wassalamu'alaikum wr.wb.
satuju ambo jo Reza, bantuak Jokowi dulu, sagalo caro ditampuah lawan.
Parang Badar bagai kecek Amien Rais ( tagalak ambo sabananyo), tapi
ketentuan Allah swt lain. Mengapa? hanya Yang Kuasa yang tau. Sebagai
orang yang mengaku beriman, tentu harus menerima. Begitu juga sekarang,
kalau memang bersalah menurut hukum, biar jadi gubernur pun bisa
dihukum, kenapa menghabiskan energi berlebihan. Orang orang anti Islam
senang betul melihat kita memberi reaksi berlebihan, tidak produktif.
Kalau ado agenda lain seperti yang diisukan ndak taulah ambo.
Isna
On 10/8/2016 9:14 PM, muhammad syahreza wrote:
Assalamu'alaikum wr.wb.
Kito tunggu sajo hasil akhir, pemilih di DKI lebih melek informasi. Kalau
Allah takdirkan Ahok jadi gubernur kembali, artinya partai Islam sudah
lampu kuning utk memperbaiki kinerja nya. Salahkan lah orang-orang pintar
di gedung bundar yg meamandemen UUD 45 dimasa lalu, yg memberi kesempatan
non pri jadi KADA. Siapa orang-orang nya? Masa lupa...
On Saturday, October 8, 2016, Ahmad Ridha <[email protected]> wrote:
2016-10-08 8:10 GMT+07:00 Aprinal Saldi <[email protected]
<javascript:_e(%7B%7D,'cvml','[email protected]');>>:
Itulah kebanyakan orang kita saat ini.
Sangat gampang percaya dengan berita2 hoax dan gampang sekali dg
provokasi dan vitnah. (berapa banyak berita hoax yg suka dikirimi dr tetua2
org awak tampa dulu mencerna dan cek ricek sebelum copy paste)
Yang namanya hoax ialah ketika sesuatu dikatakan terjadi padahal tidak.
Pertanyaannya, apakah pernyataan yang bermasalah itu benar diucapkan atau
tidak?
Kalau yang dipermasalahkan ialah "larangan memilih pemimpin non-muslim",
ayat tersebut (dan yang lainnya) telah diterjemahkan seperti itu sejak
lama, sebelum adanya pilkada DKI Jakarta. Oleh sebab itu, jika ada orang
yang mau mengubah terjemahan ayat tersebut untuk mendukung non-muslim dalam
pilkada, siapa sih yang berbohong?
--
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
kirim email ke [email protected]
<javascript:_e(%7B%7D,'cvml','rantaunet%[email protected]');>
.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi:
* DILARANG:
1. Email besar dari 200KB;
2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi;
3. Email One Liner.
* Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta
mengirimkan biodata!
* Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
* Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
* Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim
email ke [email protected].
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.