Mak Ngah
Persoalan sepele berujung maut yo.Aduh kasihan...Mungkin tersinggung karano
kantuik menyebabkan atau karano "Air Polution" pd skala lokal yg menyebabkan
kadar polusi di atas nilai ambang batas. Apolai kalau habih makan durian, patai
atau jariang + talua asin...Bisa sasak urang mangangok dek nyo...
Kalau masalah polusi udara di Indonesia sabanya banyak perusahaan yang harus
ditindak karena mengeluarkan "polutan" bahan pencemar yg merusak lingkungan
termasuk organisme di sekitarnya.
Wassalam dari Palu,
R Pitopang52 thn, asal Luhak Nan Bungsu...
Pada Selasa, 22 Desember 2015 4:30, Sjamsir Sjarif
<[email protected]> menulis:
Kantuik mambawo Mauik...
Dari Haluan Selasa,22 Desember 2015 - 02:58:57 WIB kito baco Kaba Sadiah
tantang Kantuik nan Mambawo Mauik.
Ibo ati awak mambaco ....
Inna lillahi wa inna ilaihi raajiuun.....
-- MakNgah
Sjamsir Sjarif
Selasa,22 Desember 2015 - 02:58:57 WIB PASAMAN, HALUAN — Gara-gara
kentut, berujung maut. Itulah yang menimpa Dani Saputra (21), warga
Kampungtangah Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman. Dia tewas ditikam
oleh konco palangkinnya sendiri, SN (16), Minggu (20/12) sekitar pukul 20.00
WIB. Dani Saputra ditikam oleh pelajar SMK di salah satu Kecamatan Panti itu,
di bagian punggung tepat di posisi jantung dengan menggunakan pisau dapur.
Entah ujung pisau sampai ke jantung, atau mungkin kehabisan darah, sehingga
Dani Saputra meninggal dunia sebelum sampai ke puskesmas setempat. Kepala
Kepolisian Resor Pasaman AKBP Agoeng Suryonegoro Widajat menyebutkan, pelaku
yang masih berstatus pelajar dan anak di bawah umur itu, kini telah diamankan
di Mapolres Pasaman dan diproses oleh Unit PPA Polres Pasaman. “Kalau dilihat
dari tindakannya pada KUHP, pelaku melanggar pasal 351 ayat 3, namun kita juga
meninjau dari segi undang-undang perlindungan anak, oleh karena itu kasus ini
ditangani oleh Unit PPA,” kata Kapolres Agoeng SW. Ia menjelaskan kronologis
kejadian itu, bermula di kedai kopi milik Syamsul di Kampungtangah, Kecamatan
Padang Gelugur. Ketika itu, Dani Saputra bersenda gurau dengan temannya, SN.
Dani Saputra terkentut (buang angin) tepat ke wajah pelaku. Pelaku tidak terima
dengan perlakuan itu, sehingga terjadilah pertengkaran. Pak Syamsul pemilik
kedai mengusir keduanya dari kedai itu. Namun ketika itu, SN pulang ke rumah
mengambil pisau dapur.(h/col/tos)
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.