artikel ini ?
>
> Tks dan salam
>
> Sent from my iPhone
>
> On 8 Okt 2015, at 02:04, "Harlizon MBAu [email protected]
> [MINANGBANDUNG]" <[email protected]> wrote:
>
>
>
> Sistem kehidupan yang bebas menyebabkan timbul dan berkembangnya
> ketidak-adilan. Munculnya ketidak-adilan ini memang mengharuskan
> pengekangan disana-sini. Jika tidak, ketimpangan, kesembrawutan dan
> pengrusakan yang terjadi akibat kebebasan yang melewati batas tersebut akan
> semakin terasa menyulitkan kehidupan bersama.
>
>
>
> Lihat saja Amerika, negara yang mengaku sebagai poros kebebasan dunia,
> malah memiliki peraturan hukum yang juga terbanyak di dunia. Dampak buruk
> dari suatu kebebasan terpaksa dibatasi oleh suatu aturan. Namun kemudian,
> dampak buruk dari aturan ini juga pelu dibatasi oleh aturan berikutnya.
> Akibatnya tercipta aturan hukum yang berlapis-lapis dan tidak kunjung
> selesai. Pola pikir orang-orang dari agama dan budaya jahiliyah terdahulu
> memang demikian adanya, "gali lobang untuk tutup lobang". Namun, mereka
> tetap saja bangga dengan nilai-nilai “kebebasan” yang mereka anut, tanpa
> betul-betul mengerti dengan slogan yang mereka agungkan tersebut.
>
>
>
> Kehidupan “surgawi” hanya bisa tercipta jika keADILan di praktekkan dalam
> sistem kehidupannya. Misalnya, dalam konteks ekonomi, sistem yang saling
> memperbudak atau merampok perlu diluruskan kembali. Perlu aturan main agar
> orang kota tidak lagi “merampok” orang desa. Atau sekelompok kecil manusia
> merampok harta bersama atau harta anak yatim (kebanyakan penduduk dewasa
> berstatus yatim). Tidak boleh lagi yang kuat memperbudak yang lemah, meski
> meyebut yang lemah sebagai partner.
>
>
>
> Jika keadilan diterapkan dalam sistem kehidupan, tidak perlu pengekangan
> apa-apa lagi karena keseimbang akan terkontrol secara otomatis oleh sistem.
> Namun, bagaimana keadilan bisa diterapkan jika nyaris tidak pernah dibahas
> dan dipelajari di dunia pendidikan? Mata pelajaran apa yang membahas
> tentang keadilan? Psikologi, ekonomi, sosial, politik, antropologi atau
> lainnya? Bahkan kelihatannya, sekolah tinggi hukumpun tidak membahas
> tentang "keadilan".
>
>
>
> Negara-negara Eropa memiliki system kehidupan yang relatif lebih adil. Ini
> yang menyebabkan lingkungan hidup mereka lebih asri dari kebanyakan negara
> lain di dunia. Sepertinya, dulunya mereka mengcopy sistem dan nilai-nilai
> tersebut dari negara Islam di Kordoba, Andalusia di Spanyol atau Turki
> Usmani. Omong kosong jika ada yang mengatakan bahwa sistem dan nilai-2
> yang adil itu awalnya adalah ciptaan mereka sendiri, kerena sebelum kedua
> kerajaan itu, mereka masih sangat jahiliyah. Tidak ada buku atau kitab yang 
> dengan
> konsisten dapat menunjuki mereka untuk membentuk dan menumbuhkan sistem
> kehidupan yang adil. Memang. tidak ada aturan main kehidupan yang dapat
> mengungguli keadilan Islam atau Al Qur’an sampai sekarang. Aturan main
> negara, agama, ideologi, adat, lembaga, perusahaan dsb yang lainnya tidak
> akan pernah mampu menyaingi keadilan Islam.
>
>
>
>
> http://www.gettyimages.com/detail/video/view-of-lower-simmen-valley-with-village-of-stock-video-footage/181842632
>
> 2015-10-03 16:52 GMT+07:00 Ahmad Yadi [email protected] [SMA2PDG-81] <
> [email protected]>:
>
>>
>>
>> ---------- Pesan terusan ----------
>> Dari: "Ahmad Yadi" <[email protected]>
>> Tanggal: 1 Okt 2015 16:50
>> Subjek: hutan beton dan kitab suci
>> Kepada: "yus minarti" <[email protected]>
>> Cc:
>>
>> *HUTAN BETON DAN KITAB SUCI*
>>
>>
>>
>> Ada sebuah pendekatan yang bisa menjadi tolak ukur makmur atau nyamannya
>> suatu kawasan perkotaan. Disebut dengan Capability Approach, yakni :
>>
>> Rakyat yang berdaya berarti memiliki kebebasan memilih cara yang
>> terjangkau untuk mengakses kesempatan sosial, ekonomi, dan demokrasi.
>> Termasuk di dalamnya keberdayaan untuk melakukan mobilitas (dalam frame
>> prasarana transportasi perkotaan sebagai salah satu item permasalahan
>> perkotaan).
>>
>> Ada dua syarat keberdayaan :
>>
>> -          Kebebasan memilih jenis transportasi.
>>
>> -          Ketersediaan pilihan jenis transportasi.
>>
>>
>>
>> Seandainya ditiadakan satu jenis ketersediaan sarana transportasi,
>> misalnya jenis transportasi mobil pribadi (saat ini sangat getol-getolnya
>> dianjurkan untuk tidak menggunakan mobil pribadi dengan  membuat
>> aturan-aturan pengekangannya). Tentulah syarat keberdayaan tidak tercapai,
>> karena tidak ada kebebasan untuk memilih.
>>
>> Dengan demikian dapat diambil suatu kesimpulan, jika menggunakan
>> pendekatan keberdayaan ini (Capability Approach), maka sebuah kawasan
>> perkotaan tidak akan nyaman/makmur jika pilihan menggunakan mobil pribadi
>> ditiadakan/dibatasi.
>>
>>
>>
>> Dewasa ini, perencanaan kawasan perkotaan lebih terlihat kearah
>> memecahkan masalah yang timbul ketimbang merencanakan dari awal yang lebih
>> baik. Sampai kapankah batasnya gedung-gedung  itu dibangun tidak lebih
>> tinggi lagi, dan jalan layang tidak bersileweran?
>>
>>
>>
>> Jika kita melihat konsep penataan perkotaan di dalam salah satu kitab
>> suci, maka terlihat bahwa kota-kota di surga itu mengalir sungai-sungai
>> dibawahnya, dan kota-kota di surga itu berwarna hijau tua
>> (tumbuh-tumbuhan), serta banyak naungan-naungan yang nyaman. Meskipun
>> konsep ini tidak akan sempurna kita capai namun paling tidak visi kita
>> tentang sebuah kota adalah seperti yang disampaikan oleh kitab suci
>> tersebut.
>>
>>
>>
>> Para pengamat mengatakan, kapitalisme yang menguasai dunia dewasa ini
>> telah membuat kawasan perkotaan seperti sekarang ini, gedung-gedung yang
>> menjulang tinggi (hutan-hutan beton), dan jalan-jalan layang yang
>> bersileweran. Tidak meratanya pembangunan ke daerah-daerah adalah cerminan
>> dari konsep kapitalisme itu sendiri yang kurang (jika bukan dikatakan
>> tidak) dalam hal pemerataan dan keadilan.
>>
>>
>>
>> Wallahu’alam.
>>
>>
> __._,_.___
> ------------------------------
> Posted by: Mesra Eza <[email protected]>
> ------------------------------
> Reply via web post
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/MINANGBANDUNG/conversations/messages/2612;_ylc=X3oDMTJwNmo4bWhpBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE0MzE5ODUEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA3NzA5BG1zZ0lkAzI2MTIEc2VjA2Z0cgRzbGsDcnBseQRzdGltZQMxNDQ0MzAzMjM2?act=reply&messageNum=2612>
> • Reply to sender
> <[email protected]?subject=Re%3A%20%5BMINANGBANDUNG%5D%20Re%3A%20%29%3E%3C%28%28%28%27%3E%20Fwd%3A%20hutan%20beton%20dan%20kitab%20suci%20OOT%3A%20keADILan%2E%2E%2E>
> • Reply to group
> <[email protected]?subject=Re%3A%20%5BMINANGBANDUNG%5D%20Re%3A%20%29%3E%3C%28%28%28%27%3E%20Fwd%3A%20hutan%20beton%20dan%20kitab%20suci%20OOT%3A%20keADILan%2E%2E%2E>
> • Start a New Topic
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/MINANGBANDUNG/conversations/newtopic;_ylc=X3oDMTJlMG9rczJvBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE0MzE5ODUEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA3NzA5BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTQ0NDMwMzIzNg-->
> • Messages in this topic
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/MINANGBANDUNG/conversations/topics/2611;_ylc=X3oDMTM0YWh1MjVwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE0MzE5ODUEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA3NzA5BG1zZ0lkAzI2MTIEc2VjA2Z0cgRzbGsDdnRwYwRzdGltZQMxNDQ0MzAzMjM2BHRwY0lkAzI2MTE->
> (2)
> Telah terbentuk Yayasan Minang Bandung Indonesia, keterangan lebih lanjut
> tentang YMBI dapat ditanya di milis ini.......
> Visit Your Group
> <https://groups.yahoo.com/neo/groups/MINANGBANDUNG/info;_ylc=X3oDMTJlMnJlMG5wBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE0MzE5ODUEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA3NzA5BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTQ0NDMwMzIzNg-->
>
>
> [image: Yahoo! Groups]
> <https://groups.yahoo.com/neo;_ylc=X3oDMTJkMGI5bGJ1BF9TAzk3NDc2NTkwBGdycElkAzE0MzE5ODUEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDA3NzA5BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxNDQ0MzAzMjM3>
> • Privacy <https://info.yahoo.com/privacy/us/yahoo/groups/details.html> •
> Unsubscribe
> <[email protected]?subject=Unsubscribe> • Terms
> of Use <https://info.yahoo.com/legal/us/yahoo/utos/terms/>
>
> .
>
> __,_._,___
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke