Tarimokasih da Akmal atas tanggapan no.

Ambo iyo alun mambaco skenario no lai, nan dibocorkan nampak baru judul,
dan dari Judul lah jaleh "Tidak Siti Nurbaya" mungkin ado lo nanti co lagu "Aku
bukan Siti Nurbaya" :)
jadi alah jaleh iko bukan carito pilem nan pernah ambo tonton di TVRI dulu
nampak no.

namun baitu, tadi ambo juo sempat mam fwd komen uda di biliak lain dan
dapek tanggapan seperti dibawah dari Sutradara, mungkin juo nanti ambo
fwd/kopas pulo komen uda jo da andri di wall FB da nofrins dan tentunyo
bisa uda tambahkan nan lain masukan untuak sutradara dan atau pegiat/nan
terlibat lainnyo.

salam

FYI>> Terima kasih informasinya.. Pemakain judul Siti ( dgn 1 t) hanya
untuk menarik pemirsa.. Berjudul Tidak Siti nurbaya  dgn format drama
komedi romantis di masa sekarang dibuat untuk hiburan , bukan cerita
legenda nya ( sitti Nurbaya ).  mengenai ' kawin  bajapuik ' dlm
penggambilan gambar dan ceritanya tidak terlalu detail..( menjelaskan kawin
bajapuik itu sendiri ). Tujuan kami hanya menghibur penonton dgn menjual
budaya wisata di sumbar.. Mohon Maaf jika ada salah persepsi. Tp sekali
lagi pembuatan film drama komedi Tidak Siti Nurbaya untuk hiburan saja,
disaat film2 layar lebar sekarang di dominasi film2 horor indonesia dan
film amerika.. Skali lagi maaf dan Terimakasih perhatian nya..

Salam santana sartana

Pada 11 November 2015 09.40, Akmal Nasery Basral <[email protected]>
menulis:

> Tan Mudo n.a.h,
>
> menurut saya agak aneh kalau "Tidak Siti Nurbaya"  yang akan dibuat dalam
> format drama komedi ini, mengangkat tema "kawin bajapuik" dari Padang
> Pariaman.
>
> Pertama, kisah Sitti (dengan dua "t" bukan satu) Nurbaya dan Samsulbahri
> terjadi di Padang, bukan di Pariaman. Tetapi untuk kepentingan visual,
> masih okelah lokasi syuting berpindah-pindah untuk mendapatkan beautiful
> shots.
> Namun yang kedua, Sitti Nurbaya sama sekali bukan, dan tidak pernah
> menyinggung sedikit pun, soal "kawin bajapuik" yang akan dibuatkan
> komedinya itu.
>
> Tragedi Sitti Nurbaya (yang sudah kasmaran dengan Samsulbahri) dimulai
> ketika ayah Nurbaya, Bagindo Sulaiman, terlibat utang piutang dengan Datuk
> Meringgih. Bagindo Sulaiman yang bangkrut tak punya pilihan lain saat
> diultimatum DM: akan membayar utang dengan dirinya sebagai tahanan, atau
> menyerahkan Nurbaya sebagai pengganti kewajiban, dan utangnya lunas. Ketika
> Bagindo Sulaiman bingung, Nurbaya yang ingin menyelamatkan ayahnya
> mengambil inisiatif untuk  menyerahkan dirinya sebagai istri bagi Datuk
> Meringgih.
>
> Itulah awal petaka kehidupan Sitti Nurbaya, dst, dst.  Jadi tidak ada
> faktor "kawin bajapuik" sama sekali, bukan?
>
> Wassalam,
>
> ANB
>
-- 



*Wassalam*



*Nofend St. Mudo38th+/Cikarang | Asa: Nagari Pauah Duo Nan Batigo - Solok
SelatanTweet: @nofend <http://twitter.com/#!/@nofend> | YM: rankmarola *

*https://www.facebook.com/nofend <https://www.facebook.com/nofend>*

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke