| Mak Ngah Itu artinyo secara politis DIM ko galeh nan indak laku di jojokan dek calon gub sumbar ke masy yang punya hak suaro Bahasa lainnyo Jiko masy banyak terutama banyak mendukung DIM ko, mako dipastikan cagub..masuak dalam agenda kampanyenyo untuak marabuik suaro potensial.. Bagi ambo secara pribadi..baa pemimpin sumbar ko..bisa memajukan sumbar/ranah minang dari berbagai aspek kehidupan dengan segala kekuatan/potensial yang dimilikinya tentunya dipaduserasikan dan harmonisasi dengan ABS dan SBK. DIM ko manuruik ambo serba tangguang..dalam arti indak betul2 fight dan militan (ya kalau mau jadi ni termasuk sebuah Revolusi/Perjuangan Fisik juo harus ado, berat rasanya jika perjuangan diplomasi dan barundiang2 jo kekuasaan nan ado baik di pusat maupun di daerah) DIM ko masih juo ketergantungan sangat tinggi dalam konteks NKRI untuk masalah birokrasi, adm pemerintahan dan UU serta Peraturan or Hukum yang berlaku . Salam....sato mancogok stek hehehe Jepe Dikirim dari ponsel cerdas BlackBerry 10 saya dengan jaringan Telkomsel.
Inda ado sahangin juo disabuik-sabuiknyo DIM ka DIM tu dek calon-calon gubernur tu doh.
-- -- Nyit Caliak Singgalang: Debat Calon Gubernur Sumbar, Kedua Paslon Saling MenjatuhkanPADANG – Debat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Hotel Bumi Minang, Padang, Senin (16/11) berlangsung cukup panas. Kedua pasangan calon (paslon) saling ‘menjatuhkan’. Paslon nomor urut 1 Muslim Kasim-Fauzi Bahar (MK-FB) menyebut program satu sapi satu petani dinilai tidak tepat. Fauzi Bahar juga menuding Irwan Prayitno yang terlalu penakut mencairkan dana pendidikan PT Rajawali. Menurut Fuazi, program satu sapi satu petani hanya untuk sekelompok orang saja, tidak untuk masyarakat banyak. Kemudian masalah dana beasiswa Rajawali yang tidak kunjung cair disebabkan Irwan semasa menjabat gubernur Sumbar periode 2010-2015 terlalu penakut. “Kita tidak pertanyakan besaran dana beasiswanya, tapi kita inginkan anak negeri ini bersekolah dan menjadi generasi yang pintar,” kata FB ketika menanggapi jawaban pasangan calon gubernur nomor urut 2, Irwan Prayitno-Nasrul Abit (IP-NA) soal dana rejawali tersebut. Sebaliknya IP yang berpasangan dengan Nasrul Abit (NA) itu mengatakan, MK-FB tidak serius dalam membuat visi-misi sebagai calon gubernur-wakil gubernur, terlalu dangkal, tidak mencakup seluruh aspek kehidupan masyarakat. Antara lain soal agama tidak ada tertulis kata-kata agama hanya ada kata keimanan. Justru dalam strategi dan kebijakan tidak ada. Kemudian tentang kata-kata adat dan budaya, juga tidak ada dalam strategi dan kebijakan. Terkait visi-misi yang dangkal itu, calon wakilnya NA mengatakan, visi-misi adalah menjadi RPJMD. Apabila visi misi tidak lengkap, jadi nanti RPJMD juga tidak lengkap. “Seharusnya visi misi menggambarkan kelengkapan, karena nanti akan jadi pedoman untuk membangun Sumbar ke depan,” katanya. (defil) On Saturday, November 14, 2015 at 4:26:39 AM UTC-8, Sjamsir Sjarif wrote: Aaa, itu kan manuruik kincia-kincia folitk Pak MN sorang sajo. Tapi rasonyo indak ka babaun tunjuak awak doh DIM tu ka dapek baliau golkan. Antahlah, sia tahu Kok Dilalu-laluan Hantu sajo nanti... 😜 . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. | ||
- HAL: [R@ntau-Net] JANGAN PILIH YANG TID... 'AZMI_LIBRA_KENCANA' via RantauNet
- HAL: [R@ntau-Net] JANGAN PILIH YAN... Sjamsir Sjarif
- Re: HAL: [R@ntau-Net] JANGAN P... Abraham Ilyas
- Re: HAL: [R@ntau-Net] JANG... Sjamsir Sjarif
- Re: HAL: [R@ntau-Net] ... muhammad syahreza
- Re: HAL: [R@ntau-... Abraham Ilyas
- Re: HAL: [R@n... Fashridjal M. Noor
- Re: HAL: ... Sjamsir Sjarif
- Re: HAL: ... Sjamsir Sjarif
- Bls: HAL:... andi jepe
- Re: HAL: [R@ntau-Net] ... Abraham Ilyas
- Re: HAL: [R@ntau-Net] JANGAN PILIH... Zorion Anas
