LKAAM DAN MTKAAM BERGABUNG JADI SATU LEMBAGADALAM MEMPERSIAPKAN DIMSECARA BERSAMA Mochtar Naim15 Des 2015
| | D | ALAM kata sambutan yang sayasampaikan pada Pertemuan Pembentukan BP2DIM (Badan Persiapan Pembentukan DaerahIstimewa Minangkabau) tingkat Nasional pada hari Sabtu 19 Des 2015 yl, dikantor LKAAM, Jl Diponegoro, Padang, saya sempat menyampaikan harapan bahwakedua organisasi Ninik Mamak: LKAAM dan MTKAAM, yang selama ini seiringbertukar jalan, bersatu meleburkan diri ke dalam satu organisasi ninik-mamak seMinangkabau, seperti yang selama ini telah juga diharapkan oleh semua kita.Apalagi waktunya sekarang memang sangat tepat ketika semua kita dan keduaorganisasi ninik-mamak itu seia sekata untuk bekerjasama memperjuangkanterciptanya pemerintah daerah provinsi DIM (Daerah Istimewa Minangkabau),menggantikan Provinsi Sumatera Barat yang sekarang. Dengan meleburnya kedua organisasi ninik-mamak: LKAAM danMTKAAM ini menjadi satu, banyak yang bisa kita harapkan dan lakukan. Satu,semua ninik-mamak penghulu adat di seluruh Nagari di Minangkabau/Sumbar inibersatu dalam satu kesatuan yang kompak, sehingga menggampangkan apa-apa yangdiinginkan bersama tercapai. Dengan bersatunya para ninik-mamak yang bermuladan berbasis di Nagari, maka para anak-kemenakanpun dan seluruh anak-nagariakan ikut bersatu dan bersatu-padu pula. Dengan demikian juga, pembangunan yangbermula dan berbasis di Nagari dengan format KSN (Koperasi Syariah Nagari) dapatpula kita wujudkan.Dua,menyatunya ninik-mamak dalam satu organisasi yang sama ini, akan juga menggampangkantercapainya cita-cita kita bersama dalam menuju DIM sehingga nilai budaya adatdan agama yang kita junjung tinggi selama ini, yang kita tuangkan dalamparadigma ABS-SBK, dapat pula kita praktekkan dalam kehidupan nyata, dan tidakhanya sekadar dielu dan disebut-sebut. Tiga,menyatunya semua ninik-mamak dalam satu wadah yang sama itu, bukan saja ajaranadat dan budaya Minang itu akan terpraktekkan dan terlaksana, tetapi jugamendorong unsur-unsur kepemimpinan TTS (Tungku Tigo sajarangan) lain-lainnyaakan juga menuju kepada kesatuan dan kebersatuan secara bersama-sama, termasukalim-ulama, cerdik-pandai, bundo kanduang dan pemudanya. Mari bersama kitapikirkan, organisasi kepemimpinan TTS yang mana dan yang bagaimana yang perlukita ciptakan untuk terwujudnya sistem kepemimpinan yang memungkinkan duduknyasecara bersama kepemimpinan TTS: ninik-mamak, alim-ulama, cerdik-pandai sertabundo-kanduang dan pemudanya dalam membicarakan masalah-masalahbersama di ranah Minangkabau ini. Semoga niat baik ini terwujud dan diberkati Allah swt,amin. *** -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
