Sato sangenek menanggapi RA

RA nampaknya gigih  membela pengusaha hutan seakan tak ada kekurangan pada
mereka.

Pengusaha hutan ini ada juga tamaknya, dengan berbagai cara mereka
menguasai lahan yang luas. Akibat ketamakan ini, tak ada lagi hunian yang
cukup untuk satwa konservasi.

Gajah, harimau dll satwa yang dikonservasi,  sekarang jadi GEPENG di
Rimbaraya IIndonesia yang luas dan  subur ini.

Satwa ini rebutan makan dengan manusia dengan pilihan, hidup atau mati,
kebanyakan satwa yang kalah/mati

Ini juga memang kekurangan dari pemerintah melindungi satwa -satwa diatas

Kembali ke COP-21 Paris


Kita sudah ditakut-takuti, kalau tak mau memelihara hutan, akibat pemanasan
global/rumah kaca  dan segala macam, akan berakibat pulau-pulau kecil
diantara 17 000 pulau Indonesia akan masuk laut.

Eropah -Ameriak seakan bebas dari tenggelam, mereka bebas bikin polusi,
Indonesia dilarang bikin polusi, nan kalamak diinyo se.

Dengan menerima gambaran ancaman akan tenggelam itu, apakah Indonesia akan
mudah ditekan ? Kita lihat saja sepulangnya dari Paris.

. Maturidi

Pada 1 Desember 2015 19.01, Hanifah Damanhuri <[email protected]> menulis:

> Assalammualaikum Wr Wb Dunsanak sa Palanta Yml
>
> Bagi yang suka membaca tulisan Bung Ra
> Silahkan tuncik URL berikut ini
>
>
> http://antarabogor.com/berita/17369/telaah--cop-21-paris-hentikan-penjajahan-politik-lingkungan-indonesia
>
> Selamat membaca
>
> Salam
>
> Hanifah Damanhuri
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke