Salaam,

Setauku di dunia ini tidak ada yg abadi/harga mati. Semua berubah mengikuti
perkembangan zaman,

Sejak zaman babilonia sampaiu sekarang, kekuasaan berganti, imperium
tumbang dan tapal batas bergeser.
Itu sunnatullah yg juga akan terjadi dgn NKRI, entah kapan di zaman anak
cucu kita.

Wassalam
fitr

2016-09-18 6:15 GMT-04:00 'asmun sjueib' via RantauNet <
rantaunet@googlegroups.com>:

>
> Assalamu'alaikum Warahmatulaahi Wabarakatuuh.
> Saudaraku Maturidi beserta lapau n.a.h.
> aaa) Kebetulan ambo mengikuti sedikit pemahaman apa yang dikemukakan
> beliau dan jelas pada pernyataan tersebut bahwa bagi Ummat Islam Indonesia
> Proklamasi 17-08-1945 yang melahirkan NKRI, UUD RI 1945, Pancasila dan
> Bhinneka Tunggal Ika adalah suatu rangkaian yang tidak terpisahkan dari
> perjoangan para Ulama dan Umaro yang secara bersama-sama mempertahankan
> eksistensi NKRI sebagai negara Proklamasi 17-08-1945 sampai detik ini
> sekalipun ;
> bbb) Perjoangan menegakkan NKRI tidaklah semata oleh ummat Islam yang
> merupakan jumlah terbesar di dunia, namun dengan kebesaran jiwa para Ulama
> dan Umaro awal berdirinya Republik Indonesia dapat menerima Pancasila
> sebagai Ideologi Negara dan UUD RI 1945 sebagai landasan konstitusionalnya,
> bukan ideologi lainnya termasuk penempatan Piagam Jakarta dimana antara
> lain disebutkan Kewajiban bagi ummat Islam menjalankan Syariat Islam.
> Inipun di tetapkan serta menjadilah ideologi seutuhnya PANCASILA!
> ccc) Pertanyaan Saudaraku Maturidi tersebut telah sangat mengugah perasaan
> dan hati saya dikala sikon nas dan internasional terutama ekistensi NKRI
> dalam keadaan terancam baik oleh kekuatan dan elemen2 yang ada dalam negeri
> termasuk sekelompok golongan Konglomerat (Hitam dan Putih?) dan dengan
> adanya keserakahan internasional (Asing) ingin menguasai SKA/SDA  seperti
> kita melihat dengan mata kepala sendiri Batubara, Emas, Intan Berlian dan
> bahkan terakhir kasus Freeport yang turut di back ing oleh elemen2 dalam
> negeri yang sama sekali tidak lagi berpihak kepada kepentingan rakyat,
> bangsa dan negara.Demikian juga kasus reklamasi teluk Jakarta yang jelas
> dan nyata tidak berpihak kepada rahayat buanyak seperti Nelayan, Buruh dan
> lainnya yang bermuara pada keuntungan pihak Konglomrat dan Asing bukan?
> ddd) Sebagaimana Bung Karno sering menekankan bahwa JASMERAH dimana
> kehidupan berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI dapat dicatat sejak
> Pengkhianatan PKI tahun 1948 di Madiun, DI/TII di Jawa Barat/Sulawesi
> Selatan dan tempat lainnya,  PRRI/Permesta, G30S/PKI, dan upaya2 lainnya
> yang sebagaimana kita rasakan dewasa ini nampak jelas bahwa kiblat dan arah
> gerak pemerintahan yang sama sekali sudah tidak berpihak kepada kepentingan
> rahayat buanyak / kepentingan nasional terutama semakin berkuasanya
> kekuatan ekonomi pihak Asing terhadap perekonomian nasional adalah suatu
> indikasi yang Saudaraku kemukan ada apa dengan NKRI dan hal menarik yang
> dilansir oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar yang meluruskannya bahwa ummat
> Islam sama sekali tidak bergeming dengan berbagai tuduhan menjadikan NKRI
> sebagai negara Islam walaupun 85% (?) penduduknya adalah beragama Islam.
> Karena NKRI adalah final untuk dilaksanakan serta diselenggarakan dengan
> sebaikekedar2nya! Tidak dengan ideologi selain PANCASILA!
> eee)  Sekian sekedar catatan pinggir dari kami dan semoga menjadikan
> maklum serta bermanaat adanya.
> Wassalamu'alaikum Warahmatulaahi Wabarakaatuh.
> Haasma, (Lk/73/Depok)
>
>
>
> Pada Minggu, 18 September 2016 16:37, Maturidi Donsan <
> maturid...@gmail.com> menulis:
>
>
>
> Ass ww wbr, sanak di RN/lapau n.a.h
>
> Di TV ONE, kebetulan sedang mengikuti pengajian Damai Indonesiaku, Jam
> 16:00 hari ini 18 September 2016 ada pernyataan Imam mesjid Istiqlal Prof
> Nazaruddin Umar: NKRI adalah yang terbaik bagi bangsa Indonesia.
>
> Ada apa dengan  NKRI ? .
>
> Sanak dilapau mungkin ada yang bisa memberi keterangan sedikit, terima
> kasih
>
> Wass,
>
>
> Maturidi (L/78) Tlang, Solok, Kutianyia Duri Riau .
>
>
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+unsubscr...@googlegroups.com.
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
> * DILARANG:
> 1. Email besar dari 200KB;
> 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. Email One Liner.
> * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
> mengirimkan biodata!
> * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
> Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke rantaunet+unsubscr...@googlegroups.com.
> Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke rantaunet+unsubscr...@googlegroups.com.
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke