*Legislator: Sosialisasi Evakuasi Gempa harus Berkala* Jumat, 30 September 2016 19:25 WIB Pewarta : Novia Harlina Padang, (*Antara Sumbar*) - Ketua Komisi I DPRD Sumatera Barat, Aristo Munandar meminta pemerintah daerah provinsi itu untuk menyosialisasikan cara evakuasi gempa kepada masyarakat, agar ketika terjadi gempa masyarakat tidak panik.
"Selama ini yang terjadi adalah masyarakat kalang kabut ketika gempa, walaupun kekuatannya tidak besar," kata dia di Padang, Jumat. Untuk itu, ia meminta kepada pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk menyosialisasikannya secara berkala agar masyarakat paham kemana harus pergi ketika gempa. Ia menyebutkan fasilitas sudah ada dan programnya terus berjalan, namun hanya sosialisasi itu yang kurang sehingga fasilitas yang ada tersebut tidak terlalu diperhatikan masyarakat ketika gempa. "Mayarakat hanya tahu mereka harus keluar rumah dan jika sirine peringatan tsunami berbunyi, semuanya berhamburan menuju tempat yang lebih tinggi, padahal sudah ada penetapan zona aman dan tidak aman," tambahnya. Kemudian, Aristo mengemukakan daerah sumbar merupakan wilayah rawan bencana seperti longsor, gempa, dan tsunami. Kewaspadaan untuk bencana tersebut harus ditingkatkan oleh instansi terkait, katanya, untuk mengurangi risiko yang terjadi. "Masyarakat sendiri beberapa tahun lalu sudah mengalami peristiwa gempa yang besar, sehingga hal itu harus menjadi perhatian dan pelajaran bersama," ujarnya. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih belajar mengenai cara-cara evakuasi jika terjadi gempa atau tsunami. "Mayarakat juga harus terbuka dan mau belajar, agar dapat meminimalisasi risiko," kata dia. (*) Editor : Joko Nugroho COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2016 On Friday, September 30, 2016 at 8:52:13 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote: > > Mengenang Tujuh Tahun Gempa, Ratusan Warga Tabur Bunga > Jumat,30 September 2016 - 21:07:00 WIB > [image: Mengenang Tujuh Tahun Gempa, Ratusan Warga Tabur Bunga] PERINGATAN > GEMPA--Ratusan orang yang tergabung dalam Forum Pengurangan Resiko Bencana > (FPRB) Kota Padang dan Forum Kepemudaan peduli bencana serta sejumlah Ormas > menggelar tabur bunga di Monumen Tugu Gempa peringatan tujuh tahun bencana > Gempa Sumbar, Jumat (30/9). > > <http://harianhaluan.com/news/detail/60432/mengenang-tujuh-tahun-gempa-ratusan-warga-tabur-bunga> > > > *PADANG, HALUAN--*Ratusan orang yang tergabung dalam Forum Pengurangan > Resiko Bencana (FPRB) Kota Padang dan Forum Kepemudaan peduli bencana serta > sejumlah Ormas menggelar kegiatan tabur bunga dalam rangka memperingati > tujuh tahun Gempa Sumbar, Jumat (30/9). > > Kegiatan yang dilaksanakan di Monumen Tugu Gempa Sumbar ini turut dihadiri > sejumlah keluarga korban gempa dan juga di isi dengan kegiatan pembacaan > puisi. > > Ketua FPRB Kota Padang Maidestal Harimahesa mengungkapkan rasa terimakasih > atas kehadiran para peserta yang hadir dan peduli dengan acara ini. > > "Pada hari ini, tujuh tahun yang lewat kita sama-sama merasakan musibah > yang tidak kita duga sama sekali dan pada hari ini atas saran dan > sunbangsih dari rekan-rekan yang peduli akan kebencanaan, meminta dan > mensuport agar dilaksanakan acara ini dilaksanakan," ungkapnya. > > Lebih lanjut ia meminta dengan momen 30 september dapat mengevaluasi dan > mengingatkan bagaimana masyarakat dalam menghadapi bencana..... > > > On Wednesday, September 28, 2016 at 8:24:42 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote: >> >> >> http://m.antarasumbar.com/berita/187784/padang-pusatkan-peringatan-gempa-di-tugu-gempa.html > > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
