*"Tahun yang lalu diminta Pak Gubernur untuk bisa berlebaran di Padang. Ya 
iya, saya sudah janji, saya datangi," ungkapnya.*
Presiden Joko Widodo Bersyukur Umat Muslim Indonesia Lebaran Serentak 
Dibaca: *13* kali 
Senin,04 Juli 2016 - 23:50:42 WIB
[image: Presiden Joko Widodo Bersyukur Umat Muslim Indonesia Lebaran 
Serentak] Presiden RI Joko Widodo, didampingi Walikota Padang Mahyeldi 
Ansharullah dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, sebelum menemui warga 
Seberang Pabayan, Kelurahan Batang Arau, Kota Padang, Senin (4/7). Huda 
Putra 

PADANG, HALUAN – Presiden Joko Widodo bersyukur Hari Raya Idul Fitri tahun 
ini dirayakan serentak oleh seluruh umat muslim di Indonesia. Melalui 
sidang Isbat yang digelar sore tadi, pemerintah melalui Menteri Agama 
menetapkan 1 Syawal 1437 H jatuh pada hari Rabu, 6 Juli 2016.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga sudah menetapkan Hari Raya 
Idul Fitri 1437 H jatuh pada hari yang sama. Presiden berharap, Idul Fitri 
yang dirayakan serentak ini dapat menjadi awal kebersamaan masyarakat Islam 
Indonesia di masa-masa yang akan datang.

"*Alhamdulillah*, itu yang kita harapkan terus. Mulainya sama, nanti Idul 
Fitrinya juga sama. Kita selalu harapkan seperti itu," ujar Presiden 
menjawab pertanyaan jurnalis usai melaksanakan Salat Tarawih berjemaah di 
Masjid Nurul Iman, Kota Padang, Senin (4/7).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan alasannya memilih 
Kota Padang sebagai tempat berlebaran Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko 
Widodo kali ini. Presiden mengatakan bahwa dirinya telah berjanji kepada 
Gubernur Sumatera Barat untuk hadir bersama masyarakat Padang di lebaran 
tahun ini.

"Karena kemarin diminta Pak Gubernur. Tahun yang lalu diminta Pak Gubernur 
untuk bisa berlebaran di Padang. Ya iya, saya sudah janji, saya datangi," 
ungkapnya. (h/hud/rel)


