Wassalamualaikum Mokasi atas tanggapan untuak email ambo. Pak Maturidi: bukan hanyo masalah pemasaran, Pak, tapi juga kewirausahaan secara keseluruhan terkhusus inovasi, kito katinggalan. Pak Asmun: Lah ambo kontal dan mokasi ateh saran Apak. Nanti kalau lah mengerucut usaho Ko, banyak nanti nan kadididkusian baliak. Pak Muljadi: Saran apak jadi masukan berharga. Artinyo kami paralu mamparhatikan banyak hal.
Satu hal nan paralu ambo sampaikan. Ado yg batanyo: Apokah Minang Fair Trade memanfaatkan urang nan lamah utk mandapek keuntungan? Kami memang mengambil keuntungan, tapi keuntungan Ko dibaliakkan ke mereka untuak kami bina lebih baik produknya. Itulah bisnis sosial. Untuak saat ini kami baru bisa manjualkan plus saran2 ka mitra. Salam, Donard,36, Putra luak nan tuo -----Pesan Asli----- Dari: "Maturidi Donsan" <[email protected]> Terkirim: 25/03/2016 7:51 Kepada: "[email protected]" <[email protected]> Subjek: Re: [R@ntau-Net] Minangfairtrade Setuju dengan Donard, kekurangan kita adalah soal pemasaran. Untuk kemampuan memproduksi rata-rata secara individu orang minang juga anak negeri lainnya mungkin sudah cukup lumayan hanya pemasaran masih lemah. Memasarkan inilah kelemahan kita. Apakah karena kita tak mampu membiayai salesman ? Pengalaman dalam keluarga sendiri, produksi kelapa tertumpuk, tidak banyak, dibawah seribuan , tak bisa memasarkan, tak terjual akhirnya banyak yang membusuk, ujungnya pohon kelapa dikurangi ganti yang lain. Saya teringat ke tahun 80-an, produksi padi surplus, karena berbagai hal, tak bisa menjual. Susu di Jabar surplus Bulog Jakarta tak bisa tampung, akhirnya dibuang bertruk-truk ke parit di Plumpang. Cengkeh juga begitu, produksi berlimpah tak bisa dijual. Mudah-mudahan dengan adanya Minangfairtrade yang berkelanjutan dapat mendorong masyarakat lihai dalam pemasaran. Sampai sekarang diakui atau tidak, kemampuan pemasaran ini memang dipegang oleh kawan-kawan kita Tionghoa. Selamat Donard Maturidi Pada 24 Maret 2016 20.47, donard games <[email protected]> menulis: Assalamualaikum Ibuk2, Apak2, dunsanak sadonyo. Ambo dan beberapa rekan berinisiatif membuat Minangfairtrade yang bisa diakses di https://www.facebook.com/minangfairtrade/ Minang Fair trade mewadahi gerakan membantu orang2 yang termarjinalkan secara sosial ekonomi di ranah Minang. Misalnya, pada tahap awal kami bermitra dengan penyandang disabilitas di Sumatera Barat. Kami memasarkan produk2 mereka nan beragam. Contoh: Cinderamata untuk baralek, seprai, sulaman, aksesoris, jilbab, dll. Dukungan berupa doa, like Facebook, kerjasama, gagasan, pembelian, dan dukungan sebagai bapak angkat bisa sangat membantu. Info dll bisa juga disampaikan langsung ke WA Donard 081380739759. Wassalam Donard,36,lk, putra luak nan tuo -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
