PULANG KAMPUNG MELALUI JALANBERLIKU

Mochtar Naim

8 Maret 2016


 

|  K

  |

ALAU waktu pulang kampung dulu dari Jakarta ke ranah di Sumatera Barat,Gunung 
Merapi yang terkelilingi, pulang kampung kemarin ini lain pula jalanyang saya 
lalui. Saya dengan tujuan juga pulang kampung ke rumah anak diBatipuah, yang 
biasanya ambil jalan biasa Lubuak Aluang ke Lembah Anai, kePadang Panjang, 
kemarin yang saya ambil jalan berputar melalui Sitinjau Lauikke Danau Diateh 
dan Dibawah. Dengan mobil yang disopiri oleh kawan, si Boynamanya, kami  
setelah sebentar menyusurjalan  dengan Gunung Talang di sebelahkiri dan kebun 
teh  di kiri-kanan jalan, lalubertemulah dengan Danah Diateh yang kalau terus 
ke Alahan Panjang dan MuaroLabuah. Tapi yang kami ambil adalah jalan mengelok 
ke Danau Dibawah, yangpemandangan di kedua danau yang dilalui itu indah sekali. 

          Kami lalu menelusuri jalan ke Muaro Paneh yang menuju kekota Solok, 
dan dari Solok melalui Silungkang ke kota arang Sawah Lunto. Walautambang batu 
bara sudah berhenti dan Sawah Lunto sekarang sudah berubah menjadikota 
pariwisata yang molek dan menarik, perjalanan kami tidak kurangmenariknya. 
Apalagi melewati kampung-kampung dan nagari-nagari yang berjejeranrumah-rumah 
rancak yang agaknya adalah hasil kerja keras selagi di rantau.

          Dari Sawah Lunto kamipun sampai di wilayah Tanah Datar yanghanya 
namanya yang datar, tapi tanah dan ranahnya berbukit bergelombang. Kamidari 
Saruaso tidak mengelok ke kanan ke kota Batu Sangkar, tetapi belok ke kirike 
Ombilin. Tiba di Ombilin di tepi Danau Singkarak, kamipun beli oleh-oleh 
ikanbilih sebagai pembuka pintu nanti di Ciputat. 

          Tibadi rumah anak di Batipuah, istirahat semalam untuk keesokan 
harinya pagi-pagilanjut ke Panyalaian Sapuluah Koto ke Madrasah Muwahhidin yang 
baru dibangunoleh Dr Irfianda Abidin, Ketum MTKAAM. Sempat berceramah dengan 
para siswa danguru-guru yang mengesankan dan pulang kembali ke Batipuah sudah 
ditunggu olehpara ibu-ibu Wanita Islam yang anak-anak mereka, lk 80 orang, 
mengikuti latihanTahfizul Qur’an di rumah gadang anak yang ibu mereka alias 
isteri saya dikuburkandi taman di belakang rumah gadang itu yang meninggalnya 
di Jakarta 4 tahun yl.

          Ibu-ibu Wanita Islam yang dibina oleh Ibu Erna dari TanjungBarulak, 
ex anggota DPRD Kab Tanah Datar, sedang menyiapkan usaha rumah tanggamembikin 
kerupuk ubi dengan memakai alat-alat mesin dan dalam jumlah besar.Mudah-mudahan 
jalan dan berhasil, yang pasarnya direncanakan akan juga sampaike luar negeri 
seperti Christine Hakim itu. 

          Semuaini juga bahagian dari rencana pembangunan ekonomi kerakyatan 
yang berbasiskanBUMNagari dengan prinsip koperasi syariah di seluruh Sumbar 
dalam konteks DIM(Daerah Istimewa Minangkabau) nanti. Melalui pembangunan 
ekonomi kerakyatanyang berbasis di Nagari dan dengan sistem koperasi syariah 
itu kitamengharapkan agar Sumbar dengan budaya Minangkabaunya yang dasar 
filosofinyaadalah ABS-SBK, akan muncul dan tumbuh kembali setelah cukup lama 
terpuruk. 

          Semogakiranya Allah merestui, amin. ***

  

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Attachment: 160308 1 JALAN BERLIKU PULANG KAMPUNG.docx
Description: MS-Word 2007 document

Kirim email ke