Saya copaskan apa isi berita itu karena mungkin ada yang tak dapat mengakses 
websietenya. Untuk jelasnya, saya tidak kenal informant Nadiani Saridin yang 
mengklaim sebagai eks pengurus Gerwani Kabupaten Agam itu..
Namun yang jelas, ingatannya sudah meleset dengan tanggal-tanggal peristiwa 
sejarah itu.

Nyonya Hartini Sukarno tidak berkunjung ke Bukittinggi pada tanggal 27 Juli 
1965 seperti yang dikatakannya itu. Kemungkinannya sgambaran lain-lain yang 
diberikannya itu meleset juga dari ingatan Nadiani itu. Nyonya Hartini Soekarno 
dan rombongannya berkunjung ke Bukittinggi hanya beberapa hari sebelum 
peristiwa 30 September 1965 itu. Beliau juga diberi gelar Bundo Kandung waktu 
itu. Saya hadir dalam upacara di Bawah Jam Gadang waktu itu. Lukisan Nadiani 
untuk hari itu meleset. Tidak ada petani-oetani kampung yang dia katakan 
Gerwani itu berparade di  Bawah Jam Gadang.

Saya hanya beberapa meter dari Kelompok Tamu yang di atas pentas di pojok 
Selatan Bawah Jam Gadang dan bebas keliling mengambil foto-foto upacara itu. 
Masih terngiang-ngiang di telinga saya lagu Gembira Ria ciptaan Soekarno 
didendangkan dan ditarikan bersama di atas pentas itu dengan loudspeaker yang 
jelas.

Sekian dulu komentar singkat.
--MakNgah
........,

"Nasional
Minggu, 02/10/2016 06:49
LAPORAN KHUSUS
Akhir Api Gerwani dan Serpih Kenangan Bersama Hartini Sukarno
Reporter: Prima Gumilang, CNN Indonesia
Akhir Api Gerwani dan Serpih Kenangan Bersama Hartini Sukarno
Nadiani dan Rosnina, pengurus Gerwani Sumatera Barat. Mereka dekat dengan Ahmad 
Yani, salah satu jenderal yang tewas di Lubang Buaya. (CNN Indonesia/Prima 
Gumilang)
Bukittinggi, CNN Indonesia -- Perempuan-perempuan tani berseragam kebaya 
berkumpul di pusat kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Sejak pagi buta, sebelum 
anak-anak sekolah dan pasukan militer ikut bergabung, mereka telah berbaris 
rapi di sepanjang jalan menuju Jam Gadang, ikon kota itu. 
 
Ratusan orang dari desa yang tidak pernah ke kota, bersiap menyambut kedatangan 
tamu agung pagi itu, 27 Juli 1965.

Hartini, istri Presiden Sukarno, akan berkunjung ke Bukittinggi. Bersamanya, 
ikut pula istri Wakil Perdana Menteri RI Subandrio dan istri Ketua MPRS Chaerul 
Saleh. 

Nadiani Saridin, eks pengurus Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) Kabupaten 
Agam, tersenyum bangga mengenang momen itu. Dia menyaksikan besarnya antusiasme 
yang ditunjukkan para perempuan Gerwani. 
 
“Tidak ada organisasi lain yang berbaris, selain anak sekolah dan militer. 
Organisasi massa wanita waktu itu hanya Gerwani,” kata Nadiani.
 
Malam sebelumnya, para perempuan Gerwani itu sibuk menyiapkan perlengkapan 
penyambutan di rumah Nadiani.

Baju kebaya dijahit cepat-cepat untuk kostum. Para perempuan belajar berbaris 
agar nantinya tidak saling bertabrakan di lapangan. Sebagian sibuk memasak 
untuk hidangan esok hari, dan beberapa lainnya menyiapkan kesenian setempat 
untuk disuguhkan. 
 
Kehadiran Hartini ke kota itu menjadi momen penting bagi para pengagum Sukarno, 
dan para perempuan Gerwani dikenal luas sebagai pendukung Sukarno.

Nadiani mempersiapkan betul penyambutan kunjungan Ibu Negara. Dia memimpin 
rangkaian acara.

Sebuah pentas dibuat di pelataran Jam Gadang. Hartini dinobatkan sebagai Ibu 
Kandung. Ia disematkan Sunting Minang, hiasan kepala Anak Daro Minangkabau.

Perhatian Hartini pun terusik oleh barisan perempuan berseragam kebaya. Mereka 
pun dipanggil untuk bernyanyi. Nadiani memimpin membawakan lagu Indonesia Raya.
 
“Itu kenangan indah sekali. Gembiranya bukan main. Jaya sekali. Penghabisan 
dengan Bu Hartini. Itu yang terakhir,” kata Nadiani kepada CNNIndonesia.com di 
Bukittinggi, pertengahan September."

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ 
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
  1. Email besar dari 200KB;
  2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta 
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

Kirim email ke