*Tradisi Bakuhampeh* manjalang sanjo manyambuik Bulan Puaso diiringi Saling Memaafkan. Acara *Balimau Bersama di Halaman Mesjid.* Dari Haluan MakNgah baco:
Silek Songsong Sambut Ramadan di Lubuk Sikaping Dibaca: *8* kali Jumat,03 Juni 2016 - 18:56:55 WIB [image: Silek Songsong Sambut Ramadan di Lubuk Sikaping] Ilustrasi Silek Sonsong untuk menyambut Ramadan di Lubuk Sikaping *LUBUK SIKAPING, HALUAN -- *Di Kabupaten Pasaman tepatnya di Kecamatan Lubuk Sikaping, dua nagari yang bertetangga yakni Pauh dan Durian Tinggi, sampai saat ini masih mempertahankan tradisi balimau. Bahkan uniknya dalam prosesi balimau dilakukan dengan iring-iringan dan arak-arakan dari kedua nagari yang akan bertemu nantinya di sebuah mesjid yang bernama Mesjid Raya Pauh-Durian Tinggi. Bahkan rombongan besar itu yang terdiri dari ninik mamak, bundo kanduang dengan pakaian lengkap serta di depannya dikawal oleh para pendekar yang akan melakukan silek songsong. Prosesi itu dilakukan saat hari merangkak senja. Saat matahari, akan tenggelam diufuk Barat. Tiba tiba, sekelompok jawara "silek kampuang" baku hampeh. Warga sekitar, mengerumuni lokasi. Seperti tahun tahun sebelumnya, satu hari menjelang puasa, warga Nagari Durian Tinggi dan Nagari Pauah Kecamatan Lubuksikaping Kabupaten Pasaman, balimau bersama, di halaman Masjid Raya Pauah Durian Tinggi yang dapat disaksikan ribuan warga yang tumpah ruah. Prosesi balimau itu, dimeriahkan atraksi silek sonsong dari dua kenagarian bertetangga itu. Sekitar pukul, 18. 00. WIB, persis di depan Masjid Raya yang terdapat di Kampung Rapak, pesilat dari kedua nagari itu "basabuang". Kendati suasana sempat memanas, pembawa siriah dalam carano, segera menyeruak ketengah "arena". Suasana dengan cepat mencair menjadi pelukan dan saling berjabat tangan, minta maaf atas kesalahan dalam rangka memasuki Bulan Ramadan. Usai pelaksanaan silek sonsong, warga Balimau bersama, di halaman masjid raya itu. Kaum ibu, terlihat gembira, memberikan limau yang mereka bawa. Dalam kesempatan itu, kepala daerah beserta jajarannya dan juga dua walinagari Pauh dan Durian Tinggi berlimau bersama dengan ninik mamak dan warga. (h/tos) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
