Pak Maturidi , pak Saaf dan sanak sapalanta n a h. Ass ww
Maaf baru baco masalah ko Yang dilakukan 3 bank BUMN itu menerima pinjaman dari lembaga keuangan milik Cina. Dari kacamata bank hal itu disebut sebagai pendanaan. Pendanaan itu adalah untuk membiayai proyek proyek di Indonesia. Proyek itu ada yang dibiayai APBN (dananya masuk anggaran Negara yang berasal dari berbagai penerimaan negara). Proyek yang akan dibiayai dengan dana yang dipinjam dari Cina itu tentu adalah proyek pemerintah (terutama infra struktur) yang sementara ini tidak bisa dibiayai pemerintah karena keterbatasan APBN. Dalam hal ini Bank Bank Pemerintah itu hanya sebagai penyalur dana. Dana yang diterima dari Cina kemudian disalurkan untuk proyek infrastrutur baik yang ditangani oleh BUMN maupun Swasta. Artinya proyek proyek itu dibiayai oleh ketiga bank itu dengan sumber dana yang berasal dari pinjaman Lembaga keuangan Cina itu. Tiga Bank BUMN yang membiayai proyek itu nanti akan mendapat garansi atau jaminan dalam berbagai bentuk atas pinjaman yang diberikannya. Pertama dari fisibilitas proyek itu sendiri. Proyek yang dinilai bank tidak fisibel tentu tidak akan dibiayai. Kedua dari Garansi pemerintah. Dalam mekanisme ini, 3 Bank BUMN itu ikut mengambil risiko. Dapat pula 3 Bank BUMN itu hanya bertindak sebagai penyalur saja tanpa risiko dan hanya memperoleh Management fee dari Pemerinytah. Dalam mekanisme ini perintah pencairan dana seluruhnya berdasarkan instruksi dari pejabat pemerintah yang terkait dengan proyek itu. Disini bank bebas dari risiko kemacetan kredit. Jadi jelas tujuan pinjaman dari lembaga keuangan China itu adalah untuk mempercepat pembangunan infra struktur di Indonesia. Bagaimanapun pembangunan memerlukan dana dan jika Bank dalam Negeri tidak mampu menyediakan dananya , maka bisa pinjam ke luar, dalam hal ini yang bersedia menyediakan dananya adalah lembaga keuangan dari Cina itu. Dalam kasus ini pemerintah memilih 3 bank BUMN itu sebagai penerima dana dengan mekanisme, bank menerima dana sebagai pinjaman kemudian menyalurkannya dalam bentuk kredit (pinjaman ) kepada pelaksana proyek dengan jaminan pemerintah karena proyek itu adalah proyek Pemerintah. Atau bank BUMN yang tiga itu hanya ditugaskan sebagai penyalur saja tanpa dibebani rosiko atas kemungkinan kemacetan proyek atau kemacetan kredit atas proyek itu. Pinjaman ini tidak ada hubungannya dengan penguasaan Modal bank oleh asing atau China, termasuk pemberi pi jaman itu. Apakah ada bahayanya. Tetap ada. Kalau proyeknya macet, karena sesuatu sebab, Maka kredit proyek itu pun macet dan Bank atau pemerintah terbebani dengan pinjaman yang harus dikembalikan ke cina. Wass Dunil Zaid, 73. Kpg Ujuang Pandan Parak Karambia Pdg. Tin gga di Jkt. 2016-03-04 16:45 GMT+07:00 Maturidi Donsan <[email protected]>: > > Tk Reza atas infonyo > > Wass, > > Maturidi > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim > email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