On Sunday, July 3, 2016 at 7:20:13 PM UTC-7, fashridjalmnoor wrote:
>
> Dalam bulan suci Ramadhan ini kita dianjurkan banyak beribadah dan membaca 
> Al-Qur'an. Dengan demikian, Insyaa Allah pikiran menjadi jernih dan hati 
> menjadi bersih. 
>
> Berdasarkan pemahaman akan Al-Qur’an timbul pertanyaan kenapa seorang 
> Muslim bersedia dicalonkan menjadi pimpinan sebuah kota dan propinsi 
> berpasangan dengan seorang non-Muslim sebagai pasangannya, padahal dia 
> tentulah sadar bahwa pasangannya tersebut secara legal berpeluang 
> menggantikannya.
>
> Pertanyaan itu murni berdasarkan ajaran Islam. Sama sekali tidak ada 
> kaitannya dengan proses pencalonan oleh parpol ataupun figur tertentu. Juga 
> tidak ada unsur kebencian dan kekaguman terhadap pihak2 yang bertanding.
> Akhirya, juga tidak mempermasalahkan statusnya sebagai Presiden sah NKRI 
>
> Dalam budaya Jawa pertanyaan di atas dapat dikategorikan sebagai ungkapan 
> "unek-unek".
>
> Menurut KBBI:
> unek-unek n perasaan yang terpendam (tentang kekecewaan, kesedihan, dan 
> sebagainya): segala -- yang menyesak di rongga dada telah dikeluarkan
>
> Jadi sebetulnya tidak dimaksudkan untuk dibantah  apalagi menjadi polemik.
> Yang layak dan berhak menjelaskannya adalah pihak yang bersangkutan.
>
> Salam
> Fashridjal M Noor
> On Jul 4, 2016 8:40 AM, "andrinof" <[email protected] <javascript:>> 
> wrote:
>
>>
>> Bersihkan hati dan jernihkan pikiran, jangan terjebak oleh agenda politik 
>> yg gagal dari seseorang atau sekelompok orang
>>  Pertama, soal Ahok jadi wagub DKI, itu keinginan Prabowo sbg mitra dan 
>> penyandang dana utama pencalonan Jokowi sbg Cagub DKI. Kedua, Rudy sbg 
>> Wakil Walikota Solo. Yang punya partai itu Rudy. Rudy yg Ketua DPC PDIP 
>> Solo yg suaranya mayoritas di DPRD. Jokowi yg orang yg diminta oleh PDIP 
>> utk jadi walikota dan Ketua DPC PDIPnya mengalah utk dipasang sbg wakil. 
>> Kasus pencalonan Jokowi sama dg Bu Tri Rismaharini di Surabaya. Awalnya 
>> baik Jokowi maupun Tri Rismaharini bukan orang partai. Tapi krn bakat 
>> memimpin diminta oleh partai. 
>> Kalau tidak bisa menerima naiknya Ahok, jangan kita berpikir kontradiktif 
>> dan paradoks. Sesalilah Prabowo. Bukan mengagumi Prabowo lalu membenci 
>> Jokowi. Apalagi Jokowi itu statusnya adalah Presiden sah NKRI. 
>> Semoga pikiran kita bisa menjadi jernih dan hati kita menjadi bersih di 
>> bulan suci Ramadhan ini. 
>> Wass.,
>>
>> Andrinof Chaniago
>>
>> Sent from my Samsung Galaxy smartphone.
>> -------- Original message --------
>> From: "Fashridjal M. Noor" <[email protected] <javascript:>> 
>> Date: 7/3/2016 8:06 PM (GMT+07:00) 
>> To: Rantaunet <[email protected] <javascript:>> 
>> Subject: Re: [R@ntau-Net] Jokowi Bakal Takbiran dan Salat Ied di Padang 
>>
>> Alun bisa manabuih baa inyo basadio manarimo Non-Muslim sebagai Wakil 
>> walikota jo Wakil gubernur dulu. Kaduonyo kini jadi walikota dan gubernur. 
>> Masak inyo indak mampatimbangkan hal itu?
>> On Jul 3, 2016 12:08, "Sjamsir Sjarif" <[email protected] <javascript:>> 
>> wrote:
>>
>>> Presiden Takbiran di Kantor Gubernur Sumbar 
>>> Dibaca: *391* kali 
>>> Sabtu,02 Juli 2016 - 13:50:40 WIB
>>> [image: Presiden Takbiran di Kantor Gubernur Sumbar] 
>>>
>>> PADANG, HALUAN – Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan melaksanakan 
>>> takbiran di depan Kantor Gubernur Sumbar pada Selasa (5/7), malam bersama 
>>> pejabat Pemprov Sumbar, Pemko Padang dan masyarakat Sumbar.
>>>
>>> Kepala Bagian (Kabag) Protokol Setdaprov Sumbar, Kuswandi, dihubungi 
>>> *Haluan 
>>> *Sabtu (2/7), di Padang mengatakan Presiden Joko Widodo akan mendarat 
>>> di Padang pada tanggal 4 Juli 2016 sore. Baru lah pada tanggal 5 Juli 2016 
>>> malam, RI 1 akan takbiran bersama masyarakat Sumbar.
>>>
>>> “Selain takbiran Presiden juga diagedakan salat Idul Fitri di Masjid 
>>> Raya Sumbar. Setelah itu akan diikuti dengan kegiatan bagi-bagi sembako 
>>> untuk masyarakat Sumbar,”terangnya.
>>>
>>> Pemprov Sumbar mengklaim untuk persiapan dalam menyambut kedatangan 
>>> orang nomor 1 di Indonesia ini telah mencapai 90. “Untuk agenda tanggal 4 
>>> Juli di Padang itu masih tentatif, namun kami telah rapat untuk 
>>> mempersiapkan segala kebutuhan beliau,”ungkapnya. *(h/isr)*
>>>
>>>
>>> On Monday, June 27, 2016 at 1:56:32 PM UTC-7, Fitr Tanjuang wrote:
>>>>
>>>> Mudah2an jadi Mak Ngah.
>>>> Di kampuang awak tu kan banyak anti Jokowi soalnyo.:)
>>>>
>>>> Wassalam
>>>>
>>>> 2016-06-27 16:15 GMT-04:00 Sjamsir Sjarif <[email protected]>:
>>>>
>>>>> Kalau melihat text Haluan pada headline itu
>>>>> BAKAL, dan di artikelnya pakai InsyaAllah lagi; dapat kita artikan 
>>>>> AKAN.
>>>>>
>>>>>
>>>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke